Senin, 10 Mei 2010

“Italian Bistro dengan Harga Realistis” plus 1 more

“Italian Bistro dengan Harga Realistis” plus 1 more


Italian Bistro dengan Harga Realistis

Posted: 10 May 2010 02:15 AM PDT

DI MANA mencari Italian resto dengan menu autentik dan berlokasi strategis, namun dengan harga yang tidak menguras kantong? La Mangiare Italian Bistro mungkin tempat yang tengah Anda cari.

La Mangiare Italian Bistro mengusung konsep yang unik. Berbeda dengan Italian resto lain yang terletak di sebuah hotel mewah atau gedung perkantoran, resto ini malah melawan pakem. Berada dalam sebuah mal eksklusif, tepatnya di ground floor Pasaraya Grande, Blok M, Jakarta Selatan, tempat ini penuh kejutan. Dari dekorasi ruangan saja, La Mangiare sudah tercium "aroma" Italianya. Mengambil inspirasi dari rumah pedesaan di Negara Piza itu, resto ini misalnya menempatkan hiasan rak untuk menaruh tumpukan baguette (roti Prancis yang panjang dan keras) serta pasta beku di salah satu dinding ruangannya.

Suasana alam tradisional Eropa itu intinya dihadirkan di sini. Bagi Anda yang kangen atau ingin menikmati suasana lain yang berbeda dibanding restoran lain di Jakarta, tempat ini pantas jadi pilihan. Mewah tetapi tidak terkesan "jauh dari jangkauan". Hangat dan romantis.

Dalam bahasa Italia, La Mangiare artinya adalah makan. Dibuka sejak Juni 2008, resto ini merupakan impian pengelola Pasaraya Grande untuk membuat Italian cuisine yang orisinal, namun menjangkau semua kalangan. Mengingat masyarakat sepertinya masih "alergi" dengan bistro ala Barat yang menetapkan harga makanan selangit.

"Jadi, konsepnya restoran kami memang bistro, tapi dengan servis ala fine dining. Atau kalau mau dikategorikan, kami juga termasuk family restaurant karena terletak di dalam mal," kata Manager La Mangiare Italian Bistro Andri Harris.

La Mangiare bisa menampung hingga 70 orang yang terbagi di ruangan dalam dan teras yang berada tepat menghadap gedung B, Pasaraya. Di pintu depan terpasang kanopi merah, putih, dan hijau yang diketahui merupakan warna bendera Italia. Sementara, dari dalam mal resto ini menerapkan konsep terbuka sehingga mudah dijangkau pengunjung. Kemudian, di dalam ruangan diletakkan sebuah piano yang bisa digunakan oleh tamu. Sedangkan dinding penyekat ruangan resto yang memiliki luas 150 meter persegi ini dibuat dari kaca agar pengunjung bisa melihat ke luar dan ditutupi tirai putih panjang.

Untuk bahan kursi dan meja, dipilih dari kayu agar aksen Indonesia tetap terlihat. Dengan dekorasi seperti itu, La Mangiare terlihat elegan dan berkelas. Andri mengatakan, alasan Latief Corporation selaku manajemen Pasaraya membangun restoran Italia agar menjadi charming point dan trade mark restoran bistro yang terletak di mal.

"Di Jakarta Selatan, kami termasuk restoran Italia satu-satunya yang berada di mal, kalau di hotel banyak. Pengelola juga ingin menghadirkan beragam restoran di sini," tuturnya.

Pasaraya saat ini memang banyak membangun restoran sendiri di dalam malnya. Beragam konsep dan model tempat makan dihadirkan di sini. Mulai masakan Eropa, Nusantara, gerai kopi, khusus anak-anak, kafe, bar, hingga restoran jenis lain tersedia di sini. Jadi, segala lapisan dan usia pengunjung bisa terpuaskan ketika mencari tempat pengisi perut di mal ini.

La Mangiare, kata Andri, menerapkan pure Italian dalam hal masakan. Beragam jenis pasta khas Italia seperti pizza, spaghetti, fettuccini, lasagna, dan fusilli tersedia di sini. Juga ada menu lain semisal steak, fried chicken, dan lamb chop. Ini tentu saja berbeda dibandingkan resto lain yang mengaku Italian bistro namun menjual juga masakan Prancis.

Untuk menjamin orisinalitasnya, menu semua masakan juga ditulis menggunakan nama Italia. Hal ini makin menguatkan image restoran ini dibandingkan resto lain yang berada di kelasnya. Akibat keaslian rasa dan mutunya, banyak yang menyangka chef La Mangiare berasal dari mancanegara.

"Padahal, chef-chef kami lokal semua," ujar Andri.

Dari segi harga, lanjut dia, tempat ini sangat terjangkau. Dibanding Italian bistro lain, La Mangiare masih realistis dan kompetitif dalam mematok harga makanan. Harganya bervariasi mulai Rp15.000– Rp92.000. Untuk pasta sekitar Rp25.000–Rp40.000.

"Bisa dilihat resto Italia lain, harga kami masih di bawah itu. Namun meski terjangkau, kualitas kami tidak kalah dengan yang mahal. Kalau diistilahkan termasuk bintang tujuh," terang Andri.

Andri menuturkan, kebanyakan costumer resto ini memang didominasi para ekspatriat. Namun, banyak juga tamu lokal yang berkunjung ke La Mangiare. Untuk pengunjung lokal, banyak berdatangan dari pelaku bisnis dan pekerja kantoran di sekitar Blok M dan Kemang, Jakarta Selatan.

"Perbandingannya sekitar 60 persen dan 40 persen.Sebanyak 60 persen dari mereka ekspatriat. Mungkin karena rasa kami autentik Italia, jadi para ekspatriat banyak yang suka makan di sini karena seperti makan di negara sendiri. Banyak juga tamu kami yang berasal dari hotel di sekitar mal," katanya.

La Mangiare buka tiap hari pukul 10.00–22.00 WIB. Andri mengatakan, saat weekend merupakan hari teramai para tamu menikmati hidangan di sini. Apalagi, untuk menambah kenyaman pengunjung, resto ini juga menyediakan fasilitas free Wi-Fi bagi Anda yang hobi berselancar di internet. Di tiap weekend, ada pula live music piano yang terpajang di resto ini.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Menu Autentik Negeri Pisa

Posted: 10 May 2010 01:50 AM PDT

RESTORAN masakan Italia memang menjamur di mana-mana. Namun,La Mangiare memiliki sensasi yang berbeda dibanding yang lain. Rasa dan masakan dibuat seautentik mungkin seperti yang dibuat di negara yang terkenal dengan ikon menara miring Pisa itu.

Executive Chef La Mangiare Italian Bistro Abdul Somad yang telah 12 tahun berkecimpung di kuliner Italia mengatakan, semua menu makanan di tempatnya diracik sedemikian rupa agar sempurna dan bersahabat di lidah pengunjung. Ini diikuti dengan pemilihan bahan dan bumbu yang segar, yang langsung diimpor dari Italia.

"Kami sangat mengutamakan kualitas dan mutu bahan masakan. Karena itu, tak heran rasanya tidak mengecewakan. Banyak pengunjung yang sekali datang ingin kembali lagi," katanya.

La Mangiare memiliki rangkaian menu yang lengkap mulai antipasti, pasta, main course, salad, sampai dessert. Coba saja makanan unggulan di sini seperti fettuccini con salmonale e-verdure, yaitu fettuccini dengan campuran daging salmon asap dan sayuran. Gabungan fettuccini yang lembut dengan tambahan salmon yang renyah membuat makanan ini istimewa. Begitu nikmat disantap hingga suapan terakhir.

Ada juga mista di pesce con verdure, yaitu daging kakap putih, salmon, dan udang king prawn yang dilumuri saus tomat, krim, serta sayuran. Racikan makanan laut ini rasanya sungguh lezat. Lalu tersedia juga tagliata di came lamangiare, sirloin steak yang sudah di-grill dalam bentuk slice per slice dengan racikan bumbu khas Italia yang mamamia lezato.


Salmon fillet goreng yang renyah di luar tapi lembut di dalam juga menarik hati. Makanan ini disajikan dengan kentang dan spicy vegetables. Menu lain yang tak kalah enak adalah branzino alle verdure, gnoghi gorgonzola, spagheti aglio olio e peperoncino, dan spaghetti marinara.

Satu lagi yang patut dicoba, yaitu pizza-nya yang sedikit berbeda dengan pizza Italia lain. Kalau biasanya pizza Italia berbentuk tipis, di La Mangiare, pizza yang disajikan rotinya agak sedikit tebal sehingga bisa memuaskan para pengunjung yang menyantapnya.

Untuk dessert, La Mangiare menyediakan berbagai macam kudapan istimewa seperti tiramisu, carrot cake, mixed ice cream, dan warm chocolate. Minumannya tersedia beragam fresh juice, kopi, cappuccino, coffee latte, teh, milk shake, squash, soft drink, bir, dan wine.

Somad mengatakan, banyak para ekspatriat yang penasaran dengan chef yang meracik masakan di restonya karena dirasa sangat Italia. Ketika tahu yang mengolahnya merupakan koki asal Indonesia, mereka kaget.

"Dikira semua chef kami dari luar. Padahal,asli lokal," tandasnya.

Bagi Anda pengunjung setia, La Mangiare menawarkan wine tasting pada Jumat tiap bulan mulai Mei ini. Hanya dengan membayar Rp100.000, Anda akan memperoleh empat gelas wine asli Australia merek Salisburry dan Jacobscreek. Selain itu, Anda juga mendapatkan snack buffetgratis.

Resto ini pun menyediakan paket makan siang Sienna 1 dan Sienna II dengan harga Rp57.500. Jadi, dengan menu Italian bistro yang autentik, harga terjangkau, serta servis memuaskan, tidak ada alasan bagi Anda untuk tidak mengunjungi La Mangiare.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: