Minggu, 14 Februari 2010

“Margarin, si Pelezat Masakan” plus 1 more

“Margarin, si Pelezat Masakan” plus 1 more


Margarin, si Pelezat Masakan

Posted: 14 Feb 2010 03:23 AM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.

MARGARIN adalah mentega buatan. Bisa dibuat dari minyak nabati ataupun minyak hewani. Bisa juga mengandung susu saringan, ragam, dan pengemulsi. Margarin mengandung lebih sedikit lemak daripada mentega, sehingga margarin banyak digunakan sebagai pengganti mentega. Ada juga margarin "rendah kalori" yang mengandung lemak yang lebih sedikit.

Margarin banyak dikemas ke dalam beberapa konsistensi pengemas. Margarin sedikitnya mengandung 80% lemak dari total beratnya. Sisanya (kurang lebih 17-18%) terdiri atas turunan susu skim, air, atau protein kedelai cair. Dan sisanya (1-3%) merupakan garam yang ditambahkan sebagai flavor, meskipun ada beberapa produk margarin tidak mencantumkan garam di label untuk alasan kesehatan.

Margarin berbeda dengan mentega. Mentega berasal dari lemak hewani, sedangkan margarin dari lemak tumbuh-tumbuhan. Sementara butter, yang dalam bahasa Portugis adalah manteiga alias mentega, berasal dari krim (susu). Biasanya kandungannya hanya krim dan garam (untuk salted butter). Karena bahan dasarnya disimpin di suhu ruang akan lumer. Jadi harus disimpan di lemari es.

Mentega yang terbuat dari lemak hewan biasanya mengandung lebih banyak lemak jenuh/saturated fats (66%) dibanding lemak tak jenuh/unsaturated fats (34%). Lemak jenuh ini biasanya berhubungan dengan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh.
(Koran SI/Koran SI/nsa)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Menjaga Kenikmatan Rasa Kopi

Posted: 13 Feb 2010 07:03 PM PST

Message from fivefilters.org: If you can, please donate to the full-text RSS service so we can continue developing it.


Patut diketahui, kesegaran kopi lama-kelamaan dapat menghilang karena faktor waktu, udara, kelembapan, suhu, panas dan cahaya, sehingga rasanya pun berubah. Oleh karena itu, diperlukan trik khusus agar kualitasnya tetap terjaga, antara lain dengan:

1. Simpan kopi di dalam tempat tertutup dan letakkan di tempat yang dingin dan kering, dengan suhu sekitar 50-70 derajat farenheit. Jangan menaruh di dekat kompor, oven atau daerah yang mungkin terkena sinar matahari dan lampu karena suhunya bisa saja terlalu panas dan mempengaruhi kualitas kopi. Sebaiknya, jangan menyimpan kopi kedalam freezer. Bila membeli dalam jumlah yang banyak, pisahkan sebagian kecil yang akan digunakan sehari-hari dan masukkan sisanya ke dalam plastik kedap udara dan simpan didalam freezer. Namun bila sekali lagi dikeluarkan dari freezer, jangan dimasukkan kembali karena perubahan suhu yang terjadi akan menimbulkan lembab sehingga mempengaruhi kualitas kopi. Segera letakkan kopi tersebut ditempat kering dan dingin. Biasakan membeli kopi hanya sebatas kebutuhan dalam seminggu atau 2 minggu. Dengan begini, Anda tidak perlu menyimpan kopi terlalu lama dan kesegarannya pun tetap terjaga.
 
2. Bila Anda menggunakan coffee maker, pastikan bahwa tempat tersebut bersih dari sisa-sisa kopi sebelumnya, karena hal itu dapat menimbulkan bau apek dan dapat mengubah rasa kopi. Untuk menikmati rasa dan aroma yang maksimal dari kopi, gunakanlah air yang berkualitas. Apabila air di rumah mengandung zat besi, gunakanlah penyaring air dan jangan menggunakan air sulingan karena dapat mengubah rasa kopi tersebut. Terakhir, gunakanlah air yang telah mendidih agar seluruh rasa kopi lebih tajam saat diminum. Tunggulah sekitar 30-60 detik sebelum menuangkannya ke dalam gelas. Kopi dapat diminum dalam keadaan hangat atau dingin. Tetapi untuk mendapatkan aroma dan rasa kopi yang pas, seduh 100 gram bubuk kopi dengan 150 cc air bersuhu 90 derajat Celsius. Hal ini berlaku untuk biang kopinya. Untuk mendapatkan kekentalan yang pas, silakan menambahkan air sesuai selera Anda.

3. Kopi boleh diminum dengan susu atau krim. Penambahan bahan lainnya tidak akan mengurangi manfaat kopi bagi tubuh. Sedangkan bagi Anda penikmat kopi seduh/tubruk, ada beberapa hal pula yang harus di lakukan agar citra rasa kopi yang akan Anda dapatkan semakin kuat. Gunakan air dengan kualitas yang terbaik, sebaiknya jangan menggunakan air tanah sebab air yang banyak mengandung zat besi akan mengubah cita-rasa kopi. Gunakan air yang benar-benar mendidih, langsung dituang ke kopi agar aroma kopi keluar lebih tajam saat diminum karena dengan sendirinya air panas tadi akan memasak serbuk kopi (cobalah dengar suara serbuk kopi yang sedang mendidih terkena air panas). Janganlah membuat kopi tubruk dengan air yang hanya hangat-hangat kuku, karena serbuk kopi tidak akan mengeluarkan aroma dan rasa yang pas bagi penikmat kopi sejati.
 
Sebagai penikmat kopi kita juga perlu mengenal beberapa tanda bahaya saat kita mengonsumsi kopi, sebaiknya kenali kapan harus berhenti meminum kopi. Misalkan jika Anda mulai gelisah, jantung berdebar, gangguan mood atau tidak dapat tidur sepanjang malam. Minumlah kopi secara moderat 2-3 cangkir per hari.
 
4. Mereka yang sensitif terhadap kafein bisa memilih decaffeinated (decaff) coffee, atau kopi tanpa kafein. Dari sebuah penelitian lain, kopi decaff (kopi tanpa kafein) amat disarankan dan baik bagi mereka yang mengalami obesitas, karena dapat meningkatkan HDL (kolesterol "baik) dalam darah sampai 50 persen. Sedangkan bagi mereka yang tidak mengalami obesitas, justru dapat menurunkan HDL yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tahukah Anda, 5 mg kalsium akan hilang untuk setiap 6 ons kopi yang dikonsumsi. Namun kehilangan kalsium dapat diatasi dengan menambahkan 2 sendok susu atau membuat espresso latte. Mencampur kopi dengan alkohol sangat tidak disarankan, terutama bagi orang dengan gangguan liver (hati). Campuran kopi dengan cream juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kalori yang berlebih.

Mereka yang memiliki sakit maag tidak disarankan mengonsumsi kopi ketika perut masih kosong. Sebab kopi memiliki zat asam alami yang bisa mempengaruhi enzim di lambung. Jangan minum kopi mendekati waktu tidur, karena efek kopi membuat orang tetap terjaga. Sebaiknya minum 5-6 jam sebelumnya. Biasakan membmeli kopi dalam jumlah secukupnya, selain untuk menjaga kualitas kopi dan menjaga kesegarannya. Menyimpan kopi yang terlalu lama dapat mengurangi kualitas kopi.
(Genie/Genie/tty)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: