Selasa, 08 September 2009

“Colenak” plus 3 more

“Colenak” plus 3 more


Colenak

Posted: 08 Sep 2009 03:03 AM PDT

BAGI pecinta kuliner, colenak (dicocol enak) merupakan panganan asal Bandung yang sudah tak asing lagi. Terbuat dari tape bakar yang dibubuhi gula cair dan kelapa parut, colenak enak disantap dengan secangkir kopi atau teh manis.

Nah, jika Anda penasaran ingin membuat colenak sebagai menu takjil, berikut cara mengolah colenak:

Bahan:

1 kg tape singkong mentega
Margarine secukupnya

Bahan sauce:

200 gr gula aren
100 gr gula merah biasa
300 gr air
400 gr kelapa parut
700 ml air
5 pcs nangka matang
110 gr palm suiker/gula semut
5 pcs daun pandan
Garam secukupnya

Cara membuat:

Buang serat tape, lalu bentuk kecil-kecil menyerupai balok. Lalu potong bagian tengah dan oleskan margarin. Oleskan pula seluruh bagian luar tape.

Bakar tape sekitar 15 menit dalam suhu sedang.

Membuat sauce:

Potong tipis gula aren, gula merah biasa, gula semut lalu aduk bersama 300 gr air lalu panaskan hingga mendidih.
Saring hasil parutan gula. Lalu tambahkan kelapa parut, 5 pcs nangka matang yang sudah dipotong dadu, lalu aduk hingga rata sambil masukkan 700 ml air perlahan-lahan. Aduk hingga rata.

Panaskan sauce di atas api sedang dan masukkan daun pandan serta garam secukupnya. Panaskan hingga sauce wangi dan matang.

Catatan: Jika Anda tidak suka nangka atau ingin berkreasi, Anda bisa menggantinya dengan buah-buahan lain.(nsa)




image

Memilih Ikan Segar

Posted: 08 Sep 2009 02:50 AM PDT

IKAN selalu enak disantap dengan beragam olahannya, mulai dari digoreng kering, dibakar, diolah menjadi pepes, atau disajikan dengan sambal dan lalap.

Sebelum menikmati kelezatannya, Anda tetap harus membeli bahan utamanya, yaitu ikan. Meski begitu, ternyata bukan perkara mudah untuk membeli ikan. Salah memilih ikan, bukan ikan segar yang Anda peroleh, justru ikan amis yang sudah tak segar lagi.
 
Nah, untuk Anda yang ingin membeli ikan segar, berikut tip praktisnya:

1. Carilah ikan yang bersih, segar, dan ditaruh di es. Amati badan ikan dan pastikan tidak ada noda atau warna keabu-abuan yang mengindikasikan bahwa es tidak teratur diganti. Pastikan tidak ada cairan menggenang.

2. Jika ingin membeli ikan kemasan, perhatikan kebersihan dan kekeringannya. Hal terpenting, jangan sampai ada bau ikan yang menyengat.

3. Sense atau perasaan adalah senjata terampuh dalam memilih ikan. Pilih jenis ikan yang diinginkan dan perhatikan badan ikan dengan saksama. Bentuk ikan yang sedang berenang. Sisiknya harus cerah dan mengkilap, dengan jarak antarsisik yang wajar.

4. Ikan yang tampak kering dan warna daging memudar menandakan penurunan kualitas ikan. Mata ikan harus tampak bening dan menonjol. Bagian insang juga harus berwarna kemerahan dan tampak bergelembung (seperti ada gasnya), serta tidak lengket.

5. Rasa daging merupakan salah satu indikator kesegaran ikan. Daging ikan yang baik harus padat dan elastis. Artinya, jika ditekan, daging akan kembali ke semula dan tidak meninggalkan jejak tangan Anda.

6. Bau juga merupakan indikator yang sangat mudah dideteksi. Bau menyengat dari ikan busuk biasanya sangat tajam dan menyebar. (Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Ikan yang Punya Banyak Nama

Posted: 08 Sep 2009 02:35 AM PDT

IKAN gabus adalah sejenis ikan buas yang hidup di air tawar. Di pelbagai daerah, ikan ini dikenal dengan banyak nama, yakni aruan, haruan, kocolan, bogo, bayong, licingan, kutuk, dan lain-lain.

Dalam bahasa Inggris juga disebut dengan berbagai nama, seperti common snackehead, snakehead murrel, chevron snakehead, striped snakehead, dan aruan. Nama ilmuahnya adalah channa striata.

Gabus asin merupakan salah satu jenis ikan kering yang cukup mahal harganya. Selain itu, ikan gabus segar kebanyakan dijual dalam keadaan hidup. Hewan air ini merupakan sumber protein yang cukup penting bagi masyarakat desa, khususnya yang berdekatan dengan wilayah berawa atau sungai.

Diketahui bahwa ikan ini sangat kaya albumin, salah satu jenis protein penting. Albumin diperlukan oleh tubuh manusia setiap hari, terutama dalam proses penyembuhan luka-luka.

Pemberian dengan ikan gabus atau ekstra proteinnya telah dicobakan untuk meningkatkan kadar albumin dalam darah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit. Selain itu, juga dapat mempercepat penyembuhan luka hingga 30 persen (dari rata-rata 10 hari menjadi 7 hari).

Memang tidak semua orang suka dengan rasa dan bau amis ikan gabus. Oleh karena itu, jeruk nipis adalah salah satu bahan wajib pakai untuk mengolah ikan setelah dicuci bersih.(Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Romantisme The Restaurant

Posted: 08 Sep 2009 02:28 AM PDT

SALAH satu tempat favorit Padma Hotel Bandung adalah The Restaurant. Dengan konsep open kitchen, setiap pengunjung dapat menikmati secara langsung Master Chef Denis dari Italia dan timnya meramu makanan.

The Restaurant dikenal sebagai Legendary Breakfast-nya, karena lokasinya yang menawan tepat berada di sisi perbukitan hijau dengan udara yang sejuk serta pilihan menu buffet breakfast yang beragam.

Di The Restaurant, setiap tamu bisa menikmati nuansa alam sambil menikmati secangkir kopi atau teh hangat. Tak hanya itu, hotel juga menyediakan beragam pilihan wine, cigarrette, serta makanan kecil lainnya.

Lokasi ini sangat tepat bagi para tamu yang ingin mengadakan pertemuan kecil, afternoon teg/high, tea gathering, atau sekadar relaksasi sambil menikmati alam.

"Sesuai dengan tagline kami, experience nature in total comfort," ujar General Manajer Padma Hotel Bandung, Nandang Suryana.

Tempat ini pun, sambung Nandang, menonjolkan keahlian super chef-nya. Di Bandung, baru Padma Hotel yang mendatangkan chef dari luar untuk meracik makanan barat, khususnya yang berasal dari Italia. berdasarkan alasan jika segala sesuatu berada di tangan ahlinya, maka hasilnya akan bagus.

Bahkan pada saat-saat tertentu, pengunjung bisa melihat bulan mulai meninggi. Suasana yang sangat romantis, terlebih jika dinikmati oleh sepasang insan yang tengah dimabuk asmara.

Jika malam semakin larut dan udara bertambah dingin, pengunjung bisa duduk-duduk di ruang perapian yang tidak jauh dari lobi. Di sini, pengunjung bisa merasakan empuknya kursi, alunan musik, hangatnya sentuhan bara dari tungku api dan angin semilir yang berasal dari hutan di seberang hotel.

Suasana terasa lebih romantis karena penerangan hotel yang begitu lembut. Karena penerangan tersebut, pada tahun 2005, Padma Hotel Bandung (saat itu Hotel Mulya) mendapat penghargaan dari Media Singapura sebagai pencahayaan hotel terbaik.(nsa)




image

Tidak ada komentar: