Senin, 05 Oktober 2009

“Memilih dan Mengolah Bawang” plus 2 more

“Memilih dan Mengolah Bawang” plus 2 more


Memilih dan Mengolah Bawang

Posted: 05 Oct 2009 12:29 AM PDT

BAWANG adalah salah satu bumbu yang selalu dipakai dalam tiap masakan. Itu artinya, bawang ikut memengaruhi lezat tidaknya sebuah menu. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita ingin memilih dan mengolah bawang menjadi bumbu, seperti:

1. Pilih bawang yang tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.

2. Pilih bawang yang mempunyai kulit luar yang masih baik, tidak pecah, karena pecahnya kulit bawang membuang kesegaran dan aromanya. Banyak bawang yang kulitnya masih tampak baik, tetapi dalamnya tidak baik.

3. Jangan pilih bawang yang sudah tumbuh akarnya karena aroma dan rasanya sudah berkurang.

4. Di dalam proses memasak, bawang mempunyai peran penting bagi masakan. Jika dicincang, digeprak, bawang harus di tumis hingga kekuningan. Karena bila di tumis hingga harus, setiap menumis mempunyai tingkat keharuman yang berbeda. Namun, kalau kekuningan pasti sudah harusm. Pancing bawang putih yang sudah kekkuningan dengan dua sensok makan air dan masukkan bahan selanjutnya agar aromanya lebih mantap.
 
5. Jika dicampur dan dihaluskan dengan bumbu lain, pastikan bawang sudah tertumis dengan matang.(Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Sayur Kuning Kaya Manfaat

Posted: 05 Oct 2009 12:22 AM PDT

SAYURAN bulat yang ratarata berukuran besar ini merupakan tanaman merambat yang tidak hanya lezat dibuat kudapan, juga kaya manfaat.

Ya, labu kuning?atau banyak yang menyebutnya waluh? merupakan bahan pangan yang kaya vitamin A dan C, mineral, serta karbohidrat. Daging buahnya juga mengandung antioksidan sebagai penangkal pelbagai jenis kanker.

Nutrisi yang dikandungnya menjadikan labu kuning berkhasiat meningkatkan kekebalan tubuh. Betakaroten yang dikandung labu kuning berperan mencegah serangan jantung. Sementara, kandungan vitamin B1, C, dan seratnya berperan sebagai pencegah penyakit jantung dan stroke. Manfaat lain labu kuning adalah mengobati demam, migrain, diare, penyakit ginjal, serta membantu menyembuhkan radang.

Di samping itu, kandungan lemak labu kuning juga rendah sehingga Anda tak perlu takut mengalami kegemukan asal dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Sesuai namanya, labu kuning mempunyai warna kuning atau jingga akibat kandungan karotenoidnya yang sangat tinggi.

Itulah sebabnya air perasan labu kuning sering digunakan sebagai pewarna alami dalam pengolahan berbagai makanan tradisional. Buah atau sayur labu dapat digunakan untuk pelbagai jenis makanan dan cita rasanya enak.

Daunnya berfungsi sebagai sayur dan bijinya bermanfaat untuk dijadikan kuaci. Air buahnya berguna sebagai penawar racun binatang berbisa, sementara bijinya menjadi obat cacing pita. (Koran SI/Koran SI/nsa)




image

Om Ali yang Menggoyang Lidah

Posted: 05 Oct 2009 12:11 AM PDT

MASAKAN ala Mesir sulit dipisahkan dari bawang bombay, bawang putih, jinten, dan ketumbar. Asamnya tomat ataupun perasan jeruk lemon juga cukup mendominasi.

Belum sebulan Ramadan berlalu, ingatan akan warna-warni masakan Timur Tengah rasanya masih lekat. Ya, bulan lalu hidangan asal Negeri Seribu Satu Malam naik pamor di sejumlah restoran hotel-hotel berbintang di Jakarta.

Untuk menjaga otentitas rasa, sejumlah hotel bahkan mendatangkan juru masak (chef) langsung dari kawasan Timur Tengah. Sebut saja Hotel Four Seasons Jakarta yang untuk kedua kalinya menerbangkan chef Hossam Saied Mahmoud dari Four Seasons Hotel Cairo di Nile Plaza.

Selain menyajikan aneka hidangan Mesir bagi pengunjung Seasons Cafe di area lobi Hotel Four Seasons Jakarta, Mahmoud juga sempat berbagi ilmu saat menggelar cooking class di The Steak House Hotel Four Seasons Jakarta.

Bersama peserta cooking class lainnya, Seputar Indonesia (SI) turut mengunduh tak kurang enam resep hidangan populer asal Mesir. Untuk membangkitkan selera, Mahmoud memulai dengan alex chicken liver. Tumis hati ayam ala Alexandria ini sangat sederhana namun bercitarasa istimewa. Hati ayam dibumbui campuran bawang bombay, tomat, lada, ketumbar.

Tak lupa minyak zaitun dan perasan jeruk lemon. Sebagai hiasan adalah taburan parsley cincang. Berikutnya salad tahina yang sepintas tak jauh beda dengan hummus. Tahina merupakan sejenis pasta dari biji wijen dan bisa dibeli dalam bentuk botolan di supermarket. Untuk membuat salad tahina, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengocok dan mengaduk.

Pertama-tama adalah tahina dan cuka putih (white vinegar) yang dikocok hingga lengket. Selanjutnya, tinggal tambahkan bawang putih, air jeruk lemon, minyak zaitun, garam, lada, dan jinten.Semuanya diaduk merata hingga menyerupai pasta ataupun bubur bayi.

"Salad tahina bisa dimakan sebagai colekan pita bread atau sebagai dressing untuk sayuran segar," kata Mahmoud.

Bagi penggemar pedas, resep potato harah layak dipraktikkan di rumah. Kentang yang telah dipotong kotak direbus dulu setengah matang supaya tidak menciut saat digoreng. Selanjutnya, kentang dimarinasi dalam bumbu hingga meresap. Bumbu ini istimewa karena merupakan campuran bawang putih, ketumbar, jinten, air jeruk lemon, serta tabasco sebagai penyumbang citarasa pedas.

"Jika berminat, Anda boleh mengganti tabasco dengan cabai bubuk. Kentangnya digoreng dengan sedikit minyak saja," saran dia.

Saus sayadiah menjadi pelajaran kami berikutnya. Saus ini sejatinya merupakan tumisan yang terdiri dari campuran bawang bombay, bawang putih, paprika dan pasta tomat (tomato concasse).

Bahan seperti nasi ataupun seafood bisa dimasak dengan campuran sayadiah sehingga menghasilkan citarasa asam yang menyegarkan. Ambil contoh nasi sayadiah.Beras yang telah dicuci bersih diaduk bersama saus sayadiah dan bumbu pelengkap yang meliputi ketumbar, kayu manis, inten, dan bawang putih.

Setelah dibaur kaldu ikan, beras dibiarkan tanak dengan cara diungkeb.Saat nasi matang dan tutupnya dibuka, sebaran aromanya sungguh menggoda.

"Nasi ini sangat kuat citarasa ikannya," katanya.

Kesukaan orang Timur Tengah akan kacang-kacangan tercermin dalam menu pamungkas, om ali. Sajian pencuci mulut ini amat mudah membuatnya. Cukup tambahkan potongan croissant dan kacang-kacangan seperti almon, pistachio, dan raisin ke dalam campuran susu dan gula yang tengah dididihkan.

Selanjutnya, tuang ke dalam mangkuk tahan panas dan panggang di dalam oven. Sajikan selagi hangat, lalu rasakan teksturnya yang lembut dan krimi saat menyentuh lidah. Nyamm?(Koran SI/Koran SI/nsa)




image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: