Selasa, 26 Januari 2010

“Chatterbox dalam Tampilan Baru” plus 2 more

“Chatterbox dalam Tampilan Baru” plus 2 more


Chatterbox dalam Tampilan Baru

Posted: 26 Jan 2010 12:31 AM PST

MENJADI berbeda di umur yang bertambah pasti menjadi harapan siapa saja. Termasuk Chatterbox, resto yang berdiri sejak 21 tahun lalu dan telah mengubah konsepnya menjadi lebih segar.

Resto yang dikelola PT Sari Boga Lestari ini menyajikan beragam menu Asia dan modern untuk para langganan. Dan di umur yang baru kali ini, Chatterbox coba menghadirkan konsep baru dengan tetap meningkatkan kualitas, rasa, srta pelayanannya.

Konsep dan identitas baru yang diusung Chatterbox bisa dilihat dalam berbagai elemen restoran, di antaranya melalui logo, peralatan makan, menu, dan seragam pramusaji. Logo Chatterbox kini menjadi lebih sederhana namun tampak segar dengan mempertahankan warna putih dan oranye sebagai ikon warna Chatterbox.

Menurut General Manager Chatterbox Eric, unsur baru tersebut menggabungkan sinergi dua hal: makanan dan desain. Chatterbox pertama kali dibuka pada 1988 di Hayam Wuruk Plaza dan berdiri hingga 1990. Sejak 2004, Chatterbox hadir disejumlah pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta.

"Keputusan re-branding ini diambil untuk mengingatkan para customer agar dapat mengenali produk baru makanan dan minuman dari Chatterbox," kata Eric dalam acara Chatterbox Re-Branding di Sogo Plaza Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Chatterbox mengawali promosinya dengan menghadirkan menu andalan chat with chaw kway teaw, walking hainan chicken rice, dan kwek kwek ducklicious noodle.

Selain menawarkan konsep desain dan menu baru, Chatterbox juga memperkenalkan executive chef baru bernama George Lee yang memiliki pengalaman 18 tahun di bidang kuliner.
(Koran SI/Koran SI/nsa)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Membuat Piza

Posted: 26 Jan 2010 12:07 AM PST

ANDA penggemar masakan Italia seperti piza? Bila ya, tentu Anda senang menjadikan piza sebagai menu favorit keluarga. Namun, bagaimana dengan proses membuatnya?

Menjawab kebutuhan itu, kami memaparkan cara mudah membuat piza di rumah. Yuk, simak:

1. Buat adonan. Komponen yang diperlukan untuk membuat piza besar tentu saja adonan. Adonan piza terdiri dari hanya sedikit bahan: tepung, air, ragi, garam, dan mungkin gula, minyak, serta rempah-rempah. Bahan-bahan harus dicampur bersama-sama, diremas, dan ditangani dengan benar.

2. Saus yang sempurna. Setelah adonan dibuat, saus piza yang baik harus dikembangkan. Membuat saus piza dengan tangan tidak sesulit kelilhatannya dan akan memberi Anda saus yang jauh lebih baik. Sangat dianjurkan tomat segar, atau dengan menggunakan pasta tomat kalengan.

3. Variasi keju. Komponen berikutnya dari pembuatan piza tentu saja keju. Ada berbagai varietas dan jenis keju di dunia saat ini. Mendapatkan campuran keju yang tepat untuk piza cukup sulit. Oleh karena itu, pilihlah keju yang standar, misalnya mozarella.

4. Pemilihan topping. Setelah keju, topping harus dipilih. Pilih topping sesuai selera Anda.

5. Umumnya topping yang banyak digunakan adalah paprika, daging, dan jenis sayuran lainnya
(Koran SI/Koran SI/nsa)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Kenali Hot Plate

Posted: 25 Jan 2010 11:57 PM PST

HOT Plate merupakan istilah untuk wadah tebal berbentuk piringan besi yang dilengkapi dengan alas kayu sebagai dudukan. Alas kayu ini berfungsi agar panas dari hot plate tidak merusak meja saat bersentuhan.

Hot plate hanya berfungsi sebagai wadah saji dan bukan untuk memasak. Hidangan steik atau tumisan yang baru matang, agar tetap panas, bisa dituang di atas piringan besi ini.

Selain itu, hot plate juga bisa digunakan untuk wadah olahan berbagai makanan, mulai nasi, mi, sampai hidangan pencuci mulut semisal brownies. Jangan kaget jika keluar kepulan asap dari piringan besi ini. Hal itu bertanda piringan besi benar-benar panas.

Maka itu, jangan sekali-kali Anda menyentuh piringan besi ini ketika sedang digunakan. Jika ingin mengangkatnya, pegang besi yang melingkar di atas piringan sebagai pegangan atau pegang alasnya.

Untuk menggunakan hot plate, panaskan terlebih dahulu hot plate di atas api atau panggang dalam oven panas per suhu 80 derajat Celsius selama 20 menit, hingga betul-betul panas.

Ada teknik khusus yang perlu dicerna dalam merawat hot plate agar tetap awet. Saat mencucinya setelah digunakan, sebaiknya memakai sabun dan air hangat agar sisa lemak yang menempel lebih cepat larut. Kemudian, gosok dengan sikat berbulu halus agar permukaan hot plate tidak tergores. Tiriskan dan seka dengan lap kering untuk menghindari karat.

Selain hot plate, ada istilah lainnya dikenal dengan sebutan hot stone. Benda ini terbuat dari jenis batuan gunung atau batu vulkanik. Hot stone biasa dipergunakan untuk memasak. Teknik ini umum dipakai di restoran-restoran besar. Sebab, agak sulit untuk diterapkan di rumah tangga karena jenis batuan ini terbatas dan harganya pun cukup mahal.
(Koran SI/Koran SI/nsa)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: