Rabu, 30 September 2009

Add Images to any RSS Feed

Add Images to any RSS Feed


Menu Komplet di Rumah Makan Sunda

Posted: 30 Sep 2009 02:02 AM PDT

RUMAH makan Sunda ini memang spesial. Bukan hanya menu khas Parahyangan-nya yang nikmat, menu oriental hingga seafood-nya juga tak kalah lezat. Asyiknya lagi, semuanya bisa dinikmati dengan harga terjangkau.

Berdiri baru dua tahun silam, tetapi rumah makan Pondok Geulis telah banyak memiliki pelanggan yang loyal. Restoran yang terletak di Jalan Taman Margasatwa, Jakarta Selatan ini memang menjadi favorit baik kalangan pekerja maupun keluarga.

Lokasinya yang strategis di pinggir jalan raya, menjadi pilihan tempat bersantap bagi para karyawan yang bekerja di sekitarnya. Pada akhir pekan, giliran keluarga yang datang mencicipi hidangan tanah Pasundan ini.

Tetapi jangan salah, Anda bisa menemukan bermacam-macam menu lain tidak hanya terbatas masakan Sunda. Hidangan Oriental sampai makanan laut tersedia di tempat ini. Sewaktu restoran ini baru berdiri, semua stafnya merupakan kaum hawa. Karena itu, diambillah nama Pondok Geulis.

Seiring waktu, sang pemilik menyadari bahwa tenaga pria tak pelak dibutuhkan pula untuk kelangsungan restoran ini. Seperti rumah makan Sunda lainnya yang menjamur di Jakarta, rumah makan ini pun mengadopsi desain tradisional modern.

Tidak ada saung ataupun tempat lesehan yang tersedia. Sebagai gantinya, ada kursi rotan dan deretan sofa yang tidak terlalu rendah. Bagi Anda yang merokok atau ingin menikmati semilir angin, di luar juga disediakan beberapa kursi dan meja berpayung. Bersantap di teras belakang ini cukup nyaman, sebab di sekitarnya ditanami pepohonan rindang.

Di halaman belakang ini, pemilik restoran memang mencoba menampilkan nuansa back to nature. Hal ini dipresentasikan dari kursikursi rotan, dan koridor beratapkan rumbia.

Total kapasitas pengunjung sebanyak 150 orang. Sambil menyantap makanan, pengunjung akan ditemani dengan alunan live music yang hadir setiap Senin hingga Jumat pukul 12.00?14.00.

"Mereka membawakan lagu pop dan pengunjung juga bisa me-request lagu," ungkap Manajer Pondok Geulis Ricky Aditya Septiawan.

Pihak restoran juga menjual aneka penganan tradisional yang terletak di etalase tepat di samping pintu masuk. Nah,seperti sudah menjadi ciri khas restoran Sunda, restoran Pondok Geulis ini memiliki dua macam dapur.

Dapur seafood dan dapur Sunda. Dapur seafood yang berukuran 5x10 meter ini terletak di pelataran parkir. Di sini adalah tempat mengolah aneka makanan laut. Sementara dapur Sunda terletak di dalam, dan pastinya berukuran lebih besar. Meski masakan laut digemari pengunjung, tetap saja menu masakan Sunda yang paling dicari dan menjadi andalan restoran ini. Menariknya, seluruh nasi yang disediakan di restoran ini, disajikan dalam bungkusan daun pisang.

"Untuk meredam aroma tidak enak, sekaligus menimbulkan aroma wangi yang akan menggugah selera," ujar Ricky.

Nasi dalam bungkusan daun pisang yang disajikan panas-panas ini, sangat pas dimakan sembari ditemani sambal. Satu lagi yang menarik, daya tarik restoran ini terletak pada sambal yang disajikan. Sambalnya pedas dan aromanya menggugah selera.

Bagi Anda yang tidak menyukai pedas,tinggal memesan kepada pelayan agar sambalnya jangan terlalu pedas. Agaknya rasa sambal yang menggigit lidah inilah yang juga menarik Tina, salah seorang pengunjung setia Pondok Geulis.

"Sambalnya pedas justru itu yang bikin enak dan bikin nambah," kata wanita yang bekerja di sebuah medical center di wilayah Warung Buncit, Jakarta Selatan ini.

Tina mengaku kunjungannya ke restoran ini terbilang cukup sering. Lokasinya yang tidak jauh dengan tempat kerja dan rasa masakannya yang sudah akrab di lidah, membuat restoran ini menjadi favoritnya.

Boleh dibilang segala jenis menu nasi yang ada di restoran ini, sudah dicicipnya.Yang paling dia sukai adalah nasi ayam kremes dan kerang saus padang.

"Untuk minum, saya biasanya memesan jus alpukat, tomat, atau melon. Rasanya lumayan segar diminum sehabis menyantap nasi," papar Tina yang berdomisili di Pasar Minggu ini.

Aneka nasi masakan khas Sunda ini memang menjadi pilihan pengunjung. "Soalnya nasinya gurih, dan di setiap nasinya ada kremesan ayam yang tambah membuat gurih," kata M Marizky, pengunjung lainnya yang sangat menggemari nasi bakar spesial.

Boleh jadi, kremesan inilah yang membedakan nasi khas Pondok Geulis dengan restoran Sunda lainnya. Kremesan dari ayam tersebut membuat makanan menjadi gurih sekaligus crunchy.

"Ini salah satu inovasi restoran kami," imbuh Ricky.

Untuk meningkatkan pelayanan, pihak restoran senantiasa bertanya kepada pengunjung mengenai menu masakan dan kepuasan pelayanan yang diberikan. Setiap beberapa waktu, koki pun akan menciptakan menu baru agar pengunjung tidak merasa bosan.

Sementara itu, menu yang kurang diminati akan digantikan menu baru itu. Ricky sendiri selalu menyempatkan diri menyambangi meja-meja tamu dan bertanya langsung kepada mereka.

"Sebab,kepuasan pelanggan adalah segalanya bagi kami," pungkas Ricky.(Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: