Sabtu, 10 April 2010

“Gerai & Menu Baru Pancious Pancake” plus 2 more

“Gerai & Menu Baru Pancious Pancake” plus 2 more


Gerai & Menu Baru Pancious Pancake

Posted: 10 Apr 2010 01:54 AM PDT

GERAI penyaji produk pancake, Pancious Pancake, membuka dua cabang baru bertepatan dengan ulang tahunnya yang ketiga. Pada saat yang bersamaan, Pancious juga meluncurkan menu teranyar.
Kini, pancake memang tak hanya dijadikan hidangan penutup, tapi sudah menjadi menu utama. Paling tidak, di Pancious, pancake bisa dijadikan hidangan utama yang mengenyangkan. Tak heran, karena di sini menu yang ditawarkan jumlahnya saja mencapai 100 item. "Pelanggan Pancious bisa memilih hidangan favorit mereka dari 100 menu lebih yang tersedia dengan harga reasonable," kata salah seorang pemilik Pancious Pancake, Veronica Tjong.


Menurut Veronica, customer satisfaction sangat diutamakan di restoran pancake ini. Oleh sebab itu, Pancious hadir menyajikan menu- menu yang memuaskan buat para pelanggannya, seperti menu favorit blueberry cheese pancake dan mushroom pasta untuk kategori menu pasta.


Tiap tahun Pancious memiliki tema menu yang berbeda. Untuk tahun ini, Pancious mempersembahkan tema "Custard Subs". Sederet menu pancake lezat berlumur custard disediakan sepanjang 2010. Adapun tema menu Pancious dalam tahun pertama pengoperasiannya adalah "Cheese, Cheesie, Cheescious" (pancake dengan keju), lalu tahun kedua "Panaholic" (pancake dengan liquor).

Gerai Pancious Pancake yang sebelumnya ada di kawasan Permata Hijau, Pacific Place, serta Plaza Indonesia, saat ini juga terdapat di Mal Kelapa Gading dan Mal Taman Anggrek. Dua gerai tersebut merupakan cabang terbaru Pancious. Mal Kelapa Gading dan Mal Taman Anggrek dianggap sebagai pusat perbelanjaan yang established serta strategis.

Mereka memiliki target marketyang serupa dengan Pancious, yaitu kalangan urban muda dan keluarga.


"Dua outlet baru tersebut mengedepankan konsep interior casual-elegant yang mengutamakan kenyamanan pelanggan sekaligus berkesan eksklusif dan unik," ujar Veronica. "Menu pancake sudah sejajar dengan burger, pasta, ataupun sandwich. Think pancake, it's gotta be Pancious," lanjut Veronica, seraya menyebut harga pancake Pancious berkisar antara Rp18.000– Rp30.000.
(Koran SI/Koran SI/tty)

Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Menikmati Sensasi Minuman Anggur

Posted: 09 Apr 2010 08:52 PM PDT

WINE yang identik dengan konsep jamuan ala Barat digemari oleh sebagian masyarakat Indonesia. Tak pelak, resto yang menyajikannya pun cukup diminati.

Anda yang ingin berpetualang rasa minuman anggur, tak ada salahnya mampir ke Viti Wine Boutique. Ini adalah outlet yang memadukan konsep wine shop dengan outdoor cafe. Kafe yang baru berdiri sekitar tiga bulan ini dibangun oleh pemiliknya untuk memfasilitasi para pencinta minuman anggur. Konsep seperti ini terbilang baru di Jakarta Utara, khususnya di kawasan Pantai Indah Kapuk.

Menurut sang General Manager R Efrem Hehamahua, sebelum membuat Viti Wine Boutique, pemilik outlet telah melakukan survei tempat terlebih dulu. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah sudah ada gerai yang menawarkan konsep serupa dengan Viti Wine.

"Konsep kami adalah outlet yang menyediakan berbagai jenis minuman anggur. Terdapat kurang lebih 3.000 botol wine di sini, berikut 300 ragam jenisnya," kata Efrem.

"Kami yang pertama ada di kawasan Pantai Indah Kapuk karena fasilitas seperti ini kebanyakan tersedia di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Makanya, owner kami berminat menerapkan konsep seperti ini. Di samping itu, masyarakat Jakarta Utara sekarang juga tak perlu jauh-jauh pergi ke wilayah pusat atau selatan untuk mencari wine karena di sini sudah ada," beber Efrem.

Perpaduan konsep toko dan kafe wine inilah yang menjadi keunggulan Viti Wine Boutique. Untuk mendukung konsep tersebut, pengelola kafe menyediakan jenis minuman wine yang cukup banyak. Di sini konsumen bisa memilih dan minum wine di tempat atau boleh pula membeli wine untuk dibawa pulang.

"Koleksi kami cukup up to date, dari yang reguler hingga premium. Untuk jenis reguler, kami menyediakan anggur dari tahun 2004 sampai 2008. Sedangkan untuk jenis premium, tersedia jenis anggur dari tahun 1990-an hingga 2000," sebut Efrem.

Di samping anggur reguler dan premium, tersedia pula jenis minuman lain seperti whisky, vodka, dan cognac. Soal standar alkohol, wine di sini memiliki kadar 11–14 persen. Sedangkan untuk jenis minuman lain kadar alkoholnya adalah 20–40 persen.

Lantas, bagaimana dengan harganya? "Kami memberikan harga yang cukup terjangkau. Harga wine reguler dimulai dari Rp250.000–Rp500.000. Sedangkan yang premium harganya berkisar antara Rp800.000 hingga belasan juta rupiah," sahut Efrem.

Untuk menjaga kualitas rasa wine, pengelola Viti Wine Boutique harus membuat ruang khusus penyimpanan minuman anggur ini. "Kami menyimpan jenis wine tua di ruangan khusus dengan pengaturan suhu di atas 15–17 derajat Celsius," tandas Efrem.

Meski namanya kafe wine, Viti Wine Boutique tidak melulu menawarkan minuman anggur. Tersedia pula beberapa menu makanan lengkap, mulai appetizer hingga dessert. "Di sini kami mempunyai chef berpengalaman dan mengerti tentang menu makanan sehingga cita rasa yang dihasilkan bisa cocok disandingkan dengan wine. Selain itu, pramusaji kami juga siap merekomendasikan makanan yang cocok untuk teman minum wine. Tapi lepas dari itu, semua terserah selera pengunjung," tutur Efrem.

Sebelum menikmati menu utama, sebaiknya Anda mencoba dulu sajian pembuka bernama viti platter. Menu ini berisi kombinasi seafood yang terdiri atas udang goreng, cumi, serta ikan kakap yang disajikan dengan saus tartar. Menu pembuka lain yang patut Anda coba sensasi rasanya adalah magic mushroom. Menu ini menggunakan bahan baku jamur shitake yang diiris dan digoreng. Bumbu garam, merica, dan irisan cabai memunculkan cita rasa gurih-pedas pada sajian satu ini.

Anda penggemar sup buntut, jangan lewatkan kesempatan menikmati premium oxtail soupala Viti Wine Boutique. Sup buntut di sini disajikan dengan tambahan jasmine rice dan melinjo. Tersedia pula jai ho oxtail fried rice dan grilled short ribs. Tak hanya menu internasional, Viti Wine Boutique juga menyajikan masakan Asia dan tradisional Indonesia, salah satunya nasi goreng kampung yang disajikan bersama sate ayam, ayam goreng, serta telur.

Tak ketinggalan, Viti Wine Boutique juga menyediakan paket menu spesial makan siang. Harga paket ini adalah Rp30.000++, yang terdiri atas menu hot atau ice tea plus enam macam pilihan menu utama, yakni thai style dory fish, grilled chicken, short ribs soup, bakakak fried chicken, grilled short ribs, dan spicy chicken fried rice. Paket tersebut dapat Anda nikmati saat jam makan siang pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB.
(Koran SI/Koran SI/tty)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Aneka Sajian Angkringan Malioboro

Posted: 09 Apr 2010 08:28 PM PDT


Selama April 2010, Restoran La Table yang terletak di lantai dasar Hotel Ibis Mangga Dua menyelenggarakan festival makanan khas Malioboro. Menurut Ibis Network PR Manager Yulia Maria, melalui kegiatan ini, pihaknya ingin menunjukkan dukungan terhadap keberadaan masakan Nusantara agar semakin dicintai.

"Semua menu dibuat sedemikian mirip dengan hidangan asli yang ada di Malioboro, Yogyakarta," kata Yulia saat pembukaan Festival Makanan Khas Malioboro, belum lama ini.

Yulia menambahkan, kuliner khas Malioboro dipilih sebagai tema kegiatan karena kawasan tersebut merupakan tempat berpadunya budaya, sekaligus lokasi berkumpulnya aneka jajanan dari penjuru Jawa Tengah. Angkringan sendiri merupakan tempat berjualan berbagai jenis makanan yang ada di hampir semua ruas jalan dan gang di Yogyakarta.

Executive Chef Hotel Ibis Mangga Dua Jakarta Raymond Susanto menimpali, festival makanan yang diselenggarakan pihaknya kali ini menyajikan aneka pilihan menu khas Jawa Tengah yang biasa dijajakan di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta. "Semua makanan, mulai makanan ringan sampai utama, ada di sini," ujarnya.

Menurut Raymond, aneka hidangan itu bakal disajikan secara buffet dan terbagi ke dalam beberapa angkringan, yakni angkringan Uleg-Uleg, angkringan Nasi Campur, dan angkringan Gula-Gula.


Di tenda angkringan Uleg-Uleg terdapat beberapa menu unik, satu di antaranya cabuk rambuk. Ini adalah makanan yang terbuat dari ketupat nasi dan diiris tipis lalu disiram saus wijen yang dicampur kemiri serta kelapa parut sangrai. Cabuk rambuk merupakan makanan khas Kota Surakarta. Ada lagi menu mie toprak, tahu lamongan, tahu gimbal, dan pecel kota gede.

Pada angkringan Nasi Campur terdapat lebih banyak menu menarik. Semua menu utama tersaji secara istimewa, seperti nasi liwet, ayam areh (ayam masak kuah santan yang kental), mangut ikan pari, empal getuk, dan nasi gudeg manggar (makanan khas Bantul yang bahan utamanya adalah manggar atau bunga pohon kelapa). Ada pula beberapa jenis sambal yang bakal menambah selera makan Anda, di antaranya sambal tempe, sambal hijau, dan sambal merah.

Terdapat pula angkringan yang khusus menyediakan sate bernama sate ambal khas Kebumen, Jawa Tengah. Sate ambal adalah sate ayam yang disajikan menggunakan bumbu tempe. Rasanya unik dan khas. Sebagai pelengkap, sate ambal dihidangkan bersama ketan serta tempe dan tahu bacem. Sate ini juga bisa dinikmati dengan sate sapi dan sate kerang.

Adapun hidangan manis berjenis dessert tersedia di angkringan Gula-Gula. Walaupun namanya Gula-Gula, bukan berarti semua makanan penutup di sini bercita rasa manis. Sebab, ada pula kudapan yang tidak manis, semisal semar mendem, kue yang menyerupai lemper namun berbeda penyajiannya. Jika dilihat sekilas, menu ini malah mirip masakan Jepang, sushi. Sedangkan menu yang didominasi rasa manis antara lain serabi solo, getuk lindri, growol (kue berbahan dasar singkong dan kelapa parut), mendut, serta legomoro.

"Tiap hari La Table menyajikan sekitar 20 macam menu," imbuh Raymond.

Untuk mendukung tema acara, dekorasi di La Table juga dibuat bak suasana pusat jajanan di Malioboro. Ada hiburan musik jalanannya pula. "Festival Masakan Malioboro hanya dapat dinikmati pukul 19.00–22.00 WIB," tukas Yulia. Menu-menu tersebut bisa Anda cicipi dengan membayar Rp100.000 per orang untuk weekdays, sementara pada weekend dihargai Rp85.000.
(Koran SI/Koran SI/tty)


Five Filters featured article: Chilcot Inquiry. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: