Senin, 07 Desember 2009

“Kerang Kampak Tim Bawang Putih” plus 4 more

“Kerang Kampak Tim Bawang Putih” plus 4 more


Kerang Kampak Tim Bawang Putih

Posted: 07 Dec 2009 02:35 AM PST

BERSIAPLAH menikmati menu kerang. Kini, kerang yang dikukus dengan bawang putih bisa disajikan langsung di atas cangkangnya yang lebar seperti kipas. Bagaimana cara pembuatannya?

Bahan:
3 ekor kerang kampak
5 siung bawang putih, cincang
1 ikat daun bawang, cincang kasar
Cabai rawit secukupnya

Bahan kecap tim, campurkan dan didihkan:
Kikoman
Gula batu
Kari ayam bubuk
Minyak wijen

Cara membuat:
1. Buka kulit kerang, bersihkan isi beserta cangkangnya (biarkan kerang tetap melekat di cangkang dalam kondisi terbuka).
2. Kukus (steam) hingga matang. Angkat, siram dengan kecap tim, tambahkan daun bawang dan cabai iris.
3. Sajikan selagi hangat.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Udang Goreng Panir

Posted: 07 Dec 2009 02:27 AM PST

UDANG bisa diolah menjadi berbagai macam makanan rumahan. Kali ini, Anda bisa menggoreng udang dengan tepung panir. Hasilnya, lezat dan nikmat.

Bahan:
12 ekor udang peci segar
Tepung panir secukupnya
1 butir telur ayam
Minyak sayur

Bahan bumbu:
5 siung bawang putih, cincang halus
1 sdt angchiu (sejenis arak cina)
1 sdt minyak wijen
Garam dan lada secukupnya

Cara membuat:
1. Kupas udang, belah punggungnya, cuci bersih. Sisihkan.
2. Campurkan semua bahan bumbu ke udang. Aduk merata hingga meresap ke daging udang.
3. Kocok telur, lalu celupkan udang satu persatu ke dalam telur. Angkat, gulingkan udang di atas tepung panir, kemudian goreng hingga matang dan keemasan.
4. Sajikan dengan saus sambal.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Sajian Priangan di Ibukota

Posted: 06 Dec 2009 06:58 PM PST

ATMOSFER dan cita rasa hidangan sunda pedesaan berpadu di Bumbu Desa Kedai. Restoran khas Sunda asal Bandung ini tak hanya menjual makanan, juga budaya sunda yang ditampilkan lewat dekorasi interior, musik instrumental pengiring, hingga kostum dan bahasa sapaan para pelayan.

Dengan pelayanan semi prasmanan, pengunjung bisa melihat dan memilih langsung jajaran masakan di meja prasmanan. Antara lain karedok, sayur asem, aneka tumisan, gorengan dan perkedel, pepes ikan, cumi, udang, ikan lele, ikan mas, dan tak ketinggalan menu yang hampir pasti ditemui di rumah makan sunda: ikan gurame.

Aneka olahan ayam juga tersedia cukup lengkap di restoran yang beralamat di Jalan Cikini Raya Nomor 72, Jakarta Pusat, ini yakni ayam laos (asin), ayam kecap (manis), ayam bumbu desa (gurih), ayam ijo (pedas), ayam bakar.

Di seberang meja prasmanan, pengunjung bisa mengambil lalapan gratis beserta 4 pilihan sambal: sambal goreng, sambal dadak alias sambal mentah (ini yang paling pedas), sambal oncom, sambal tomat ijo.

Semua item menu sudah dilabeli dengan nama masing-masing, sehingga diharapkan pengunjung tahu bagaimana wujud tumis genjer, leunca, tutut, ikan paray, udang rarong, yang mungkin saja selama ini masih asing di telinga mereka. Udang rarong dan ikan paray yang ada di kedai ini konon didatangkan langsung dari Garut dan Tasikmalaya.

Salah satu menu andalan adalah gurame cobek, yakni ikan gurame goreng yang disiram sambal cobek. Sambal ini tidak pedas dan rasanya cukup unik, ada manis, gurih dan sedikit asam. Bila dirasakan, keunikan bersumber dari campuran jahe, kencur dan kemiri.

Menu pilihan lain yang mungkin masih jarang ditemui antara lain tumis bunga pepaya (rasanya gurih tapi sedikit pahit), juga tutut yang merupakan sejenis keong kecil yang hidup di sawah. Tutut yang sudah diolah umumnya disajikan tanpa nasi, semacam "camilan" saja. Cara menyantapnya pun cukup unik, tinggal dihisap atau dicungkil dagingnya dengan tusuk gigi. Cobalah juga pepes nasi bakar yang harum, serta oncom dadu kering nan gurih.

Sementara itu, untuk minuman tersedia es kopyor, es kopyor jeruk, es kelapa muda, serta es goyobod asal garut. Goyobod merupakan campuran hunkwe dan tepung aci, yang kemudian dipotong kotak. Untuk membuat segelas es goyobod, ditambahkan bahan gula merah, roti, sekoteng, biji selasih, es serut serta sedikit susu.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Santap Seafood, Karaoke, Berfoto di Minibar

Posted: 06 Dec 2009 06:42 PM PST

MESKI mematok harga kaki lima, restoran ini menyediakan aneka seafood yang lengkap seperti kepiting jumbo, lobster, dan kerapu lodi. Selain bersantap, pengunjung juga bisa berkaraoke.

Anda hobi menyantap seafood? Silakan bertandang ke kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara. Letaknya yang berdekatan dengan laut Ancol menjadikan kawasan ini ramai dengan restoran seafood ataupun warung tenda seafood kaki lima yang beroperasi pada sore hingga malam hari.

Nah, restoran Kampung Nelayan yang berlokasi tepat di seberang Mangga Dua Square memiliki dua karakteristik restoran sekaligus warung tenda. Jika Anda datang pada siang hari, pukul 11.00-14.00 WIB, restoran dua lantai ini tampak seperti ruko biasa yang bersebelahan dengan Dharma Audio, toko peranti audio.

Adapun sore hari mulai pukul 17.00-23.30 WIB, area pelataran restoran dipenuhi meja dan kursi pengunjung. Di area luar ini terdapat "pasar ikan" dengan enam akuarium berisi ragam hewan laut yang masih hidup, di antaranya aneka udang (udang zebra, ronggeng, lobster) dan aneka ikan seperti kakap, bawal bintang, serta kerapu (kerapu macan, lumpur, lodi). Disebut kerapu macan karena kulitnya yang bertutul-tutul seperti macan tutul. Ada pula jenis keong dengan cangkang semacam ini.

Pemilik Kampung Nelayan, Suryani Halim, menjamin kesegaran sajian laut di restoran yang bulan ini berumur tiga tahun itu. "Kami tidak mau memakai ikan beku. Kalau yang segar atau hidup rasanya juga beda," ujarnya.

Kendati konsep awalnya adalah restoran kaki lima, Suryani juga menawarkan jenis seafood ala hotel bintang lima semisal lobster. Untuk kepiting, wanita yang akrab disapa Yani itu memilih ukuran besar, sekitar 6-8 ons untuk kepiting jumbo atau di atas 4 ons untuk kepiting telur. Kerapu lodi juga tergolong mahal, harganya sekitar Rp30.000 per ons atau nyaris Rp100.000 per ekor.

"Tamu asing biasanya banyak yang pesan lobster, biasanya dipanggang. Mereka bisa dapat harga lebih murah dibanding di hotel," tukasnya.

Salah satu menu khas yang direkomendasikan Yani adalah kepiting jumbo saus kampung nelayan. Olahan kepitingnya sih biasa. Yang beda tentu sausnya yang diolah dengan campuran susu cair. Rasanya gurih dengan selipan pedas dari irisan cabai rawit. Menu ini juga "beda" karena disandingkan dengan roti tawar yang cara menyantapnya dengan mencolekkan potongan roti tawar ke saus tersebut.

Scallop (kerang) yang dikukus dengan bawang putih juga unik karena disajikan langsung di atas cangkangnya yang lebar seperti kipas. Pilihan lainnya adalah cumi telur bakar bumbu tomat dan cumi goreng tepung favorit anak-anak. Bagi yang ingin sekadar ngemil, pesan saja tahu seafood yang gurih dan nikmat disantap hangat.

"Tahu ini di dalamnya berisi udang dengan campuran sayuran seperti wortel, bengkuang, dan jamur syoko. Cara menyantapnya dengan cara dicocol ke saus sambal," ujar staf operasional Kampung Nelayan, Nurhadi.

Selain bersantap, pengunjung yang ingin melakukan meeting atau sekadar pesta kecil dapat memesan ruang VIP di lantai dua. "Ada tiga ruang VIP, paling besar adalah VIP 1 yang berkapasitas 25 orang dan dilengkapi fasilitas karaoke," jelasYani.

Satu lagi yang unik, yakni keberadaan minibar dengan dinding bertekstur guratan kayu sehingga terkesan bergaya Amerika klasik. Sejumlah botol wine dipajang di beberapa sudut minibar sederhana ini.

"Minibar ini fungsinya lebih pada fasilitas untuk menaruh minuman semisal saat ada pesta. Banyak juga pengunjung yang berfoto di depannya," pungkas Yani.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Kepiting Saos Kampung Nelayan

Posted: 06 Dec 2009 06:11 PM PST

SETIAP restoran seafood selalu menawarkan menu andalan kepiting. Namun, kepiting dari restoran Kampung Melayu, di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara, punya cita rasa unik. Yuk, intip cara pembuatannya!

Bahan:
1 ekor kepiting jumbo
300 ml susu cair segar
1 sdm sagu
Roti tawar

Bahan bumbu:
2 siung bawang merah, iris
1 sdm gula pasir
Cabai rawit secukupnya, potong kecil-kecil
Daun bawang secukupnya, potong
Minyak sayur

Cara memasak:
1. Potong kepiting jadi beberapa bagian, cuci bersih, lalu kukus hingga matang. Angkat, sisihkan.

2. Tumis bawang merah sampai harum, masukkan semua bahan bumbu lainnya, terakhir tuang susu cair dan sagu. Aduk hingga kuah agak mengental, lalu masukkan kepiting. Aduk sejenak. Angkat.

3. Tuang kepiting beserta kuah saosnya. Sajikan bersama roti tawar.

This content has passed through fivefilters.org.



image

Tidak ada komentar: