Kamis, 20 Mei 2010

“Pastel” plus 3 more

“Pastel” plus 3 more


Pastel

Posted: 20 May 2010 03:50 AM PDT

KUE pastel yang berisi sayuran atau bihun merupakan resep asli kue tradisional Indonesia yang banyak digemari. Untuk Anda yang tertarik ingin membuatnya sendiri di rumah, inilah resepnya!

Bahan Kulit

250 gr tepung terigu
65 gr sagu tani
2 butir telur
75 gr margarin, dicairkan
¾ sdt garam
75 ml air es

Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bahan Isi

100 gr wortel, dipotong-potong seperti batang korek api
200 gr daging ayam tanpa tulang, direbus, disuwir-suwir
1 batang daun bawang, diiris halus
50 gr soun, direndam hingga lunak
2 sdm minyak, untuk menumis
100 ml air kaldu
2 butir telur rebus, masing-masing dibelah 8 bagian

Bumbu

3 siung bawang putih, dicincang halus
½ buah bawang bombay, dicincang halus
1 sdt merica bubuk
1 sdt minyak wijen
1 sdt kecap asin
½ sdt garam

Cara Membuat

Kulit: campur tepung terigu, sagu, telur, margarin cair, dan garam. Tuang air sedikit sedikit sambil diuleni hingga tercampur rata. Pipihkan dengan menggunakan penggiling kayu atau gilingan mi. Cetak bundar dengan diameter 8 cm, sisihkan.

Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Tambahkan wortel dan air kaldu, masak hingga wortel setengah matang. Masukkan daging ayam suwir, daun bawang dan bumbu-bumbu, aduk rata. Masak hingga semua bahan matang dan air habis. Angkat, sisihkan.

Ambil satu lembar kulit pastel. Beri satu sendok makan tumisan bahan isi dan sepotong telur. Lipat setengah lingkaran dan pilin bagian pinggirnya. Goreng hingga kuning kecokelatan, angkat, tiriskan. Sajikan dengan cabai rawit utuh.

Resep ini disarikan oleh "Aneka Jajan Pasar Populer" yang karya Demedia.(nsa)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Sosis Solo

Posted: 20 May 2010 03:47 AM PDT

SIAPA tak suka sosis solo? Panganan yang satu ini pas untuk camilan saat arisan atau acara lainnya. Tertarik membuatnya di rumah? Yuk, coba sendiri!

Bahan Kulit

6 butir telur
100 ml santan
3 sdm margarin cair
50 gr tepung terigu
½ sdt garam
Minyak secukupnya, untuk menggoreng

Bahan Isi

100 gr daging sapi giling
50 ml santan
2 sdm minyak

Bumbu yang Dihaluskan

3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
½ sdm ketumbar, disangrai
¼ buah pala
1 cm lengkuas
1 sdt gula putih
¼ sdt garam
1 sdt gula putih

Cara Membuat

Kulit: kocok telur sebentar. Tambahkan santan, margarin cair, tepung terigu, dan garam, aduk rata. Panaskan sedikit minyak di dalam wajan antilengket. Tuang adonan secukupnya sambil dibentuk dadar tipis-tipis. Biarkan matang angkat, sisihkan. Lakukan hal yang sama hingga adonan habis.

Isi: tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum. Masukkan daging sapi giling, aduk hingga berubah warna. Tambahkan santan, masak hingga santan habis, angkat.

Ambil selembar kulit, beri satu sendok makan tumisan daging. Lipat kedua sisinya, lalu gulung. Goreng sosis solo hingga cokelat kekuningan, angkat, tiriskan. Selain digoreng bisa juga dikukus. Sajikan dengan sambal botol.

Resep ini disarikan oleh "Aneka Jajan Pasar Populer" yang karya Demedia.(nsa)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Panada

Posted: 20 May 2010 03:44 AM PDT

SEBAGAI salah satu jajanan pasar, panada menjadi kue populer. Pasalnya, jajanan pasar tidak hanya ditemukan di pasar tradisional, tapi juga di supermarket. Meskipun mudah diperoleh, namun tidak ada salahnya membuat sendiri di rumah.

Bahan Kulit

500 gr tepung terigu
5,5 gr ( ½ bungkus) ragi instan
1 sdt garam
2 sdt gula putih
1 butir telur, dikocok
½ sdm margarin
300 ml santan, dihangatkan sebentar
Minyak secukupnya, untuk menggoreng

Bahan Isi

200 gr ikan tongkol
1 sdm air jeruk nipis
½ sdt garam
200 ml santan

Bumbu yang Dihaluskan

3 buah cabai merah
5 buah cabai rawit
4 siung bawang merah
2 siung bawang putih
½ sdt ketumbar
1 cm jahe

Bumbu Lainnya

1 lembar daun pandan, diiris halus
2 lembar daun jeruk
½ buah tomat, dipotong-potong
½ sdt garam
1 sdt gula putih
4 tangkai kemangi, diambil daunnya

Cara Membuat

Kulit: campur tepung terigu, ragi instan, garam, gula, telur, dan margarin, uleni hingga kalis sambil dituangi santan sedikit demi sedikit. Biarkan selama 30 menit.

Lumuri ikan tongkol dengan jeruk nipis dan garam, biarkan selama 20 menit. Kukus hingga matang, angkat. Pisahkan daging dan tulangnya, lalu suwir-suwir, sisihkan.

Tumis bumbu yang dihaluskan bersama daun pandan dan daun jeruk hingga harum. Masukkan ikan tongkol yang sudah disuwir-suwir, aduk rata. Tambahkan santan, tomat, garam, dan gula, aduk hingga santan mengering. Masukkan daun kemangi, aduk rata, engkat.

Timbang adonan kulit seberat 40 gr, bentuk bulat, pipihkan. Beri satu sendok makan adonan isi, lepat setengah lingkaran. Pilin pinggirnya sampai rapat. Goreng hingga matang. Angkat, sajikan.

Resep ini disarikan oleh "Aneka Jajan Pasar Populer" yang karya Demedia.(nsa)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Makanan Indonesia, Keragaman yang Tak Ternilai

Posted: 20 May 2010 02:36 AM PDT

JINGLE "Cintailah Produk Dalam Negeri" jadi semboyan yang sering kali dilafalkan pemerintah dewasa ini. Tak hanya soal produk-produk lokal yang diiklankan, berbagai macam sepatu, batik, ataupun produk elektronik, dan juga makanan.

Gerakan cinta produk dalam negeri tentu membawa angin segar bagi pengusaha lokal Indonesia. Usai pemerintah mencanangkan gerakan "Cinta Produk Dalam Negeri", ramai-ramai usaha kecil menengah (UKM) seperti mendapat pasokan energi baru. Beragam produk nasional bermunculan. Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menjadi tonggak kebangkitan produk lokal Indonesia.

Bicara soal produk Indonesia, tentu tak hanya soal pakaian, sepatu atau elektronik belaka. Salah satu produk Indonesia yang tak lepas dari kekhasan Indonesia adalah makanan. Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki ragam masakan khas paling banyak di dunia. Puluhan bahkan ratusan makanan Indonesia dengan jenis yang berbeda- beda tersebar dari Sabang sampai Merauke.

"Untuk memperkenalkan makanan Nusantara tak perlu jauh-jauh ke tempat asalnya. Karena itu, kami fasilitasi dengan membuka tempat kuliner Nusantara ini," ungkap Tantowi Yahya, presenter yang juga pengelola tempat wisata makanan di kawasan Jakarta City Center (JACC) beberapa waktu lalu.

Kondisi ini selain untuk membangkitkan kecintaan pada produk dalam negeri, juga untuk menjadi daya tarik terhadap turis mancanegara. Apalagi, makanan Indonesia menjadi salah satu tujuan yang dicari para wisatawan dunia. Bahkan, restoran-restoran mewah Indonesia mulai menyajikan makanan khas Indonesia dalam menu andalan mereka, lengkap dengan penyajian yang khas.

Makanan Indonesia seperti sate madura, rendang, coto makassar, combro,hingga gudeg bisa dengan mudah dicari di restoran-restoran di Indonesia. Meski kecenderungan saat ini masyarakat Indonesia menyukai makanan cepat saji, ketergantungan masyarakat terhadap makanan khas Indonesia tetap tinggi.

Buktinya, makanan khas Indonesia, di mana pun tempatnya, jadi mudah ditemui. Bahkan, untuk mencari makanan khas Padang, orang tidak perlu harus jauh-jauh pergi ke Sumatera Barat. Memang, untuk menjadikan bisnis makanan tradisional menjamur di setiap daerah tak bisa dilakukan secara singkat.

"Tentu saja, hal ini memberi peluang besar bagi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan untuk membangkitkannya," kata Tantowi.

Kecintaan warga terhadap makanan Indonesia perlu untuk terus ditingkatkan. Gerakan cinta produk Indonesia perlu terus didengungkan. Momen Hari Kebangkitan Nasional bisa jadi tonggak penting untuk membangunkan kesadaran akan cinta produk Indonesia, khususnya makanan. Toh, lidah Indonesia hanya cocok dengan makanan bercita rasa khas Indonesia.

Motivator Tung Desem Waringin bahkan dalam beberapa kesempatan mengatakan, kunci keberhasilan sebuah waralaba makanan berskala internasional bukan sekadar infrastruktur, tetapi sumber daya manusia di dalamnya yang memberikan pelayanan.

"Intinya, agar makanan kita juga bisa mendunia, membutuhkan inovasi tidak saja pada produk, tetapi juga strategi pemasaran," ujarnya.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: The Art of Looking Prime Ministerial - The 2010 UK General Election. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: