Senin, 14 September 2009

“Menikmati Ketupat Sayur Betawi” plus 1 more

“Menikmati Ketupat Sayur Betawi” plus 1 more


Menikmati Ketupat Sayur Betawi

Posted: 14 Sep 2009 03:16 AM PDT

KETUPAT sayur selalu ada meramaikan hari Lebaran. Tak hanya di rumah, menu ini juga bisa dijumpai di hotel. Di Ambhara misalnya. Lebaran kali ini, Hotel Ambhara menyajikan menu istimewanya ketupat sayur khas Betawi.

Lebaran akan segera tiba, makanan yang disiapkan dalam menyambut Lebaran pun pastinya sudah melimpah. Salah satu menu yang pasti ada saat Lebaran adalah ketupat yang bisa disantap dengan beragam lauk yang bisa dipilih sesuai selera.

Dikatakan oleh Assistant Director of Sales/PR Manager Hotel Ambhara Jakarta, Marisa Fera, bahwa "Barokah Syahru Ramadhan" menjadi sebuah tema yang diangkat di bulan ibadah penuh kasih tahun ini dengan dekorasi miniatur mesjid dari jagung yang akan menyambut para tamu di lobi.

"Tabuhan beduk pada saat buka puasa, kesyahduan nasyid, dekorasi tematik Timur Tengah dari saat Anda melangkahkan kaki di lobi Ambhara sampai Anda tiba di kamar, akan selalu kami hadirkan dalam menemani ibadah Anda," ujarnya.

Jika Pelangi Cafe yang di saat bulan Ramadan menyediakan prasmanan buka puasa dan pengunjung dapat menikmati takjil set menu di Seruni Lounge dan Cafe de France dengan harga Rp 55.000,++, maka di tahun ini dalam rangka memperingati hari Raya 1430 H, Pelangi Cafe yang terletak di lobi Ambhara Hotel Jakarta menyediakan menu buffet dengan sajian ketupat andalan khas Betawi.

"Semua masakan lebaran yang disajikan tahun ini merupakan sajian yang sangat identik dengan masakan ala Betawi seperti sayur godok, semur daging, gulai ayam, dan sambal goreng kentang ati," tutur Executive Sous Chef Hotel Ambhara Jakarta, Unang Jungjunan.

Menu yang sangat kental dengan khas Betawinya sebagai kuah yang disajikan dengan ketupat adalah sayur godok. Sayur godok memiliki menu yang berisi beberapa macam sayuran seperti kol dan kacang panjang.

Atau sebut saja semur daging, menu manis berkuah yang sangat kental dengan rasa Betawinya ini, terdiri dari kuah daging yang menggunakan santan sebagai penambah gurih rasa semur. Daging sapi yang lezat dan empuk ini cocok juga disantap dengan ketupat.

Selain itu juga terdapat pilihan menu yang berbahan dasar ayam kampung yaitu opor ayam dengan kuah kuningnya yang juga bisa disantap dengan sambal goreng ati kentang.Walaupun berwarna merah pekat,menu ini tidak memiliki rasa yang pedas.

"Hidangan lebaran yang menyajikan santapan ketupat ini dihadirkan saat hari Lebaran tiba sejak pukul 11 pagi," ujar Unang.

Dengan harga Rp 155.000++/ orang, para pengunjung yang datang ke Hotel Ambhara bisa menikmati sajian ketupat khas Betawi secara buffet. Selain itu, para pengunjung pun dilengkapi dengan sajian lagulagu religius yang mengiringi saat-saat pengunjung mengawali atau mengakhiri nikmatnya berlebaran di Hotel Ambhara. (Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Serba Bebek yang Unik

Posted: 14 Sep 2009 02:55 AM PDT

DENGAN pengetahuan tentang karakter daging, bebek bisa dihadirkan sebagai menu unggulan favorit keluarga. Mulai dari bebek panggang, rendang, hingga bebek peking.

Dulu tidak banyak orang yang berminat mengolah daging bebek, karena aromanya yang cenderung lebih amis dan lebih keras dibandingkan dengan daging ayam atau unggas lainnya. Namun, seiring semakin modernnya cara mengolah makanan, daging bebek kini bahkan menjadi salah satu menu bergengsi dan banyak diminati masyarakat. Berbagai olahan daging bebek bisa dibuat di rumah oleh ibu-ibu rumah tangga.

Walaupun mengolahnya terbilang lebih sulit daripada mengolah daging ayam, namun dengan pengetahuan dan sedikit tip, daging bebek bisa menjadi menu favorit yang menjadi idola keluarga. Untuk mendapatkan menu olahan bebek yang berkualitas dan memiliki aroma yang wangi,daging bebek bisa direndam dulu dengan air jeruk nipis sebelum diolah.

Lakukan perendaman ini selama kurang lebih dua jam. Atau jika tidak terburu-buru memasaknya lebih baik jika didiamkan seharian. Selain merendam daging bebek dalam air jeruk nipis,cara lain yang mempengaruhi rasa adalah usia bebek yang dagingnya diambil. Semakin tua seekor bebek, maka dagingnya akan semakin alot dan lebih amis.

"Kalau hendak memasak daging bebek, selain bumbu, memilih usia bebek ikut mempengaruhi empuk atau tidaknya daging," kata Executive Chef Indonesian Resto di kompleks Kelapa Gading Jakarta, Abdul Hadi, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut ditambahkan Abdul Hadi, daging bebek memiliki serat yang lebih kasar dan daging yang lebih basah dibandingkan daging ayam.

"Untuk mengolah sebuah daging bebek diperlukan pengetahuan tentang tekstur dagingnya. Kalau tidak akan sulit mendapatkan rasa yang benar-benar enak," kata dia lagi.

Berbagai menu berbahan dasar daging bebek bisa dibuat, misalnya bebek goreng madura yang terkenal, bebek panggang yang cocok dikonsumsi bersama lalapan, rendang bebek yang makin mantap dikonsumsi dengan nasi hangat yang masih mengepulkan asap,atau bebek peking panggang yang disajikan dengan mengirisnya tipis. Selain itu, pengunjung yang datang ke resto ini juga akan dimanjakan dengan aneka olahan bebek lainnya.

Misalnya bebek rica-rica bagi penyuka rasa yang lebih pedas atau ada pula bebek goreng penyet yang awalnya berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Kalau bebek rica-rica pedas karena memang banyak menggunakan cabai,bebek goreng penyet memiliki keunikan karena biasanya langsung disajikan bersama ulekannya.

"Dari mana pun bebek kita berasal, kita mengutamakan keotentikan rasa. Jadi makan di sini atau di daerah aslinya rasa bebek akan sama," kata pria paruh baya tersebut.

Tidak sampai di situ saja, menurut Hadi, resto yang telah dikelolanya empat tahun lalu tersebut juga menyajikan rendang dengan rasa yang sama dengan rendangrendang yang dijual di restoran Padang.

"Rendang bebek memang proses pembuatannya yang agak lama. Semakin kering rendang semakin enak, namun kita memilih rendang basah karena lebih segar," tuturnya.

Untuk mendapatkan rendang daging bebek yang berkualitas, Hadi mengaku tidak terlalu selektif dalam memilih bahan mentahnya. Itu karena proses pembuatan rendang yang lama.

"Kalau bebeknya kemudaan, dagingnya akan cepat hancur.Tipsnya jangan mengaduk sering-sering rendang yang sedang dimasak. Cukup sekali-kali aja agar tidak lengket," kata Hadi menambahkan.(Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: