Kamis, 15 Oktober 2009

“Fakta Seputar si Belut Jepang” plus 1 more

“Fakta Seputar si Belut Jepang” plus 1 more


Fakta Seputar si Belut Jepang

Posted: 15 Oct 2009 01:33 AM PDT

WALAUPUN memiliki tampilan yang terkadang menjijikan, unagi atau belut merupakan makanan unggulan yang kaya zat gizi. Unagi kaya hormon kalsitonin yang berfungsi memelihara kekuatan tulang.

Unagi adalah kata dalam bahasa Jepang untuk sebutan belut air tawar. Konon, unagi kerap meninggalkan air pada malam hari dan merangkak di atas tanah. Makanan belut khas Jepang ini sebagian besar terdiri atas udang, serangga, dan ikan kecil.

Selain rasa yang lezat, unagi juga layak disantap karena khasiatnya untuk kesehatan. Ia memiliki delapan nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh, yakni vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, vitamin B1 untuk menambah stamina, vitamin B2 untuk pengurangan lemak pada tubuh, kalsium untuk kekuatan tulang, dan zat besi untuk penambah darah.

Unagi juga mengandung kolagen untuk kecantikan wajah, DHA (Docahexaenoic Acid) untuk meningkatkan daya pikir, dan EPA (Eicosapentaenoic Acid) untuk menurunkan kadar kolesterol. Belut ini juga mengandung protein serta gizi yang baik untuk anak-anak dan orang dewasa.

Belut disukai hampir seluruh lapisan masyarakat di dunia. Belut merupakan sumber protein hewani yang mengandung nilai gizi tinggi dengan komposisi lengkap.

Negara pengomsumsi belut terbesar adalah Hong Kong, Jepang, Taiwan, dan Korea. Di negara pengimpor, belut merupakan masakan papan atas yang biasanya hanya dapat ditemui di hotel-hotel berbintang dan restoran mewah. Harganya pun mahal.(Koran SI/Koran SI/nsa)


This content has passed through fivefilters.org.



image

Manis Asin Unagi Kabayaki

Posted: 15 Oct 2009 01:30 AM PDT

UNAGI adalah sejenis ikan laut yang sudah dikembangbiakkan di air tawar sehingga sangat baik untuk dikonsumsi. Belut Jepang ini termasuk makanan tradisional yang disukai oleh keluarga di Negeri Sakura, khususnya pada musim panas.

Konon hidangan berprotein tinggi ini sudah menjadi makanan tradisional penduduk Jepang sejak abad ke-17. Tak hanya berprotein tinggi, unagi juga bagus untuk pembangkit stamina. Dagingnya yang lembut dan gurih bisa diolah dengan dipanggang, digoreng, bahkan dimasak ala teppanyaki. Ada kisah menarik di balik tradisi menghidangkan unagi di Jepang.

Pada periode Edo (1603-1867),seorang pengusaha restoran unagi meminta saran dari seorang ilmuwan bernama Hiragi Gennai, supaya usaha restorannya laris. Hiragi Gennai menyarankan agar di depan restoran dipasang iklan besar yang sebagian isinya bertuliskan "doyou-no ushi-no hi", yang artinya "pertengahan musim panas pada tahun kerbau".

Entah karena alasan apa, masyarakat Jepang pada waktu itu percaya bahwa agar dapat bertahan pada musim panas, mereka harus makan makanan yang berawalan huruf "U".Hasilnya,restoran si pengusaha jadi ramai dan mulai saat itulah orang Jepang senang makan unagi di musim panas.

Kendati sama licin dengan belut umumnya, unagi unggul dalam hal ukuran yang hampir dua kali lipat belut biasa. Dagingnya yang tebal dan lembut juga kaya akan protein, kalsium, serta vitamin. Plus mengandung asam lemak DHA dan EPA yang membantu menurunkan kolesterol, tekanan darah, dan menstimulasi saraf otak.

Hal ini sejalan dengan konsep masakan Jepang yang cenderung memakai bahan segar dan sehat. Jika merasa loyo, mengonsumsi unagi juga dipercaya mampu meningkatkan stamina.

Anda yang tinggal di Jakarta tak perlu jauh-jauh ke Jepang, karena unagi tersedia dalam bentuk potongan segar di supermarket-supermarket Jepang. Namun, bila Anda ingin mencicipi ragam hidangan unagi matang nan lezat, datang saja ke Poolside Terrace Restaurant, restoran yang terletak di lantai 5 Hotel Menara Peninsula, Jakarta.

Sepanjang bulan ini, Poolside Terrace menyajikan menu unagi kabayakiyang lezat. "Kami menggunakan belut yang diimpor dari Jepang. Keunggulannya terletak pada kelembutan belut ini karena tidak ada duri yang menempel pada daging," kata Senior Chef de Partie Poolside Terrace Restaurant Eddy Kaming.

Menurut Eddy, menu berbahan dasar unagi pasti akan membuat ketagihan para pencinta kuliner, terutama penggemar masakan Jepang. Di samping dagingnya yang lembut, rasa unagi juga lezat, perpaduan antara manis dan asin yang berasal dari bumbu olahan khas Jepang. Selain dihidangkan bersama nasi lembut dan hangat, menu ini juga dilengkapi kimchi, yakni makanan tradisional Korea yang sudah banyak ditemukan pada masakan Jepang.

Kimchi merupakan salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang terbuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe, dan bubuk cabai merah.

"Sebelum menyantap unagi, pengunjung dipersilakan mengonsumsi makanan pembuka berupa kacang buncis khas Jepang yang juga menjadi tradisi warga di sana," ujar Eddy.

Di samping menyajikan unagi kabayaki, restoran berkapasitas 50 tempat duduk ini juga menawarkan chicken tori ninikuyaki, atau ayam filet yang dibalut tepung sehingga menghasilkan rasa renyah. Sementara bagi Anda pencinta seafood berkuah, patut mencicipi nabemono, hidangan sejenis shabu-shabu yang dimasak di atas steam boat.

Bahan seafood yang digunakan antara lain udang dan cumi, plus sajian pelengkap lainnya seperti udon atau mi Jepang juga sayur. Menu sushi tidak lupa ditawarkan. Di Poolside Terrace tersedia menu sushi bernama sake uramaki yang berisi ikan salmon, telur ikan, nori (rumput laut), dan mentimun jepang. (Koran SI/Koran SI/nsa)


This content has passed through fivefilters.org.



image

Tidak ada komentar: