Selasa, 16 Februari 2010

“Bekal Lezat & Sehat untuk si Kecil” plus 2 more

“Bekal Lezat & Sehat untuk si Kecil” plus 2 more


Bekal Lezat & Sehat untuk si Kecil

Posted: 16 Feb 2010 12:01 AM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

PADA usia balita, anak-anak merasa begitu bahagia jika setiap hari menyantap menu yang sama, sandwich, misalnya. Namun setelah usia beranjak 6 tahun, mereka cenderung pintar memilih makanan apa yang ingin dilahapnya.

Memberikan kesempatan agar si kecil memilih makanan apa yang ingin dimakannya merupakan salah satu kebijaksanaan orangtua. Bukan berarti Anda membebaskan si kecil makan apapun yang diinginkannya. Biarkan ia memilih makanan favoritnya, tapi tetap dengan arahan dan bimbingan Anda. Pilihlah makanan yang mengandung protein, vitamin, dan mineral untuk mendukung pertumbuhannya.

Memilih telur rebus, potongan dada ayam, dan buah-buahan bisa menjadi solusi Anda untuk melengkapi bekal si kecil. Bila ia sangat menyukai bekal ke sekolah berupa roti, Anda dapat meracik sandwich penuh gizi berisi telur rebus serta potongan dada ayam. Sedangkan menyertakan buah dalam bekal anak, merupakan cara lain untuk mengarahkan si kecil menyenangi buah sebagai salah satu menu favoritnya.

Nah, jika ingin membawakan bekal lainnya yang termasuk makanan favorit si kecil, Anda bisa memodifikasi resep yang ada. Jika si kecil begitu menyukai berbagai hidangan pasta, Anda bisa mencoba resep pasta baru dengan saus pasta tuna.

Ajarkan si kecil untuk lebih menyukai ikan dengan modifikasi resep tersebut sehingga bila ia sudah terbiasa menyantap pasta dengan saus ikan, tak menutup kemungkinan ia dapat menyukai melahap ikan pada hidangan Anda yang lainnya. Sedangkan jika si kecil pecinta pizza, Anda bisa membuat pizza sendiri di rumah. Tak usah dengan topping yang beragam, Anda bisa memilih topping kesukaannya, dikombinasi dengan sayur mayur pilihan Anda.

Lewat trik di atas, Anda tetap bisa bernegosiasi dengan si kecil tentang makanan yang ingin dinikmatinya. Namun, tetap dalam rambu-rambu makanan bergizi dan tentu saja menyehatkan.
(ftr)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tinggal Pilih, Western atau Asia?

Posted: 15 Feb 2010 11:51 PM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

NANNINI Grill menghadirkan fusion food antara Asian, American, dan European food. Hal ini, menurut Sales & Marketing Manager Nannini Grill Restia Wulandari atau Wulan, dimaksudkan untuk memberi pilihan yang lebih banyak kepada para pengunjung sesuai selera pribadi.

"Karena kami berada di mal, jadi harus memikirkan banyak selera. Jadi, kalau pengunjung yang datang tidak suka masakan Italia, dia bisa mencoba menu Indonesia sehingga semua orang dapat menikmati makanan di sini," bebernya.

Untuk makanan yang di-grill, restoran ini menghadirkan beef short ribs yang sangat lezat. Daging ribs-nya juicy, lembut, tidak keras, dan dibakar dengan sempurna. Tambahan sayur dan mashed potatoes menjadikan masakan ini sempurna.

"Banyak yang mencoba makanan ini langsung ketagihan dan balik lagi," imbuh Wulan.

Tersedia pula tenderloin steak dan BBQ salmon yang tak kalah nikmat. Sedangkan pasta Italia yang menjadi andalan adalah nannini lasagna al forno yang dari taste, layer, serta slice dagingnya sangat berasa Italia. Sangat autentik!

Makanan Italia lain juga tersedia, di antaranya spaghetti aglio olio al tonno dan fettucini beef mushroom. Menu-menu tersebut dihidangkan dengan porsi besar yang tidak saja mengenyangkan, tapi juga bisa memberikan kepuasan bagi lidah Anda.

Nannini Grill menawarkan pula hidangan khas Tanah Air, seperti sup buntut, sup tekwan nannini, dan nasi goreng buntut. Memang dari segi rasa dan bahan-bahan pembuatnya tidak jauh berbeda dibandingkan restoran nusantara lain. Namun, Wulan meyakinkan bahwa penyajian menu di tempatnya istimewa.

Bahkan, sup buntut buatan Nannini Grill sudah menjadi perbincangan umum pencinta kuliner di Jakarta berkat kelezatannya. Bagaimana tidak enak? Daging buntut yang disajikan berasa empuk dan kenyal. Selain itu, sambal yang ditambahkan adalah sambal hijau. Jadi, pedasnya orisinal dan sesuai dengan lidah pencinta pedas.

Untuk dessert, restoran ini menyediakan tiramisu dan chocolate melt yang menjadi signature food di sini. Rasa kopi dalam tiramisu begitu terasa. Teksturnya yang lembut seperti meleleh dalam mulut. Sementara chocolate melt disajikan dengan es krim rasa vanila dan lime shot. Sponge cake cokelat diisi dengan cokelat cair hangat, sangat cocok untuk penggemar rasa manis. Apalagi ditambah es krim vanila yang bisa dibilang kontras dengan hangatnya cokelat.

"Nannini Grill memang menyajikan makanan lengkap mulai appetizer, main course, hingga dessert. Kami juga punya menu big bite burger ataupun traditional oxtail soup. Bahkan kami punya kids menu, paket menu arisan, dan menu buffet," terang Wulan.

Menu minuman di sini juga tak kalah nikmat. Restoran ini menyajikan berbagai jenis kopi mulai cappuccino, raspberry iced latte, strawberry mint coffee blend, hingga macademia ice blend. Ada lagi crazy apple mint, campuran apple juice dan soda, serta green peace yang berisi daun pokcay plus lime juice. Juga tersedia sejumlah rasa mocktail, smoothies, tea selection, dan juice.

Harga makanan di Nannini Grill berkisar antara Rp50 ribu-Rp90 ribu. Sedangkan untuk minuman dihargai mulai Rp16 ribu–Rp35 ribu. Nannini Grill juga menyediakan jasa katering untuk acara pernikahan, ulang tahun, serta untuk pertemuan-pertemuan lain dengan harga paket dan harga buffet yang terjangkau mulai Rp75 ribu-Rp125 ribu.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Fusion Food Berbalut Cita Rasa Italia

Posted: 15 Feb 2010 11:41 PM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

BAGI Anda yang sering menghabiskan waktu di Plaza Senayan, tentu sudah hafal dengan Nannini Grill. Salah satu restoran yang berdiri sejak pertama kali tempat gaul anak muda Jakarta itu dibuka.

Awalnya, restoran ini mengambil nama dari produsen kopi terkenal asal Italia, Alessandro Nannini. Namun seiring waktu berjalan, tepatnya semenjak 2006, restoran bergaya semi-bistro ini melakukan modernisasi dengan mengubah namanya menjadi Nannini Grill.

Hingga kini selama 15 tahun keberadaannya, Nannini Grill terus melakukan inovasi dan pembenahan baik dari segi desain interior maupun variasi masakan. Tidak heran, pelanggan restoran yang berada di lantai 3, Plaza Senayan, ini terus menggunung.

Sales & Marketing Manager Nannini Grill Restia Wulandari mengatakan, banyak pelanggan Nannini yang merupakan pengunjung lama sejak restoran ini dibuka. Begitu cintanya dengan Nannini Grill, mereka tidak pernah berpindah ke lain hati.

"Mereka tidak usah buka buku menu sudah tahu mau menikmati makanan apa di sini," ujar Wulan, panggilan akrab Restia Wulandari.

Dari segi desain interior, restoran ini tampil dengan warna putih segar dan tatanan lampu yang menarik. Ditambah sofa-sofa di sekitarnya yang nyaman, membuat restoran berkapasitas 80–100 orang ini mampu menunjukkan suasana eksklusif dan berkelas. Apalagi, ada jendela kaca yang dibalut gorden putih bersih yang sangat lebar, tepat menghadap ke jalan raya.

"Kalau sore hari gordennya bisa dibuka, sehingga ambiens jalanan Kota Jakarta dan gedung-gedung di sekitar Senayan bisa kelihatan. Indah sekali," imbuh Wulan.

Untuk mempertahankan sentuhan gaya klasik Italia, lanjut dia, di dalam restoran juga terpajang lukisan kubah bergaya Romawi klasik. Adapun di sudut lainnya terlihat wine racik, yang menyediakan beberapa pilihan anggur eksklusif yang akan membuat acara bersantap Anda semakin berkesan.

Wulan menuturkan, pelanggan terbanyak di tempatnya datang dari kalangan eksekutif muda dan keluarga. Tidak heran, karena target pasar Nannini Grill memang di sekitar level medium high.

"Saat weekdays biasanya pengunjung yang datang berusia 25–40 tahun. Sementara untuk weekend, kebanyakan keluarga. Mungkin karena tempatnya di mal juga," katanya.

Dalam satu hari, terang dia, Nannini Grill rata-rata bisa dikunjungi antara 250–400 orang. Restoran ini terbagi dalam dua area, yaitu area merokok dan bebas rokok. Area merokok ditempatkan di dalam restoran, sedangkan area bebas rokok ditempatkan di luar atau teras restoran.

Wulan mengatakan, tempatnya juga menerapkan konsep open plan kitchen, di mana pengunjung dapat dengan mudah melihat secara langsung para chef dalam membuat aneka jenis makanan.

"Pengunjung jadi merasa aman soal kebersihan maupun kesegaran bahan-bahan masakan di sini," katanya.

Nannini Grill, ujar Wulan, juga banyak dipesan untuk meeting group perayaan ulang tahun atau kegiatan konferensi pers. Tentu saja acara Anda semakin berkesan dan tidak terlupakan ketika dirayakan di tempat ini.

Sesuai dengan namanya, Nannini Grill mengkhususkan diri dalam grill items. Jenis makanannya, walaupun berbau-bau Italia, Nannini Grill tidak hanya menyajikan masakan Italia. Di sini terhidang pula makanan Indonesia dan Asia lain dengan cita rasa berbeda. Intinya fusion food, yaitu campuran antara Western dan tradisional.

Untuk makanan yang di-grill, patut dicoba beef short ribs, tenderloin steak, dan BBQ salmon. Sedangkan menu pasta Italia yang menjadi andalan adalah nannini lasagna al forno dan spaghetti aglio olio al tonno. Dijamin jika Anda sekali menikmatinya, besok-besok akan datang kembali.

Nannini Grill, terang Wulan, juga menawarkan hidangan khas Tanah Air seperti sup buntut, sup tekwan nannini, dan nasi goreng buntut. Untuk dessert, restoran ini menyediakan tiramisu dan chocolate melt yang menjadi signature food di sini.

"Tiramisu di sini menjadi favorit.Banyak yang suka dan pesan terus," katanya.

Di jajaran minuman, cicipilah hasil keahlian barista meracik berbagai jenis kopi mulai cappuccino, strawberry mint coffee blend, hingga macademia ice blend. Juga tersedia sejumlah rasa mocktail, seperti cray apple mint, smoothies, tea flavour (cold/hot), dan fresh juice. Semua minuman berasa segar dan diracik secara andal oleh koki Nannini Grill.

Wulan menuturkan, poin utama dari pelayanan di restoran yang buka Senin-Minggu pukul 10.00–22.00 WIB ini adalah memberi kepuasan 100 persen kepada konsumen yang datang. Dengan begitu, para pengunjung diharapkan dapat kembali lagi suatu waktu.

"Kuncinya bagaimana pengunjung bisa terkesan dan balik lagi. Ini memang tidak mudah," ujarnya.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: