Kamis, 03 Desember 2009

Sensasi Kelezatan Pizza Klasik Italia pasti siip

Sensasi Kelezatan Pizza Klasik Italia pasti siip


Sensasi Kelezatan Pizza Klasik Italia

Posted: 03 Dec 2009 12:37 AM PST

PIZZA bisa menjadi makanan yang mengenyangkan atau sekadar pelengkap saat ngobrol bersama keluarga. Pizza memberi banyak variasi rasa yang membuat jutaan konsumen selalu tergiur untuk menikmatinya.

Di negara asalnya, Italia, pizza dinikmati penduduk sebagai makanan harian, seperti halnya makanan lain semisal spageti, lasagna, dan makaroni. Sementara di Indonesia, sejenis roti yang dipanggang di oven dengan bentuk bulat dan permukaan atasnya bundar ini hanyalah menu selingan tapi tidak pernah membosankan.

Pasalnya, topping pizza mempunyai segudang variasi. Pizza klasik Italia memiliki keunikan dibandingkan pizza dari negara lain. Pizza Italia mempunyai bentuk tipis, sedangkan pada bagian sisinya memiliki tekstur yang kering.

Cara membuat pizza Italia juga unik dan sangat tradisional. Anda ingin mencicipinya? Pisa Cafe and Resto yang berlokasi di Jalan Mahakam 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyediakan jenis pizza ini. Menurut Putri Poedyarto, marketing manager PT Boga Rahardjo Adipratama selaku franchisor Pisa Cafe and Resto, sensasi kelezatan pizza ala Pisa Cafe berbeda dengan pizza Italia lainnya. Pizza di sini juga dimasak menggunakan tungku api.

"Karena tempat kami menyajikan konsep menu Italia, kami pun menyediakan kelezatan pizza klasik khas Italia yang tipis dan renyah. Yang pasti lagi, pizza dimasak di tungku api," tandas Putri.

Tungku api ini mengadaptasi konsep asli wadah memasak pizza di Italia.Tungku ini konon ikut memengaruhi cita rasa pizza. Kayu yang dipilih pun tidak sembarangan. Seluruh kayu harus berasal dari pohon buah-buahan, karena itu memengaruhi aroma yang akan menambah kelezatan rasa pizza. Selain itu, kayu dari pohon buah-buahan juga tahan panas lebih lama.

"Pizza yang dimasak di tungku api bakal menghasilkan tekstur garing yang pas.Hanya dalam waktu 10 menit, jadi. Berbeda dengan pizza yang dimasak di oven," timpal Andi Maulana, salah seorang koki di Pisa Cafe and Resto.

Salah satu menu pizza yang menjadi favorit di sini adalah pizza boulevard. Pizza ini "mengandung" potongan keju, daging ayam suwir, saus tomat, serta jamur dengan sentuhan akhir berupa balutan mayones. Mayones inilah yang "menyumbang" rasa gurih, asin, dan sedikit asam pada pizza. Penggunaan semua warna paprika, yaitu merah, hijau, dan kuning, juga ikut mempercantik tampilan pizza boulevard.

"Pizza yang dimasak di sini memiliki rasa yang sedikit berbeda karena dimasak menggunakan tungku api.Ambil contoh pizza boulevard, di mana rasa dan aroma yang dihasilkan menambah lezat pizza ini," tutur Andi.

Pisa Cafe and Resto yang berdiri sejak 2005 juga memiliki menu pasta yang jadi favorit konsumen. Namanya fettucine alfredo yang memakai bahan baku daging sapi asap, ayam fillet, dan krim saus. Pasta kemudian disajikan di atas piring berlogo khas Pisa Cafe,yaitu Mr Bavoo, yang artinya Tuan Kumis. Adapun sebutan pasta ini diambil dari nama salah satu restoran Italia di Roma yang berdiri sejak 1914.

Menurut Floor Supervisor Pisa Cafe and Resto Restu Sucahyo, selain memiliki masakan unggulan khas Italia, kafe ini juga menyajikan beberapa menu Asia.Produk andalan lainnya adalah es krim ala Italia yang umum disebut gelato.

"Gelato berbeda dengan es krim biasa. Gelato memiliki kadar susu yang lebih banyak namun low fat. Es krim ini aman untuk anak-anak dan para ibu yang sedang diet. Menu ini bahkan aman untuk orang sakit," beber Restu.

Gelato di Pisa Cafe tersedia dalam 20 pilihan rasa. Namun, per hari disajikan hanya 13 rasa. Salah satu yang jadi unggulan yakni fragola royale, double ice cream gelato yang disajikan bersama buah stroberi segar. Bukan hanya menu yang berkonsep Italia, interior kafe pun didesain dengan nuansa khas Italia. Salah satunya bisa dilihat pada dinding bergambar Menara Pisa yang terletak di lantai dua, juga lukisan serta lampu. (Koran SI/Koran SI/nsa)


This content has passed through fivefilters.org.



image

Tidak ada komentar: