Senin, 07 September 2009

“Ramadan Delights ala Shangri-La Jakarta” plus 1 more

“Ramadan Delights ala Shangri-La Jakarta” plus 1 more


Ramadan Delights ala Shangri-La Jakarta

Posted: 07 Sep 2009 04:06 AM PDT

TIAP Ramadan tiba, sajian khas Timur Tengah senantiasa naik pamor. Setiap jam buka puasa hingga pukul 22.30 WIB, ragam hidangan Timur Tengah tersaji di Restoran SATOO Shangri-La Jakarta.

Selama bulan suci Ramadan yang dimulai pada 21 Agustus 2009 hingga 20 September 2009, berbagai hidangan manis dan gurih akan mengisi kembali energi para tamu setelah sehari penuh berpuasa.

Terkenal dengan 12 dapur terbukanya yang interaktif, SATOO akan menjadi fokus untuk berbuka puasa. Menggunakan tema Middle Eastern Ramadhan, Restoran SATOO akan memanjakan para tamu dengan ratusan jenis makanan terpilih yang dipersiapkan secara istimewa oleh para juru masak, mulai dari makanan pembuka yang manis hingga beragam hidangan utama.

Chef Rabie Ballan, juru masak tamu dari Sharing-La's Barr Al Jissah Resort and Spa, Sultanate of Oman yang didatangkan dengan sponsor dari Etihad Airways, akan bekerjasama dengan para juru masak SATOO untuk menyajikan cita rasa asli Timur Tengah di lantai 1 hotel tersebut.

Chef Ballan, yang memiliki spesialisasi dalam hidangan panggang tradisional dan meze (masakan) Arab, akan menunjukkan keterampilannya membuat masakan tradisional khas Timur Tengah. Misalnya Salmon Kibbeh (kroket goreng tradisional dengan isi daging sapi atau domba cincang) dan Carrot Mutable (saus gaya Arab yang biasanya dibuat dari pasta wijen, bawang putih, minyak zaitun, parsley, dan terung).

Meze Arab dan stan Shawarma akan dibuat untuk memberikan tamu pengalaman makan gaya Timur Tengah yang otentik. Hidangan manis seperti kurma, kolak, buah kering, serta kelapa muda utuh segar disediakan bagi para tamu sebagai hidangan berbuka.

"Sementara Kebab, Shish Taouk, dan Iranian-style Kebab merupakan penambahan salah satu menu yang ada di bulan Ramadan," papar Felicia Setiawan, Communications Executive Shangri-La Hotel, Jakarta, Jl Jenderal Sudirman Kav 1, Jakarta.

Hidangan tersebut juga disiapkan dengan proses pembuatan yang bisa dilihat langsung oleh tamu. Hidangan makan malam selama Ramadan di SATOO dapat dinikmati dengan harga Rp215.000++ per orang atau Rp107.500 per anak.

Sejalan dengan tema yang diusung, SATOO juga menawarkan shisha, pipa khas Timur Tengah yang dihisap dan memberi sensasi buah herbal yang menyegarkan. Tamu dapat menikmati shisha hanya dengan Rp85.000++.

Selama promosi Middle Eastern Ramadhan, tamu akan mengetahui waktu berbuka dengan adanya beduk yang ditabuh saat magrib. Marawis (kelompok rebana) dan paduan suara islami juga dihadirkah khusus untuk menghibur acara berbuka serta makan malam Anda.

"Khusus untuk Ramadan, pengunjung yang makan di sini akan dihibur oleh penampilan marawis," jelas Felicia.

Lobby Lounge, merupakan tempat yang sempurna bagi tamu untuk bersosialisasi dan bersantai. Sambil menemani acara santai, menu High Tea dengan kurma sebagai fokus utamanya bisa membawa Anda dalam atmosfer tersebut.

Tak hanya masakan khas Timur Tengah saja yang tersaji di hotel ini. Bagi Anda yang ingin bersantap dengan menu lain mulai dari berbagai hidangan manis khas Indonesia, beragam dim sum, kue, sandwich, buah-buahan, termasuk kolak, dan kurma, maka tak ada salahnya mencicipi menu-menu tersebut.

Hidangan High Tea di Lobby Lounge dapat dinikmati dengan harga Rp95.000++ per orang, sudah termasuk kopi atau teh.

Bagi tamu yang lebih menyukai berbuka puasa bersama keluarga atau kolega secara pribadi. Shangri-La Jakarta menyiapkan menu Ramadan istimewa.

Disajikan secara prasmanan dalam salah satu ruang pertemuan, menu Indonesia dapat dinikmati mulai harga Rp190.000++ per orang. Adapun menu Indonesia tersebut mulai dari Empal Daging Ketumbar, Semur Kambing Pedas, Cumi Masak Cabe, dan Kerak Telor.

Sedangkan Fataouche Salad, Indian Butter Chicken, Lamb Kofta dan Thai Noodle Salad with Prawn dapat ditemukan dalam menu Internasional dengan harga Rp205.000++ per orang.

Paket sahur juga disediakan di hotel bagi para tamu yang menginap. Banyak ragam menu yang ditawarkan. Dari mulai makanan Barat, Indonesia, hingga China dan Timur Tengah. Lengkap dengan hidangan pembuka, sup, hidangan utama, hidangan penutup, buah potong, serta kopi dan teh. Paket-paket ini akan diantar ke kamar pada jam yang dikehendaki tamu. Setiap paket dapat dinikmati dengan harga Rp190.000++ per set.

Bermacam kudapan seperti kacang mede, lepis legit, bika ambon, baklava, marshmallow, cokelat, serta kue kering seperti nastar, kastengels, dan putri salju tersedia di SATOO Deli Shop. Tak hanya itu saja, di Deli Shop juga tersedia beragam roti, kue, kue kering, cokelat serta makanan kecil lainnya sebagai hadiah sempurna bagi keluarga, teman, dan rekan bisnis.

Shangri-La Jakarta juga menyediakan tiga hantaran Ramadan yang dikemas dengan cantik. Hantaran A berisi lapis legit, kue madu, dan kurma, 200 gram kurma, satu kotak berisi 9 buah cokelat, satu kantung kue Idul Fitri seberat 200 gram, satu pak the organic, satu botol mango chutney, serta satu buah brownies seberat 500 gram. Hantaran A dikemas dalam kotak anyaman dan dijual seharga Rp.650.000+ per paket.

Hantaran B menyajikan lapis legit, satu kotak berisi 12 buah cokelat, satu pak teh organic, satu pak kopi Toraja, brownies cokelat putih 500 gram, satu botol selai, satu set perangkat aromateropi, satu kantung kue satu kantung kue Idul Fitri seberat 350 gram, serta satu buah raisin brioche loaf. Dikemas apik dalam kotak istimewa. Hantaran ini dihargai Rp.800.000+

Satu kotak kue nastar, satu buah cokelat Valrhona, lapis legit, satu kantong buah kering dengan isi marzipan, empat buah kue raksasa, satu buah walnut, cake loaf, sebuah kue jahe dengan kismis, satu set perangkat aromaterapi, satu pak kopi Toraja, satu botol sparkling grape juice, satu pak the organik dan satu kotak berisi 16 buah cokelat merupakan komponen dari Hantaran C. Hantaran ini berharga Rp.1.200.000+(nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Nikmatnya Nasi Sum-Sum Khas Banten

Posted: 07 Sep 2009 02:27 AM PDT

SELAIN terkenal dengan pertunjukan debus, ada juga keunikan lain yang bisa Anda nikmati dari Banten. Yaitu, nasi sum-sum. Nasi bercampur tulang kerbau ini merupakan makanan khas Banten yang patut Anda cicipi.

Makanan khas yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Banten, bahkan di luar Banten ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1940-an.

Nasi sumsum dimasak dengan cara dibakar sehingga menghasilkan aroma serta cita rasa istimewa yang dapat membangkitkan selera makan. Meski tergolong makanan langka, nasi sum-sum masih dijual di beberapa rumah makan di Banten.

Salah satu kedai nasi sum-sum yang terkenal di Banten adalah Puri Sum-Sum. Kedai ini sudah ada sejak tahun 1941. Nama Puri Sum-Sum diambil dari nama pemiliknya yang biasa dipanggil Mang Puri. Saat ini, kedai tersebut masih ada dan tetap beroperasi secara turun-temurun oleh anaknya Ari.

Adapun nasi sum-sum yang ada di kedai Puri Sum-Sum terbuat dari nasi beras merah dan bumbu yang terbuat dari rempah-rempah alami dan dicampur dengan sum-sum, lalu dibungkus daun pisang, dan dipanggang di atas arang.

Menurut Ari, yang membuat rasa nasi sum-sumnya lebih enak dari kedai lainnya adalah terletak pada pemilihan beras merahnya yang berkualitas. Selain itu, sum-sum yang digunakan juga berasal dari kerbau, sehingga nasinya terasa lebih legit dan gurih.

"Dalam setiap bungkusnya wajib ditambahkan batang sirih agar tidak bau amis," ungkapnya.

Salah seorang pelanggan Heni (25) mengatakan, Nasi Sum-Sum ini adalah yang paling enak di Banten dan rasanya beda dari nasi sum-sum yang lain.

"Saya bisa sampai tiga kali seminggu kesini untuk makan nasi sum-sum," ujarnya.

Nasi sum-sum ini juga dijual dengan harga cukup murah dan tidak menguras isi kantong. Cukup dengan Rp9 ribu, Anda sudah mendapatkan satu porsi nasi sum-sum.

Nasi sum-sum akan terasa lebih lezat bila ditemani sate kerbau, yang tentu saja tersedia di kedai ini.

Sampai saat ini Puri Sum-Sum sudah memiliki 4 cabang yang tersebar di Banten. Tak hanya itu saja, Puri Sum-Sum juga tercatat sebagai pemecah rekor MURI lantaran pernah membuat nasi sum-sum sepanjang 7 M pada ulang tahun Kota Serang, pada 2008 lalu.

Kelezatan nasi sum-sum ini pun sudah diakui banyak orang. Tak hanya warga umum, tokoh tersohor pun sudah pernah menikmati nasi sum-sum di kedai ini. Sebut saja group band Slank, Peterpan, bahkan Gubernur Banten Hj Ratu Atut Choisiyah.

Puri Sum-Sum berlokasi di Pasar Lama, Kota Serang, Banten. Kedai ini buka setiap hari dari pukul 16.00?02.00 WIB. Khusus pada bulan puasa, Puri Sum-Sum tutup lebih lama sampai pukul 04.00 WIB.(nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: