Minggu, 22 November 2009

“Es Jagalan” plus 2 more

“Es Jagalan” plus 2 more


Es Jagalan

Posted: 22 Nov 2009 12:00 AM PST

ES JAGALAN sangat diminati karena tidak banyak restoran ataupun kafe yang masih setia menyajikannya. Minuman ini kerap dianggap kuno dan tidak menarik lantaran "tampilannya" yang gelap. Bagaimana cara membuatnya?

Bahan:
600 gram buah jagalan atau cincau
300 gram serutan daging kelapa muda
300 ml air kelapa muda
100 ml susu kental
2 ons gula pasir
Simple syrup secukupnya
Es batu secukupnya

Cara membuat:
1. Potong-potong seukuran dadu kecil jagalan yang telah beku.
2. Masukkan ke dalam gelas saji yang telah disediakan.
3. Tambahkan juga serutan daging buah mangga muda yang telah disediakan.
4. Masukkan es batu dan tambahkan air kelapa muda.
5. Terakhir sekali, tuangkan susu kental pada bagian atas es. Jika suka, boleh diaduk hingga tercampur semua atau bisa pula disajikan tanpa diaduk.
6. Hidangkan dalam keadaan dingin.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Es Tapai Ketan Hitam

Posted: 21 Nov 2009 11:45 PM PST

HADIR dengan konsep lesehan, rumah makan Mas Miskun memberikan sentuhan pedesaan di kota besar. menu yang disajikan pun berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Es tapai ketan, misalnya.

Bahan:
0,5 kg beras ketan hitam
0,5 sdt ragi
Susu secukupnya
Es batu secukupnya

Cara membuatnya:
1. Bersihkan beras ketan hitam, lalu keringkan.
2. Kukus beras ketan hitam 15 menit, angkat dan letakkan di dalam wadah datar.
3. Taburi beras ketan hitam yang telah dikukus dengan ragi, aduk hingga ragi tercampur rata.
4. Tutup beras ketan hitam serapat mungkin, diamkan selama tiga hari.
5. Setelah tiga hari, angkat adonan tadi, lalu kukus selama 15 menit.
6. Angkat dan dinginkan.
7. Sajikan dengan cara memasukkan es ke dalam gelas, masukkan pulai tapai ketan hitam hingga gelas penuh.
8. Tuangkan susu kental manis sebagai topping. Sajikan sebelum es mencair.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Menu Spesial dari Nusantara

Posted: 21 Nov 2009 11:22 PM PST

HADIR dengan konsep lesehan, rumah makan Mas Miskun memberikan sentuhan pedesaan di kota besar. Menu yang disajikan pun berasal dari sejumlah daerah di Indonesia.

Berbagai hidangan utama bisa dinikmati dan semuanya mencerminkan menu-menu Nusantara yang sangat beragam. Menu spesial yang dapat dinikmati di rumah makan yang sudah memiliki cabang di Jakarta dan Puncak ini antara lain aneka ikan goreng, ikan bakar, sayur, dan sup. Ada pula hidangan berupa paru goreng, daging goreng, ampela, dan hati ayam.

Restoran ini juga menyediakan aneka pepes ikan yang dibuat dengan cara tradisional, yaitu dibungkus dengan daun pisang, dikukus sebentar, kemudian dibakar. Yang tidak kalah menarik adalah minuman tradisional nan menyegarkan seperti es blewah, es campur, es peuyem atau di Jakarta dikenal dengan nama es ketan hijau, dan es kelapa muda yang disajikan bersama batoknya.

Salah satu menu yang paling digemari pengunjung adalah minuman bernama es janggalan. Es ini terbuat dari daun cincau yang telah diperas dan disaring untuk kemudian dibekukan. Hasilnya, banyak orang meyakini minuman ini baik dikonsumsi untuk melancarkan pencernaan.

"Ini sebenarnya minuman yang telah lama kami sajikan. Sampai sekarang masih saja disajikan karena sangat banyak permintaan dari tamu-tamu yang datang. Mereka ingin menikmati es janggalan," kata pemilik rumah makan bernama lengkap Nasi Uduk dan Ayam Goreng Mas Miskun itu, Aminah.

Es janggalan sangat diminati karena tidak banyak restoran ataupun kafe yang masih setia menyajikannya. Minuman ini kerap dianggap kuno dan tidak menarik lantaran "tampilannya" yang gelap.

"Dari segi kesehatan, es janggalan yang terbuat dari daun cincau banyak sekali manfaatnya. Dia antara lain bisa menurunkan panas tubuh," ujar Aminah, yang ditemui di Mas Miskun cabang Matraman.

Agar es janggalan yang berwarna gelap tetap bisa dinikmati dan memiliki rasa yang benar-benar enak, rumah makan ini mengombinasikannya dengan berbagai jenis buah plus simple syrup berwarna merah. Hasilnya, es janggalan di sini memiliki warna cerah dan rasa yang sangat segar.

Alasan lain untuk memilih es janggalan ketika santap siang di rumah makan ini adalah, es dikombinasikan pula dengan serutan daging kelapa muda serta ditambahkan air kelapa muda yang sehat dan segar.

"Usai santap siang atau ketika menikmati sore hari sambil menunggu kemacetan Jakarta reda, meminum segelas es janggalan bisa memberi Anda kembali semangat dan energi yang terkuras sepanjang siang dengan rutinitas yang padat," kata Aminah, yang memulai bisnis rumah makannya dari warung kaki lima.

Terlepas dari aneka minuman dan makanan bernuansa Indonesia yang disajikannya, rumah makan ini juga memanjakan para pencinta hidangan bercita rasa tinggi dengan menyediakan berbagai jenis sambal yang bisa diambil sepuasnya.

Sambal-sambai itu disajikan di bagian depan restoran di atas lebih kurang enam buah cobek besar yang masing-masing berisi sambal yang berbeda. Sambal-sambal yang bisa dinikmati sepuasnya antara lain sambal tomat, sambal terasi, sambal ikan asin, sambal kecap, dan sambal goreng.

Setiap tamu yang menginginkan sambal, terlebih dahulu diberikan sebuah cobek berukuran mini, berdiameter lebih-kurang 7 cm. Setelah itu, tamu bebas memilih sambal yang diinginkan untuk kemudian dibawa ke meja masing-masing.

Sajian yang juga bisa dimakan sepuasnya adalah lalapan segar. "Kami selalu menyediakan lalapan segar untuk para tamu yang menyukainya. Semua bebas dimakan sepuasnya. Itulah yang kemudian menjadi salah satu ciri khas restoran kami," pungkas Aminah.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Tidak ada komentar: