Rabu, 20 Januari 2010

“Makanan Organik Pilihan Aman” plus 4 more

“Makanan Organik Pilihan Aman” plus 4 more


Makanan Organik Pilihan Aman

Posted: 20 Jan 2010 01:53 AM PST

TERKADANG, hadirnya beragam pilihan jenis makanan yang berlimpah membuat bingung para ibu. Apalagi ditambah dengan merebaknya makanan organik. Memang beberapa tahun belakangan, makanan organik menarik banyak perhatian konsumen.

Banyak konsumen mempertanyakan berbagai hal seputar makanan organik lebih jeli dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seperti, "Apakah semua makanan organik lebih baik daripada makanan yang tumbuh secara tradisional? Jika tidak, makanan nonorganik apa yang cukup baik dibeli dan dikonsumsi?

Meski makanan organik dikenal lebih baik dalam memelihara kesehatan, dan juga berdampak ramah lingkungan, tapi masih terdapat ruang bagi para ahli untuk memperdebatkannya. Kini, konsumen berbondong-bondong membeli makanan organik, tetapi apakah itu keputusan terbaik? Sebab, terkadang wanita melewati label produk sebelum memutuskan untuk membeli atau menaruhnya lagi di rak swalayan.

Buah-buahan organik umumnya lebih disukai oleh mereka yang sadar lingkungan dan kesehatan. Namun, Anda mungkin akan terkejut saat tahu betapa produsen lokal telah begitu berkembang karena memproduksi panganan yang baik untuk lingkungan dan kesehatan.

Seperti dikutip dari Carefair, Rabu (20/1/2010), buah ceri dan stroberi yang tumbuh secara nonorganik di area lokal, tidak buruk bagi kesehatan Anda. Ceri dan stroberi lokal cenderung segar dan lebih berkualitas karena mereka tidak perlu melewati perjalanan jauh hingga sampai ke toko. Sementara ceri dan stroberi organik cenderung dibawa dari tempat yang cukup jauh hingga buah-buahan tersebut kehilangan kesegarannya ketika sampai di rak-rak toko.

Untuk buah-buahan dan sayuran lainnya, seperti alpukat, pisang, mangga, kiwi, pepaya, nanas, jagung, dan bawang, ada baiknya Anda memilih produk organik yang diproduksi lokal. Apa yang membuat produk organik lebih baik daripada buah serta sayuran berkulit tebal? Rahasianya ada pada pestisida.

Bukanlah rahasia bahwa tanaman yang tumbuh secara tradisional diobati dengan pestisida berbahaya. Parahnya, ketebalan kulit buah-buahan dan sayuran tertentu tetap tak bisa membendung pestisida hingga bisa masuk. Walaupun tidak mungkin 100 persen bebas pestisida, tapi paling tidak Anda mengonsumsi lebih sedikit bahan beracun bagi tubuh.

Begitu halnya dengan susu. Bila Anda pecinta susu, sepatutnya Anda lebih jeli memilih konsumsi susu untuk keluarga. Sebab, susu organik dan susu yang berasal dari hewan ternak (nonorganik) memiliki dampak yang berbeda pada kesehatan.

Susu nonorganik berasal dari sapi yang sering diberi hormon pertumbuhan, yang dikenal sebagai hormon pertumbuhan rekombinan daging sapi (rBGH). Tujuannya untuk membuat sapi menghasilkan lebih banyak susu.

Beberapa orang mengatakan bahwa rBGH dalam susu berbahaya bagi kesehatan manusia. Meskipun masalah ini masih diperdebatkan, Anda punya pilihan untuk bermain aman dengan menyajikan susu organik ataupun susu bebas rBGH untuk keluarga, terutama si kecil.

Jika Anda tidak mampu membeli susu organik bermerek karena harganya selangit, tak usah khawatir. Cari saja susu organik yang sama-sama memiliki khasiat baik untuk tubuh namun rendah lemak. Apa itu? Susu skim atau susu kedelai.
(ftr)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

5 Jenis Makanan Terbaik untuk Kesehatan

Posted: 20 Jan 2010 01:43 AM PST


Keripik kentang, burger, dan pizza memberikan rasa yang luar biasa saat disantap. Tapi jenis makanan seperti ini sudah tentu bisa menambah berat badan.

Cerdas memilih makanan sehat juga membantu kulit Anda menjadi lebih bersinar. Menyimak deretan makanan sehat bagi tubuh, Carefair menjelaskan ada lima makanan yang wajib Anda konsumsi.

Kedelai

Kedelai merupakan makanan yang sangat baik membantu Anda menjaga tubuh tetap sehat. Terkenal karena kemampuannya menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, mengurangi risiko osteoporosis, serta menurunkan risiko kanker payudara, dan juga penyakit jantung. Anda dapat menemukan kedelai pada berbagai jenis makanan dan tidak hanya pada tahu saja. Tetapi bisa ditemukan di dalam kacang-kacangan dan bahkan burger. Burger kedelai sangat bagus bagi kesehatan. Saat mengonsumsinya bisa dipadukan dengan roti gandum dan daun selada, serta tomat.

Roti gandum

Banyak orang beranggapan bahwa roti tidak baik bagi tubuh. Namun, roti yang dibicarakan di sini adalah roti gandum. Produk gandum yang dikemas penuh dengan serat ini membantu sistem pencernaan. Oleh karena itu, pastikan roti gandum menjadi salah satu jenis makanan yang Anda konsumsi. Manfaat lain yang bisa Anda petik dari mengonsumsi gandum adalah dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

Ikan

Ikan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Pasalnya, kandungan asam lemak Omega 3 yang terdapat di dalamnya terbilang sangat baik untuk kesehatan, juga untuk rambut, kulit, dan kuku. Mengonsumsi minyak ikan dapat menghindarkan Anda dari risiko penyakit jantung dan kanker payudara.


Beras merah

Beras merah memberikan manfaat jauh lebih banyak daripada beras putih bagi kesehatan tubuh. Beras merah mengandung vitamin B1 dan B3, serta asam folat. Dikenal sangat baik untuk melepaskan glukosa ke dalam aliran darah secara bertahap. Ini juga merupakan makanan yang sangat ampuh untuk membantu mengalahkan depresi.

Salad

Salad memiliki khasiat khusus untuk kesehatan tubuh. Kandungan gizinya terdiri dari vitamin C, E, B6, dan asam volat berkadar tinggi yang ampuh meningkatkan sistem imun, menekan risiko obesitas, penyakit jantung, serta penyakit kronis lainnya. Salad juga terbilang bagus untuk para ibu hamil.

Mengonsumsi salad 1 porsi sehari cukup bagus untuk kesehatan. Selain itu, wortel parut yang ditambahkan dalam salad memiliki kandungan antioksidan yang membantu Anda terlihat sehat dan awet muda.
(tty)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

4 Makanan untuk Stop Merokok

Posted: 19 Jan 2010 11:26 PM PST

PASANGAN Anda tengah mencoba berbagai cara untuk menghentikan kebiasaan merokok. Anda tentu bisa melihat betapa sulitnya ia berusaha. Sebagai pasangan, Anda ingin sekali membantunya keluar dari "belenggu" itu.

Untuk tujuan tersebut, ada beberapa sumber makanan yang patut dikonsumsi pasangan. Menurut kajian yang dikeluarkan oleh Duke University, empat makanan berikut membuat cita rasa rokok jadi tidak enak di lidah, yakni:

1. Buah-buahan

2. Sayuran

3. Produk olahan susu

4. Minuman non-karbonasi, seperti air putih dan jus buah

Sementara itu, seperti dikutip Eatingwell, jauhi jenis makanan, seperti daging, kopi, dan minuman beralkohol karena membuat cita rasa rokok menjadi lebih nikmat. Sebenarnya, para peneliti tak bisa menjelaskan alasannya mengapa makanan tersebut menjadikan rokok terasa lebih baik di lidah.

Tapi, mereka menduga karena makanan-makanan tersebut bisa mengubah produksi air liur dan untuk sementara waktu mengubah cita rasa dengan cara tertentu hingga akhirnya membuat rokok makin atau kurang enak.(ftr)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tahu Kupat

Posted: 19 Jan 2010 11:10 PM PST

KEDELAI identik dengan tahu. Padahal, kacang kedelai juga menjadi makanan penuh nutrisi untuk kecantikan kulit.

Pasalnya, kandungan minyak, protein, vitamin, dan mineral dari jenis kacang-kacangan tersebut dapat membuat kulit senantiasa terawat. Jadi, bukan hanya mengeyangkan, konsumsi tahu juga bisa membuat kulit makin cantik.

Bosan dengan hidangan tahu yang itu-itu saja, Anda bisa mengolah menu lain dari bahan utama tahu. Makanan istimewa ini adalah kupat tahu. Mau tahu cara pembuatannya?

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Makanan Sebagai Cerminan Diri

Posted: 19 Jan 2010 10:59 PM PST

BIASANYA, aksesori penunjang penampilan selalu dianggap sebagai cerminan diri. Padahal, asupan makanan yang dikonsumsi pun dapat merefleksikan diri sendiri. Kok bisa?

Makan tidak sekadar penghilang lapar, namun jika Anda pandai memilih, makanan dan minuman dapat berfungsi sebagai obat atau pencegah penyakit.

You are what you eat. Berangkat dari istilah inilah maka makanan dianggap sebagai cerminan diri, termasuk kesehatan tubuh. Anda bisa sakit akibat makanan yang dikonsumsi, tapi di sisi lain makanan juga bisa menjadi obat, setidaknya sebagai upaya pencegahan penyakit.

Anda mungkin pernah mendengar anjuran makan tomat untuk mencegah kanker, bawang putih untuk mencegah AIDS, atau minum jus buah supaya terhindar dari kepikunan, atau minimal memperlambatnya. Peran makanan dalam mencegah atau bahkan mengobati penyakit memang telah terbukti nyata melalui sejumlah riset.

Para ilmuwan meyakini, diet berkualitas dan seimbang adalah kunci hidup sehat. Selain itu, pemerintah di berbagai negara sejak beberapa tahun terakhir telah menyarankan masyarakat untuk menerapkan pola diet dengan lima porsi buah dan sayuran, juga produk susu, serta gandum. Sebaliknya, Anda harus kurangi mengonsumsi alkohol dan gula.

Seperti dilansir Google, Rabu (20/1/2010), para ilmuwan di Eropa menyimpulkan, mengonsumsi serat dari buah dan sayur dapat mengurangi risiko kanker usus besar (kolorektal). Buah juga diduga bermanfaat melindungi tubuh dari kanker paru. Sedangkan jika Anda ingin mencegah kanker prostat, maka mengonsumsi lima cangkir minuman teh hijau yang kaya kandungan katekin mampu menjadi jalan keluarnya.

Berbeda dengan lemak yang telah melalui pemrosesan sehingga menjadi lemak jahat atau disebut trans fat. Selain membahayakan sistem kardiovaskular, ternyata lemak juga dapat meningkatkan dua kali lipat risiko kanker payudara. Sementara kacang kedelai justru menurunkan tiga kali lipat risiko tersebut.

Meski begitu, mengonsumsi kacang kedelai yang kaya akan kandungan antioksidan juga dapat meningkatkan risiko infertilitas (ketidaksuburan). Sementara likopen, zat pigmen antioksidan berwarna merah cerah yang terdapat pada tomat dan buah berwarna merah lainnya juga diklaim sejumlah peneliti dapat mengurangi risiko kanker.

Nah, jika ada anggota keluarga Anda yang mengidap penyakit kepikunan (alzheimer), jus buah delima bisa dimasukkan dalam menu harian. Konon, khasiatnya sama dengan kandungan polifenol dalam segelas minuman anggur merah.

Seluruh jenis panganan tersebut telah dianggap dapat membantu kesehatan tubuh. Namun sayangnya, Badan Administrasi Makanan dan Obat Amerika (FDA) menepisnya dengan mengatakan bahwa belum ada cukup bukti yang bisa membenarkan klaim tersebut.

Di negeri maritim ini, mayoritas penduduknya menyukai ikan yang kaya asam lemak tak jenuh omega-3. Kabar buruknya, polusi menyebabkan badan ikan juga terakumulasi merkuri dan racun PCBs atau polychlorinated biphenyls.

Jadi, sebenarnya tidak ada makanan yang bagus atau jelek, semua tergantung pada Anda yang mengonsumsinya. Makan secara bijak dan sesuai porsi, bisa menjadi pedoman Anda untuk membuat tubuh senantiasa sehat dan bugar.
(nsa)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: