Jumat, 25 Juni 2010

Citarasa Unik Yongbang di Shangri-La Jakarta pasti siip

Citarasa Unik Yongbang di Shangri-La Jakarta pasti siip


Citarasa Unik Yongbang di Shangri-La Jakarta

Posted: 25 Jun 2010 03:07 AM PDT

NINGBO, yang secara harafiah berarti "gelombang yang tenang", adalah sebuah kota pelabuhan yang terletak di Timur Laut Provinsi Zhejiang, China. Secara historis, bersama dengan Yangzhou dan Guangzhou, Ningbo merupakan kawasan komersial di Jalan Sutera sejak lebih dari 2000 tahun lalu. Ningbo tidak hanya terkenal akan sejarah dan budayanya, tetapi juga terkenal dengan kulinernya yang khas, yang juga dikenal sebagai hidangan Yongbang.

Shang Palace, restoran China di Shangri-La Hotel, Jakarta menawarkan hidangan Ningbo mulai 21 Juni hingga 11 Juli 2010. Selama promosi, Chef Shan Yong dan Chef Fu Jun Yue dari Shangri-La Hotel, menjadi chef tamu. Kedua chef bersama tim juru masak Shang Palace akan memastikan para tamu menikmati rasa otentik dari hidangan Ningbo.

Sebagai kota pelabuhan, Ningbo memiliki kekayaan hasil laut dan bahan-bahan sayur serta buah segar. Dengan metode memasak khusus untuk menjaga rasa alami bahan, warga Ningbo mengubah bahan-bahan terbaik menjadi masakan dengan citarasa unik dan lembut. Beragam cara memasak digunakan, termasuk quick frying, stir frying, deep frying, stewing, braising and steaming.

Chef Shan Yong memulai karier kulinernya saat masih berusia 19 tahun, sementara Chef Fu Jun Yue memulainya lebih dini, yakni di usia 17 tahun. Keduanya tergabung dalam tim pembukaan Shangri-La Hotel, Ningbo dan menyiapkan 22 hidangan Ningbo selama masa promosi, dengan harga mulai Rp38 ribu per porsi.

Untuk menu pembuka, tamu dapat menikmati beragam pilihan hidangan yang disajikan dingin. Hidangan dengan bahan utama sayuran seperti pumpkin jelly and soybean with honey sauce, salted egg spinach, baked cabbage vegetables, pickled melon, dan marinated radish with soy sauce adalah pilihan sempurna bagi vegetarian. Pecinta daging dapat memesan beef shank with chef''s sauce, sementara penyuka seafood dapat mencoba marinated assorted seafood and duck tongue atau barbecued cuttlefish with bean curd sauce.

Untuk hidangan utama yang disajikan panas, kedua chef memilih bahan-bahan seafood terbaik yang biasa ditemui di wilayah perairan Ningbo, seperti belut, kepiting, siput laut, tiram serta ikan. Tamu yang menyukai belut dapat menikmatinya dalam stewed eel with garlic atau Ningbo-style stir-fried eel, sementara penggemar kepiting dapat meminta chef untuk memasakkan steamed crab with ginger and spring onion atau braised crab with roasted potatoes.

Tamu yang lebih suka ikan dapat mencoba deep-fried soon hock fish with seaweed atau braised garoupa and sea cucumber soup. Sementara itu, braised sea snails in spicy broth dan clams in scallion oil memberikan sensasi berbeda bagi para penikmat seafood. Pilihan lain bagi yang ingin menikmati hidangan non-seafood adalah stewed pork with seaweed.

Sementara itu, siapapun yang antusias untuk mencoba masakan paling terkenal di Ningbo harus menyiapkan diri mencoba stewed turtle rock sugar. Kura-kura dengan tempurung lunak dimasak bersama gula kristal sehingga menjadikannya keemasan dan mengkilap secara penampilan dan unik secara rasa. Rasanya merupakan kombinasi lembut dari rasa manis, asam dan asin. Hidangan ini dipercaya memiliki berbagai berbagai manfaat kesehatan, seperti memperbaiki cairan tubuh, menguatkan fungsi organ-organ tubuh, membantu pemulihan dari sakit, serta membuang panas berlebih dari dalam tubuh.

Untuk makanan ringan dan hidangan penutup, tersedia empat pilihan hidangan khas Ningbo, yakni pan-fried rice cake with seaweed, sesame and seaweed flaky pastry, Ningbo glutinous rice ball dan fermented glutinous rice dumpling. Glutinous rice ball, atau dikenal juga dengan nama Tang Yen, adalah kudapan manis yang sangat terkenal di Ningbo. Tradisi membuat kudapan ini telah dimulai sejak lebih dari 700 tahun lalu, di masa Dinasti Song.

Sesuai dengan kebiasaan di Ningbo, seluruh anggota keluarga berkumpul dan duduk bersama untuk makan Tang Yen pada pagi hari di Tahun Baru China. Dibuat dari tepung ketan, bola-bola berisi kacang wijen dan campuran sedikit gula ini direbus dan disajikan hangat seperti sup.
(ftr)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: