Kamis, 17 September 2009

“Ragam Sajian Khas Palembang” plus 1 more

“Ragam Sajian Khas Palembang” plus 1 more


Ragam Sajian Khas Palembang

Posted: 17 Sep 2009 01:47 AM PDT

KANGEN masakan khas kampung halaman menjadi salah satu alasan melakukan mudik. Tapi, bila kondisi tak memungkinkan, Anda bisa kok mencoba memasak panganan khas daerah di rumah.

Anda yang berasal dari Sumatra Selatan, kali ini bisa mencoba menerapkan resep kue-kue asal Palembang ala celebrity chef Farah Quinn. Palembang, kata Farah, memiliki beragam olahan tradisional semisal kue gandus, mangut Palembang, dan bika Jawa Pona.

"Beberapa kue khas Palembang memiliki rasa yang unik di setiap jenisnya. Semua menu camilan itu mudah diolah," kata Farah dalam acara "Philips Cooking Demo Masakan Asli Indonesia di Grand Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Beragam masakan khas daerah bisa menjadi keunggulan. Di Palembang misalnya, terdapat panganan bernama kue gandus. Bentuknya menyerupai talam ubi, tapi rasanya berbeda. Kue campuran ebi dengan tepung beras ini memiliki rasa sedikit pedas dan gurih, serta bertekstur sampai lembut.

"Rasa pedas kue gandus berasal dari irisan cabai merah saja, karena jika terlalu pedas, bakal menghilangkan cita rasa aslinya. Kue gandus sangat pedas, bakal menghilangkan cita rasa aslinya. Kue gandus sangat cocok dijadikan hidangan pembuka atau camilan," ujar koki cantik berdarah Palembang itu.

Selain kue gandus, menu yang mudah diolah dan bisa dijadikan hidangan utama adalah mangut Palembang. Menu berkuah kental dan berwarna oranye ini memilih udang sotong sebagai bahan dasar pembuatannya. Sebagai tambahan rasa selain gurih dan spicy, menu ini juga dibubuhi potongan buah nanas sehingga berasa makin segar.

"Agar kelezatan mangut Palembang makin terasa, sebaiknya dimakan selagi hangat," imbuh Farah, yang memilih durian sebagai buah favoritnya.

Sebagai menu penutup, Anda bisa mencoba bika jawa pona. Berhubung panganan ini berbahan dasar labu kuning, maka warna yang dihasilkan pun kuning dan rasanya manis. Bentuk kue bika jawa pona sangat mirip dengan kue lumpur.

"Labu kuning yang menjadi bahan dasar bika jawa pona bisa diganti dengan ubi jalar atau ubi merah," ujar koki yang pernah mengambil kelas memasak di World Pastry Championships, Arizona, itu.

Sajikan menu-menu khas Palembang agar suasana kampung halaman bisa muncul di rumah Anda. Selain membuatnya mudah dan praktis, menu-menu tersebut juga praktis, menu-menu tersebut juga memiliki bahan dasar yang harganya murah dan mudah didapat.(Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Ayam Goreng Renyah di Tepi Pantai

Posted: 17 Sep 2009 12:56 AM PDT

LEBARAN tinggal menghitung hari. Penduduk Jakarta pun sudah mulai berkurang dengan banyaknya warga yang pulang kampung alias mudik. Kendati jalanan Jakarta tampak sangat lengang tiap kali Lebaran, sejatinya Ibu Kota ini tidak pernah sepi.

Tak percaya? Silakan buktikan dengan mendatangi Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara pada hari Lebaran. Ledakan pengunjung justru terjadi pada Lebaran yang juga identik dengan hari libur. Sebagai salah satu kawasan wisata favorit, Ancol memang senantiasa dipadati pengunjung.

Tak hanya ragam wahana permainan dan hiburan yang ditawarkan, pengunjung juga bisa berwisata kuliner di lebih dari sepuluh restoran yang terletak di dalam area Ancol. Selain menawarkan aneka hidangan lezat, restoran ini juga "jualan suasana", lebih tepatnya suasana pantai dengan embusan angin nan semilir.

Di antara sejumlah restoran pendatang baru di kawasan ini, Cheeckenz Family Resto yang telah berusia lebih dari dua tahun tetap bertahan dengan konsep fast food. Menu utamanya sudah pasti nasi dengan ayam goreng (fried chicken).

Menurut Production Manager Cheeckenz Sriyanto, menu fried chicken milik Cheeckenz dapat dibedakan dengan fried chicken lain dari segi pengolahannya. Misalnya, daging ayam yang akan digoreng terlebih dulu dibumbui dan didiamkan (dimarinasi) supaya bumbunya meresap.

"Kalau di tempat lain biasanya yang dibumbui hanya tepungnya. Untuk yang suka pedas, tersedia pula pilihan ayam goreng pedas alias hot cheeckenz dengan campuran rasa pedas dari lada dan paprika," papar Sriyanto, yang bertanggung jawab atas urusan masak-memasak di Cheeckenz.

Pembeda lainnya adalah dalam hal menu yang merupakan perpaduan Barat dan Timur. Selain menu Western seperti steak dan french fries, menu-menu di Cheeckenz cukup didominasi oleh selera hidangan Jepang atau kerap disebut bento.

Beberapa pilihan lezat yang identik dengan Negeri Matahari Terbit itu adalah beef teriyaki, chicken teriyaki, beef yakiniku, dan kani roll. "Menu-menu tersebut dimasak dalam kondisi segar dan seketika," sebut Sriyanto, yang pernah bekerja lebih dari 10 tahun sebagai koki di kereta api.

"Selain untuk keperluan di restoran, kami juga menyuplai fried chicken untuk sejumlah stall Cheeckenz yang tersebar di kawasan Ancol," ujar sang Area Manager, Harminanto Taufik.

Taufik mengungkapkan, selama Ramadan kali ini pihak restoran berkapasitas 160 orang ini juga menawarkan paket berbuka yang murah meriah seharga Rp17.500. Paket tersebut meliputi nasi putih, ayam goreng, minuman teh botol, dan takjil gratis berupa semangkuk kolak.

"Berdasarkan pengalaman, pengunjung umumnya lebih menyukai paket berbuka yang simpel tapi cukup mengenyangkan," sebut Taufik, seraya menyebutkan pihaknya pernah mendapat pesanan 4.000 porsi dalam sehari.

"Kami juga biasa kedatangan 2-3 rombongan family gathering ataupun rombongan anak sekolah,"imbuhnya.

Selain makanan, hangatnya aneka minuman kopi tentu pas untuk menemani acara bersantai di malam hari sambil menikmati dinginnya udara pantai. Beberapa pilihan minuman kopi yang tersedia antara lain capucino dingin ataupun panas, latte, dan kopi jenis arabica.

Saat malam menyapa, area restoran berlantai kayu ini berhias gemerlap "lampu cabai" yang melilit pohon-pohon kelapa. Selagi makan atau ngopi, pengunjung bisa bersantai sambil menonton tayangan televisi yang terpancang di dinding restoran.

"Kalau malam hari pengunjung lebih banyak dari segmen keluarga," pungkas Taufik, seraya mengungkapkan rencana peralihan nama Cheeckenz menjadi Colombus pasca Lebaran tahun ini. (Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: