Kamis, 10 Desember 2009

“Frozen Chocolate” plus 4 more

“Frozen Chocolate” plus 4 more


Frozen Chocolate

Posted: 10 Dec 2009 01:27 AM PST

SAAT udara panas, Anda bisa menikmati minuman dingin frozen chocolate. Selain lembut di lidah, minuman ini juga kaya gizi.

Bahan-bahan:
Bubuk cokelat 4 sdm
Gula 3 sdm
Air hangat 60 ml
Susu 60 ml
Es batu 0,75 gelas

Cara membuat:
1. Aduk bubuk cokelat, gula, dan air hangat hingga rata. Dinginkan.
2. Masukkan campuran cocoa powder yang sudah dingin, susu, dan es batu, ke dalam blender. Blender hingga halus. Sajikan
Porsi : 1 gelas

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Blue Grass

Posted: 10 Dec 2009 01:18 AM PST

SATU lagi minuman favorit yang patut Anda tahu, yakni blue grass. Minuman dengan tampilan warna biru ini sangat cocok sebagai pelepas dahaga, karena bisa memberikan sensasi dingin saat meluncur di kerongkongan Anda.

Bahan-bahan:
Ginger infius 30 ml
Blue soda 50 ml
Lemon juice 30 ml
Dragon fruit juice (jus buah naga) 1 sdm
Mix fruit 1 sdm

Bahan-bahan ginger infius:
Jahe 250 gr
Air 0,5 liter
Sereh 2 batang
Gula 100 gr

Cara membuat ginger infius:
Rebus jahe, serai, dan gula hingga air menyusut setengah
Tiriskan

Cara membuat Blue Grass:
1. Sediakan gelas saji dan isi dengan es batu secukupnya.
2. Tambahkan mix fruit, ginger infius, lemon juice, dan blue soda.
3. Kemudian tuangkan dragon fruit juice di atasnya. Sajikan.

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Ladies Sunrise

Posted: 10 Dec 2009 01:08 AM PST

JANGAN mengaku sebagai pakar kuliner, jika Anda sendiri belum pernah minum ladies sunrise. Minuman kaya buah-buahan ini baik untuk kesehatan.

Bahan-bahan:
Granaldine sirup 50 ml (terdapat di swalayan)
Orange juice 70 ml
Lemon juice 30 ml
Fruit infius 20 ml
Es batu secukupnya

Bahan-bahan fruit infius:
Papaya 100 gr
Jeruk 100 gr
Semangka 100 gr
Nenas 100 gr

Garnish:

Apel
Jeruk

Cara membuat fruit infius:
1. Potong buah kecil-kecil kemudian rebus dalam 1 liter air.
2. Masak hingga airnya menyusut setengah. Tiriskan

Cara membuat ladies sunrise:
1. Sediakan gelas berukuran tinggi dan isi dengan es batu secukupnya.
2. Tuangkan granaldine sirup, fruit infius, orange juice, dan lemon juice. Sajikan

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Berburu "Berlian Putih" Pembangkit Gairah

Posted: 10 Dec 2009 12:49 AM PST

SIAPA tak kenal jamur? Selain enak dimakan, jenis jamur tertentu juga terasa mewah dan bergengsi karena harganya yang selangit. Truffel, baik white truffel maupun black truffel, terbilang jenis jamur langka dan mahal dengan kisaran harga Rp15 juta-Rp95 juta per kilogram.

Truffel ada yang tumbuh pada musim panas (summer truffel) atau musim dingin (winter truffel). Winter truffel biasanya "matang" pada akhir Agustus hingga Januari dan konon aromanya lebih tajam dibanding summer truffel. September hingga Desember adalah saat tepat bagi para pemburu truffel yang dikenal dengan sebutan trifolau untuk berburu white truffel di wilayah Piedmont, Italia. Kadang kala mereka bahkan mengadakan kontes berburu yang dapat menjadi bahan cerita seru sepanjang musim dingin.

Truffel hidup di dalam tanah atau tersembunyi di balik akar pohon besar seperti oak, hazel, atau poplar. Di Prancis dan Italia, perburuan truffel menjadi ajang bisnis menjanjikan. Hutan atau pedalaman dengan medan sulit dan gelap menjadi sasaran utama perburuan jamur unik ini. Perburuan biasanya dilakukan pada malam hari supaya lokasi tumbuhnya truffel dapat dirahasiakan.

Awalnya, hewan yang dimanfaatkan untuk berburu adalah babi betina karena bau menyengat yang dipancarkan jamur truffel konon mirip dengan babi jantan. Sayang, manakala jamur sudah ditemukan, si babi betina menjadi sulit dikendalikan dan malah ingin memakan jamur mahal ini. Itulah sebabnya banyak yang lantas beralih ke anjing yang telah dilatih untuk mengendus bau truffel dan tidak memakannya saat jamur itu ditemukan.

Secara umum, truffel berbentuk bulat, tapi tidak rata dan agak bergelombang, mirip tekstur batuan. Diameternya bisa mencapai 12 sentimeter dengan berat 500 gram atau kurang. Daging buahnya yang tebal disebut "gelba" dan terbungkus kulit tipis mirip kulit bengkuang atau kentang (disebut "peridium"). Warna dan struktur kulit dijadikan patokan dalam menentukan varian atau jenis truffel. White truffel asal Piedmont memiliki warna bervariasi, mulai putih dengan semburat merah muda hingga cokelat bersemu abu-abu, tergantung tipikal jamurnya dan dimana ia tumbuh.

Bentuk dan tekstur truffel juga ditentukan oleh tekstur tanah tempat ia tumbuh. Jika tanahnya lembek, jamurnya juga lembut. Sedangkan pada tanah yang padat, jamur yang hidup di dalamnya juga cenderung kasar dan berbonggol. Tak mengherankan karena truffel memang hidup sebagai "parasit" yang mengambil sari makanan dari tanah untuk memproduksi aroma, rasa, dan warna tertentu. Truffel yang tumbuh di bawah akar pohon oak konon beraroma lebih kuat, sementara yang hidup di bawah pohon linden dapat menghasilkan beragam aroma.

Terkait cita rasa truffel, banyak yang mengatakan mirip perpaduan bawang putih dengan aroma tajam jamur dan tanah. Memang agak sulit mendeskripsikannya, seperti halnya saat baru turun hujan, Anda akan mencium bau tanah yang khas, bukan? Nah, dalam truffel juga terselip" cita rasa dan bau tanah" yang khas.

Orang Yunani dan Romawi menganggap aroma truffel sebagai pembangkit gairah. Rossini, seorang "ahli" truffel, menyebut white truffel sebagai "the Mozart of nushrooms", sementara Byron juga senantiasa menaruh truffel di atas meja kerjanya yang diyakini dapat merangsang kreativitas.

Terdapat hampir tiga lusin jenis jamur truffel , dengan ukuran mulai sebesar biji kenari hingga apel. Jajaran truffel populer adalah white truffel dari Italia, black truffel Prancis, summer black truffel, dan paling jarang adalah white truffel. Tak heran bila orang menjulukinya "berlian putih" (white diamond). Secara umum, makanan yang dicampur truffel paling mahal di dunia. Pada abad ke-18, gastronom Prancis Brillat-Savarin, juga menyebut truffel sebagai "berlian di dapur".

Di kalangan pencinta kuliner dunia, truffel menjadi incaran karena keunikannya dan terlebih jamur ini tak bisa setiap saat dinikmati. Truffel umumnya tidak dimasak, hanya diserut tipis-tippis di atas makanan seperti pasta, salad, dan omelet. Bisa juga di atas sesuatu yang creamy seperti saus, fondue, atau pizza.

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Percampuran Kuliner Betawi

Posted: 10 Dec 2009 12:42 AM PST

KALAU kita berbicara mengenai kuliner Betawi, tidak akan ada habisnya. Dari kuliner Betawi yang sudah tercampur peranakan China, Arab, dan Belanda. Belum lagi Betawi dengan Kota Jakartanya yang menjadi ibu kota Indonesia. Hampir semua suku ada di Jakarta sehingga menambah khazanah kuliner Betawi.

Cita rasa masakan Betawi yang menonjol adalah gurih dan sedap. Walaupun banyak jenis masakan masuk ke Jakarta, masakan Betawi mempunyai ciri khas turun-temurun. Kebanyakan orang Betawi sangat gemar dengan masakan nenek moyang sehingga banyak sekali masakan Betawi yang masih bertahan, bahkan berkibar dan menjadi salah satu simbol budayanya.

Salah satu simbol budaya Betawi di Pekan Raya Jakarta. Di samping ingin melihat pameran di dalamnya, di sana secara spontan kita juga pasti akan teringat pada kuliner Betawi. Seperti kerak telor, ketoprak, asinan, laksa, dan sebagainya. Masih banyak lagi masakan Betawi yang populer dan terpengaruh dari letaknya.

Sebagai contoh soto betawi yang ada di kawasan Jakarta Pusat dan sekitarnya. Soto betawi banyak yang berwarna putih ke kuning-kuningan dengan aroma yang tidak kalah harum dan lezat. Sementara, di wilayah Jakarta Selatan dan sekitarnya, umumnya soto betawi berwarna sedikit kemerahan, bahkan ada yang sedikit kekuningan. Namun, nenek kita dahulu menciptakan soto betawi dengan aroma, rasa, dan kelezatan yang setara. Ada juga masakan Betawi yang terpengaruh masakan pendatang, seperti soto mi, asinan, kueku, kue pepe (China), nasi briani, nasi goreng kambing, sate kebeb, martabak (Arab), dan risoles, bluder tape, bubur ase (Belanda).

Kita bisa sedikit melihat tampilan menu di atas dengan gambaran keterampilan memasak setelah terjadi perubahan. Misalkan dari China, mi yang diproduk dengan bumbu Betawi dan dihidangkan dengan kuah kaldu khas Betawi menjadi soto mi.

Makanan Arab bermula dari banyaknya saudagar Arab yang keluar masuk Jakarta. Ciri masakan mereka yakni menggunakan banyak rempah dan sudah tercampur dengan masakan khas Betawi.

fivefilters.org featured article: Normalising the crime of the century by John Pilger



image

Tidak ada komentar: