Senin, 12 Oktober 2009

“Jagung dan Kegunaannya” plus 2 more

“Jagung dan Kegunaannya” plus 2 more


Jagung dan Kegunaannya

Posted: 12 Oct 2009 01:54 AM PDT

JAGUNG merupakan salah satu tanaman pangan terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Jagung merupakan sumber karbohidrat utama di Amerika tengah dan selatan. Tanaman ini juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat.

Penduduk di beberapa daerah di Indonesia (misalnya Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai makanan pokok.

Selain sebagai sumber karbohidrat jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari biji), dibuat tepung (dari biji, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung biji dan tepung tongkonya). Tongkol jagung kaya pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furtural.

Biji jagung kaya karbohidratnya mencapai 80 persen dan seluruh bahan kering biji. Karbohidrat dalam bentuk pati umumnya berupa campuran amilosa dan amilopektin. Pada jagung ketan, sebagian besar atau seluruh patinya merupakan amilopektin. (Koran SI/Koran SI/nsa)


This content has passed through fivefilters.org.



image

Cita Rasa Seafood ala Makassar

Posted: 12 Oct 2009 01:17 AM PDT

SUP ikan pallu mara yang menjadi primadona Pelangi Seafood siap memanjakan lidah pencinta kuliner di kawasan Jakarta Barat. Aneka hidangan ala Makassar tersaji dengan slogan "harga tenda, kwalitas resto".

Setelah sukses dengan dua gerainya di kawasan Kelapa Gading Jakarta Utara dan jalan Wahid Hasyim Jakarta Pusat, merk restoran Pelangi terus melebarkan sayapnya di Ibukota. Kali ini, restoran dengan ciri khas aneka masakan Makassar ini "menyapa" warga Jakarta Barat dan sekitarnya dengan dibukanya gerai ke-3 restoran Pelangi Seafood, Sabtu (3/10).

Humas Pelangi Seafood, Mince Phieter, mengungkapkan bahwa pembukaan cabang ke-3 dengan market Chinese ini tidaklah mudah karena lebih selektif dalam memilih menu maupun harga. Tapi pihaknya memaknai hal tersebut sebagai tantangan agar bisa diterima oleh mayoritas etnik China di sekitar Green Ville, Green Garden, Kebon Jeruk, Tomang dan sekitarnya.

"Walaupun jenis makanan di Pelangi Seafood 100 persen halal, kami berani masuk di lingkungan Chinese dengan mengandalkan menu yang sangat khas dan berbeda. Dengan slogan harga tenda kwalitas resto, kami yakin dapat merebut pasar karena kami merasa lidah Chinese akan cocok dengan 'taste' kami yang sudah dikenal kelezatannya," tutur istri dari Abdul Rachman Gozaly, sang pemilik restoran Pelangi.

"Semula cabang ke-3 akan dibuka di kawasan Panglima Polim Jakarta Selatan, tapi ternyata hati saya lebih pas disini (Green Ville ?red)," timpal Abdul Rachman Gozaly.

Terletak di jalan Ratu Kemuning Ruko Green Ville Blok AS No 34 Tanjung Duren (sebelah Bank Capital), Pelangi Seafood teranyar ini tampil lebih lega dengan interior lebih elegan. Nuansa oranye yang mencerahkan cukup mendominasi, mulai tembok, kursi hingga baju pelayan. Sementara kesan hangat dan teduh tercipta dari dinding berlapis takon cokelat dengan motif garis urat kayu.

Sejumlah 20 meja dengan masing-masing 4-8 kursi juga dilengkapi alas makan (placemat). Layaknya restoran modern, Pelangi Seafood juga melengkapi diri dengan fasilitas ruang VIP yang terdiri dari dua ruangan berkapasitas masing-masing 10 tempat duduk. Kedua ruangan VIP ini terletak di lantai dua dan dipisahkan oleh penyekat yang bisa dibuka tutup sesuai kebutuhan.

Olahan Seafood Tradisional nan Lezat

Sesuai identitas sebagai restoran seafood, Pelangi Seafood menawarkan aneka hidangan laut mulai ikan, udang, cumi, kepiting, dengan variasi lengkap. Secara umum, menu dikategorikan menjadi tiga, yaitu Chinese food, seafood, dan hot menu (tradisional).

Untuk kategori Chinese food, tersedia pilihan aneka sup seperti sup jagung kepiting, bakso ikan pelangi, sup kepala ikan arak, sup perut ikan hingga bibir ikan. Olahan ikan tak kalah mantap, di antaranya ikan tipis asam manis, ikan tausi tahu goreng dan ikan tim ala pelangi.

Penggemar udang juga siap dimanjakan dengan udang goreng telur asin, udang tim bawang putih, udang goreng terasi, udang goreng mentega, serta udang apolo dan udang rebus. Jangan lewatkan juga empat macam olahan cumi dan tujuh jenis sajian kepiting yang menggoda selera. Masih belum puas? Cobalah Chinese food yang non-seafood seperti sapi asam manis, ayam goreng telur asin, ayam goreng champignon, dan ayam goreng pelangi.

Agar lebih sehat, pastikan memesan menu sayuran. Diantaranya kangkung cah terasi, tahu moku jagung dan brokoli cah udang. Sementara itu untuk kategori Seafood, citarasa Makassar lebih terasa dalam menu-menu seperti ikan sukkang bakar berukuran besar, ikan bakar parape yang cenderung manis, dan ikan bandeng bakar. Yang terakhir ini cukup favorit.

Olahan daging bandeng berukuran besar ini terasa segar dan gurih. Apalagi jika disantap dengan acar segar serta aneka pilihan sambal seperti sambal dabu-dabu, sambal terasi, sambal tomat dan sambal kecap.

Melangkah ke hot menu, sudah pasti kepala ikan pallu mara primadonanya. Ini merupakan sajian sup ikan bandeng dengan rasa kuahnya yang asam menyegarkan. Satu porsi kepala ikan pallu mara berisi sekitar 5 potong daging ikan banding yang ditata dalam wadah serupa pinggan dari logam dengan api kecil di bawahnya.

Butiran cabai rawit warna jingga tampak menyembul diantara kuah yang bergolak dan mengepul panas. Bagi penggemar pedas, butiran cabai rawit tinggal dibejek (dipenyet) saja supaya keluar sari pedasnya.

Agar lebih mantap, jangan lupa mencampurkan sambal pelengkapnya yang meliputi irisan mangga muda, sambal cobek, sambal petis, dan sambal terasi goreng. Rasanya? hmmm nikmat! Selain pallu mara, masih ada beberapa menu tradisional Makassar yang menggunakan awalan "pallu".

Sebut saja pallu basa, pallu kaloa, dan pallu kacci. Pallu sendiri berarti masakan/masak, sedangkan basa berarti berkuah. Adapun isiannya terkadang disesuaikan selera, tidak harus ikan.

Sebagai contoh, pallu basa bisa berwujud masakan daging sapi dengan kuah yang bercampur parutan kelapa goreng yang gurih dan ada kalanya ditambah kuning telur. Dengan begitu, kuah pallu basa umumnya lebih kental, agak mirip sop konro yang bercita rasa gurih.

Pallu kaloa lain lagi wujudnya. Kuahnya berwarna hitam karena menggunakan keluwek atau kaloa dalam pengucapan orang Makassar. Adapun pallu kacci bermakna sayur asam (kacci berarti asem atau kecut).

Masih bercitrakan hidangan tradisional Makassar, tak ada salahnya mencoba lawara unti yang berbahan dasar jantung pisang, atau sajian buah pare isi bernama paria kambu. Lengkapi juga acara bersantap Anda sekeluarga dengan mencicipi aneka kue tradisional Makassar.(Koran SI/Koran SI/nsa)


This content has passed through fivefilters.org.



image

Membuat Kue dengan Cita Rasa Khas Nusantara

Posted: 12 Oct 2009 12:54 AM PDT

YAKINKAH Anda kalau rasa enak pada kue tergantung dari tangan pembuatnya? Kenikmatan kue tidak hanya dihasilkan dari tangan-tangan terampil para koki.

Pembuatan kue juga disertai oleh kecerdasan sang koki untuk memilih bahan-bahan yang berkualitas. Dengan bahan-bahan berkualitas, sudah pasti akan menghasilkan kue dengan rasa berkualitas.

Saat ini, telah banyak koki atau pembuat kue tanah tanah air yang ciamik. Mereka mampu untuk membuat kue dengan cita rasa khas Nusantara. Karena itu, ada baiknya jika Anda memerhatikan beberapa bahan baku pembuatan kue yang sesuai cita rasa Indonesia.

Yang tidak kalah penting untuk diperhatikan ialah, halal tidaknya bahan baku tersebut. Berikut adalah bahan-bahan buku yang sesuai dengan cita rasa Nusantara:

Tepung Terigu

Tepung terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan kue. Bahan utama ini terbuat dari biji gandum yang pada dasarnya halal. Akan tetapi peraturan pemerintah Indonesia mewajibkan adanya fortifikasi vitamin dan mineral pada setiap tepung terigu yang akan diolah menjadi makanan. Sehingga, kehalalan vitamin dan mineral yang ditambahkan perlu diperhatikan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Hampir seluruh produsen tepung terigu di Indonesia sudah bersertifikat halal sehingga tidak sulit mencari tepung terigu yang siap dijadikan bahan baku utama.

Minyak dan lemak

Jenis bahan yang kedua ini memiliki beberapa kelompok. Kelompok minyak dan lemak yang digunakan dalam pembuatan kue cukup beragam, tergantung jenis kue yang akan dibuat. Namun dari sekian banyak, jenis yang umum digunakan adalah minyak sayur, margarin, shortening, dan mentega.

Untuk minyak sayur, margarin, shortening, dan mentega. Untuk minyak sayur dan margarin tak terlalu sulit untuk mendapatkannya dan sudah banyak produk lokal yang bersertifikat halal.

Mentega

Mentega juga merupakan pilihan dalam membuat kue. Patut Anda pertanyakan kehalalan dari mentega jika dalam pembuatannya menggunakan bahan-bahan tambahan seperti pewarna dan perisa. Jika menemukan produk dengan bahan tambahan dan pewarna, Anda perlu cek lagi label halal dalam kemasannya.

Baking Powder

Disebut juga bahan pengembang (leavening agent) yang terdiri dari campuran sodium bicarbonat. Satu atau lebih bahan pengembang lainnya menggunakan campuran seperti sodium alumunium fosfat atau monocalcium fosfat serta bahan yang bersifat inert seperti pati.

Tidak terlalu banyak yang perlu Anda perhatikan dari bahan ini. Yang penting dalam kemasannya tertera tanggal berlaku dan produk tersebut tidak kadaluarsa.

Bahan yang bersifat inert ini ditambahkan pada campuran tersebut untuk menjaga komponen-komponen campuran agar tidak terpisah secara fisik serta meminimalkan terjadinya reaksi yang prematur. Proses atau sumber bahan yang digunakan untuk menghasilkan baking powder dari segi kehalalannya relatif aman.

Baking Soda

Bahan ini biasa digunakan sebagai pengembang dalam pembuatan kue. Baking soda sendiri merupakan nama lain untuk sodium bikarbonat.

Bahan ini akan mengeluarkan gas karbondioksida (CO2), yaitu gas yang bersifat sebagai pengembang kue jika dipanaskan atau ditambahkan dengan asam. Baking soda adalah salah satu komponen yang ada dalam baking powder. Dari segi kehalalan bahan ini tidak terlalu bermasalah karena biasanya berasal dari batu-batuan.

Shorthening

Bahan yang satu ini lain merupakan lemak yang berasal dari hewan atau tanaman. Dalam pembuatan kue, bahan ini berfungsi untuk memotong benang-benang gluten yang menyebabkan produk yang dihasilkan bertekstur lembut dan rasanya renyah.

Di pasaran shorthening biasa dikenal dengan mentega putih. Saat ini banyak sekali jenis shorthening yang dijual di pasaran. Jika dilihat dari sumbernya, shorthening bisa berasal dari lemak nabati, hewani atau bahkan campuran lemak hewani dan tumbuhan. Oleh karena itu, Anda perlu mencermati dari mana asal lemak yang digunakan.

Bahan Tambahan

Dalam pembuatan kue, tak jarang ditemukan penggunaan bahan tambahan guna memperbaiki tekstur dan mengembangkan adonan. Bahan tambahan tersebut dapat berupa bahan-bahan kimia sintetik seperti garam karbonat ataupun berasal dari turunan asam-asam lemak seperti mono dan digliserida (pewarna makanan dan pewarna kue).

Yang perlu Anda waspadai adalah produk turunan lemak yang berasal dari lemak nabati ataupun hewani. Kesulitan yang dialami konsumen saat ini adalah belum banyaknya produk retail yang bersertifikat halal kebanyakan berukuran kemasan besar. Selain itu, produk kemasan kecil yang beredar jarang sekali mencantumkan komposisi bahan penyusunnya.

Oleh karena itu konsumen perlu berhati-hati sekali dalam memilih. Satu hal penggunaan bahan-bahan dengan rasa produk haram seperti rum, baik yang asli maupun yang sintetik. (Genie/Genie/nsa)


This content has passed through fivefilters.org.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: