Jumat, 30 April 2010

“Mencicipi Masakan Pedas Khas Hu Nan” plus 2 more

“Mencicipi Masakan Pedas Khas Hu Nan” plus 2 more


Mencicipi Masakan Pedas Khas Hu Nan

Posted: 30 Apr 2010 02:50 AM PDT

ANDA penggemar masakan pedas, asin, dan berminyak? Restoran Hu Nan Tu Cai di bilangan Jakarta Barat mungkin bisa menjadi alternatif tempat makan yang Anda tuju.

Restoran berkapasitas 150 orang ini menyajikan aneka menu khas daerah Hu Nan, China. Dan salah satu yang terkenal di Hu Nan adalah masakan pedasnya.

Adalah A Hang dan sang istri, Zeng Hui, yang mendirikan restoran Hu Nan Tu Cai di Jalan Gajah Mada, Jakarta. Di awal pendiriannya, Hu Nan menawarkan sembilan menu andalan.

"Pertama kali kami mendirikan restoran ini di sebuah food court. Setelah berjalan enam bulan, restoran ini kami pindahkan ke lantai dasar Apartemen Mediterania di Jalan Gajah Mada. Satu setengah tahun kemudian, barulah kami membuat counter yang berada di area luar Apartemen Mediterania," cerita A Hang.

Supaya cita rasa masakan di Hu Nan Tu Cai tidak berbeda dengan hidangan asal daerah aslinya, A Hang harus mendatangkan juru masak restorannya langsung dari salah satu provinsi di China tersebut.

Selain itu, restoran ini juga menganut konsep fresh cook. Makanan baru akan dimasak setelah pengunjung memesannya. Tak hanya itu, Hu Nan Tu Cai juga selalu menghadirkan menu-menu terbaru tiap tiga bulan.

Restoran yang beroperasi sejak tiga tahun lalu ini mempunyai sembilan menu andalan, salah satunya ikan nila tim cabai hunan. Menu berkuah ini bahan dasarnya adalah ikan nila, sayuran, cabai merah, dan cabai hijau. Yang menarik, menu ini disajikan dalam dua rasa.

Jadi, di dalam satu wadah terdapat dua ikan nila. Nila yang ada di sebelah kiri wadah rasanya tidak pedas, sementara yang di sisi kanan terasa pedas.

"Bahan dasar masakan ini sebenarnya bukan hanya ikan nila, tapi bisa juga menggunakan ikan kakap ataupun gurami. Namun, umumnya masyarakat di daerah Hu Nan lebih suka menggunakan nila karena ikan ini paling empuk dibandingkan jenis ikan yang lain," jelas A Hang.

Menu andalan lain adalah soun ubi kuah urat sapi. Anda yang gemar makan mi, tak ada salahnya mencoba menu satu ini. Selintas tampilannya hampir sama dengan bakmi. Hanya, mi yang ini terbuat dari ubi dan diolah hingga jadi seperti bakmi.

Seputar Indonesia yang berkesempatan mencicipi menu tersebut dibuat berselera. Pasalnya, mi yang disajikan begitu lembut dan kenyal. Selain itu, teman makan mi ini adalah urat sapi yang dimasak sedemikian rupa hingga uratnya menjadi lunak.

"Daging-dagingan mi bisa disesuaikan dengan selera pengunjung. Jadi, mi tidak hanya bisa disajikan dengan urat sapi, tapi juga menggunakan jenis daging lain. Bagi costumer yang menyukai daging bebek atau ayam, urat sapi dapat kami ganti dengan daging tersebut," jelas A Hang.

Menu lain yang tidak kalah unik adalah sup sapo pio. Bahan dasarnya daging penyu. Selain itu, tersedia pula menu bebek wangi kuali mini, kaki sapi wangi pedas, tim kepala ikan cabai hunan, dan udang sate wangi pedas. Nah, sate yang ini berbeda dengan jenis sate kebanyakan.

Sebab, bumbunya bukan terbuat dari kacang tanah ataupun kecap, melainkan cabai kering yang digoreng. Sebagai hidangan penutup, tersedia buah-buahan segar seperti semangka dan melon. Hidangan penutup ini diberikan secara gratis kepada pengunjung.

Untuk menu minuman, restoran dua lantai ini menyajikan antara lain Chinese tea, soft drink, serta jus buah seperti jus belimbing, jus semangka, jus apel, dan jus pir. Tak ketinggalan, di sini juga tersedia arak.(Koran SI/Koran SI/nsa)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Sup Ikan yang Kaya Rasa

Posted: 30 Apr 2010 12:58 AM PDT

BERBAGAI jenis sup tersedia di negeri ini, mulai sup daging hingga sup jagung yang bisa didapatkan dengan mudah. Lalu, bagaimana dengan sup ikan?

Siapa yang tidak kenal sup? Hidangan berkuah ini bisa ditemukan dengan mudah di sini. Mulai dari restoran mewah, kafe, hingga warung makan kaki lima, sup kerap dijajakan dan menjadi hidangan yang sangat familier bagi lidah siapa pun.

Jika diselisik sejarahnya, sup telah dikenal di Jepang sejak ratusan tahun lalu. Pada waktu itu, sup disajikan dengan bahan dasar dashi ditambah isi sup berupa sedikit makanan laut atau sayur-sayuran dan diberi bumbu sebagai perasa. Sup di Negeri Matahari Terbit biasa dinikmati dengan cara diseruput kuahnya dari dalam mangkuk serta memakan isi sup menggunakan sumpit. Sedangkan di Indonesia, pada umumnya sup dihidangkan bersama nasi putih sebagai menu utama untuk santap siang ataupun makan malam.

Sup termasuk masakan yang sederhana dan sangat mudah dibuat. Bahan-bahannya pun beragam serta gampang didapat. Kaldu, isi sup yang bervariasi, ataupun mi, bisa dijadikan tambahan pembuatan menu yang satu ini. Rasa yang dihasilkan berbeda-beda, bergantung jenis bumbu yang digunakan.

Seiring makin berkembangnya pengetahuan manusia tentang kuliner, maka sup tidak saja dibuat menggunakan sayur-sayuran. Melainkan juga dengan tambahan berbagai bahan utama, seperti pada menu sup jagung yang gurih atau sup ikan yang sehat karena memiliki kandungan protein tinggi. Jangankan di Jepang yang masyarakatnya dikenal gemar mengonsumsi ikan, di Indonesia, sup ikan juga sudah menjadi menu keseharian yang dapat dinikmati setiap waktu.

Jenis ikan yang digunakan tentu harus berkualitas. Tidak boleh sembarangan karena akan memengaruhi rasa sup. Dan terkadang, masing-masing jenis ikan juga membutuhkan pengolahan yang berbeda. Untuk mendapatkan menu sup ikan yang bermutu dan berkualitas baik, selain ikan sebagai bahan dasar haruslah segar, bumbu yang digunakan juga bakal menentukan rasanya. Seperti kita tahu, sup identik dengan bumbu merica, ketumbar, dan bawang putih. Nah, takaran bumbu tersebut akan sangat memengaruhi cita rasa sup yang kita buat.

Selain sup ikan, masih ada banyak hidangan tradisional Indonesia yang terbuat dari ikan. Misalnya yang paling sederhana adalah gurami goreng. Hanya dengan menggoreng ikan gurami, ditambah sedikit sambal tomat atau sambal terasi, hidangan sederhana ini sudah bisa dinikmati.

Selain gurami, bawal, atau ikan mas, ikan yang juga memiliki daging berasa gurih yakni nila. Ikan ini mempunyai tekstur daging yang lembut. Selain digoreng dan dibakar, ikan nila juga bisa dimasak dengan cara dikukus. Konon, ikan ini rasanya akan semakin lezat jika sebelum dikukus dibungkus terlebih dulu dengan daun pisang serta diberi bumbu yang lengkap.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Appetizer, Si Pembangkit Selera Makan

Posted: 30 Apr 2010 12:20 AM PDT

MASAKAN yang biasa disebut appetizer punya variasi yang tidak terhitung. Mulai berbahan dasar rumput laut, tulang ikan hiu, jamur, sampai seafood, semua mencitrakan kelezatan.

Dari sekian banyak varian appetizer, suplah yang umum dijadikan hidangan pembuka sebelum menyantap menu utama. Dalam perjamuan makan ala Barat, biasanya terdapat urutan makanan yang meliputi makanan pembuka (appetizer), makanan utama (main course), dan makanan penutup (dessert). Dari urutan penyajian tersebut, hidangan pembuka mempunyai tugas penting.

Appetizer berfungsi sebagai pemancing selera makan untuk menyantap hidangan selanjutnya. Sebagai hidangan pembuka, appetizer mempunyai variasi menu yang banyak sekali. Misalnya, di Prancis makanan dimulai dari salad atau sup, sedangkan di Libanon, sebagai menu pembuka dihidangkanlah hummus. Di samping mampu membangkitkan selera, sup juga bermanfaat bagi kesehatan. Sup bisa menghangatkan badan, memperlancar aliran darah, serta mampu meningkatkan hormon.

Menu appetizer juga tidak hanya bisa disantap sebagai hidangan pembuka. Tergantung permintaan pemesan, ingin menikmati hidangan appetizer di awal atau akhir santapan. Menikmati sup di awal atau di akhir acara bersantap bukanlah suatu masalah. Yang jelas, pihak restoran pasti akan berusaha menampilkan yang terbaik bagi tamunya dengan kreasi baru yang inovatif.(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: