Rabu, 23 Juni 2010

“Midang Kangsi” plus 1 more

“Midang Kangsi” plus 1 more


Midang Kangsi

Posted: 23 Jun 2010 12:24 AM PDT

ANDA penyuka kangkung? Mungkin Anda bosan jika dimasak itu-itu saja. Coba deh mengolah Indomie Udang Kangkung Terasi. Dijamin, siap menggoyang lidah Anda.

Bahan:

1 bungkus Indomie Goreng
1 ikat kangkung, disiangi
150 gr udang, kupas bersih
1 butir telur bebek
1 sdm minyak untuk menumis
½ sdt kecap asin
2 sdt gula pasir
200 ml air

Bumbu Halus:

25 gr cabai merah keriting
5 butir bawang merah
1 siung bawang putih
50 gr tomat
20 gr terasi

Bahan Pelengkap:

Ketimun
Telur rebus
Bawang goreng

Cara Membuat:

1. Rebus Indomie Goreng dalam 400 ml air mendidih, angkat dan tiriskan
2. Panaskan minyak, tumis udang hingga kecokelatan. Masukkan telur dan kecap asin. Orak-arik sampai telur matang.
3. Masukkan bumbu halus dan gula pasir, masak sampai harum.
4. Masukkan kangkung, aduk sampai layu. Tambahkan air, masak sampai mendidih.
5. Masukkan Indomie Goreng dan bumbunya. Aduk sampai air mengering. Angkat. Sajikan bersama ketimun dan telur rebus.
6. Taburkan bawang goreng.

(Resep kreasi Nuriana, Perum Budi Indah Porisgaga, Tangerang, Banten)(nsa)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Sensasi Kuliner di Sudut Jalan

Posted: 22 Jun 2010 10:17 PM PDT

LOKASINYA yang berada persis di hook menjadikan restoran ini sangat strategis. Apalagi dengan adanya fasilitas Wi-Fi dan karaoke bagi pengunjung. Suasana yang nyaman membuat siapa pun merasa betah bersantai di sini.

Di sepanjang Jalan Radio Dalam Raya, Jakarta Selatan, kita bakal menemukan banyak restoran serta jajanan khas kaki lima di kanan maupun kiri jalan. Jenis makanan apa saja ada di sini, mulai seafood, bakso, bebek, makanan Jepang, hingga masakan daerah seperti empek-empek Palembang dan sajian khas Makassar. Salah satu restoran yang mencoba eksis di lokasi ini adalah D'Hook.

Ya, begitulah nama restoran tersebut karena tempatnya memang persis berada di pertigaan jalan paling ujung. Lokasi ini boleh dibilang cukup strategis. Terbukti, meski masih berusia seumur jagung, restoran yang juga mengusung konsep lounge ini sudah menjadi meeting point favorit, terutama bagi kalangan anak muda.

Berliana termasuk salah seorang pengunjung yang kerap mengajak teman-temannya nongkrong di D'Hook. Kebetulan lokasi kantornya dekat dengan restoran tersebut. Jadi, setidaknya dua kali dalam seminggu Berliana bisa rutin bersantai di D'Hook.

"Tempatnya enak, ada balkonnya. Jadi kita bisa ngelihat suasana luar. Ada fasilitas Wi-Fi juga dan enggak berisik," kata wanita yang bekerja di kawasan Kebayoran Baru itu.

Menurut Berliana, bukan hanya tempat yang nyaman, makanan di restoran ini juga tidak kalah seru." Hampir semua makanan di sini sudah saya cobain. Saya suka nasi goreng kampung dan tom yum-nya. Kalau lagi iseng, saya suka pesan chicken wing dan yang pasti harganya lumayan murah," beber wanita yang berdomisili di daerah Pondok Labu, Jakarta Selatan itu.

Sementara, Jalan Radio Dalam yang tidak pernah lepas dari macet menjadi alasan bagi Sarilita untuk bersantai sejenak di D'Hook ketimbang terjebak dalam kemacetan. Sarilita sepakat dengan pendapat Berliana. Dia juga merupakan penggemar nasi goreng kampung racikan D'Hook.

"Rasa bumbunya berbeda," imbuh dia.

Suasana yang homey menjadi daya tarik restoran ini di mata Sarilita. Mengangkat konsep modern, D'Hook menempati dua lantai. Di lantai satu pengunjung bisa bersantai di lounge yang sekaligus menjadi area privat tersendiri. Area ini dapat menampung 10–12 orang.

Sambil bercengkerama, tamu bisa melayangkan pandangan ke arah Jalan Radio Dalam melalui jendela kaca yang cukup besar. Sementara di bagian atas, areanya juga cukup luas. Di lantai ini setiap malam Sabtu dan malam Minggu para pengunjung disuguhkan hiburan band yang membawakan lagu top 40 hingga tempo dulu.

"Lebih sering pengunjung request," ujar Supervisor D'Hook Cik Yahman.

Sementara di area balkon ditempatkan beberapa meja bagi mereka yang lebih senang bersantap di luar.

"Kalau siang hari di luar agak panas. Maka itu, biasanya tamu lebih memilih duduk di luar pada malam hari," kata Yahman.

Secara keseluruhan, D'Hook mampu menampung sekitar 200 tamu. Masih di lantai dua, restoran ini mempunyai fasilitas karaoke dengan kapasitas 35 orang. Menurut Yahman, tamu yang memesan ruangan ini menjadikannya sebagai tempat arisan, gathering, ataupun ulang tahun.

Sementara untuk keperluan meeting, konsumen lebih memilih lantai bawah. Soal makanan, menu buffet menjadi pilihan. Untuk menggunakan ruangan ini dikenakan charge Rp100.000 per jam.

Sedangkan jika pembelian lebih dari Rp1.000.000, pihak restoran tidak mengenakan biaya untuk menyewa ruangan selama tiga jam ke depan. Sekarang mari kita lihat hidangan apa yang ditawarkan di restoran yang beroperasi sejak Februari 2010 ini.

Makanan yang ditawarkan ada menu Barat dan Asia. Jika Anda memilih menu Western, cobalah cicipi beef BBQ nachos yang disajikan dengan keju cheddar sebagai pembuka. Atau d'hook buffalo wing.

Sayap ayamnya sudah diberi bumbu dan dibiarkan selama beberapa saat sampai bumbu meresap, lalu dituangi saus spesial yang terasa asam sekaligus pedas. Untuk makanan utama, tersedia menu steak yang bisa dipilih.

Pada suatu kesempatan, Seputar Indonesia pernah mencoba BBQ ribs yang menjadi menu jagoan restoran ini. Selain itu, ada pula d'hook special sirloin yang berisi daging sirloin yang telah dimarinasi dan disantap dengan saus paprika.

Ada lagi grilled tazmania salmon yang disajikan dengan saus orange yang terbuat dari madu dan mustard. Rasanya manis dan asam. Beef burger di sini juga patut dicicipi. Daging yang dihidangkan merupakan buatan sendiri, jadi pasti tidak sama dengan daging burger yang biasa kita rasakan di restoran cepat saji.

Dari daftar menu pasta, tersedia lasagna with chicken. Ini adalah lasagna dengan ayam panggang dan saus bechamel.

"Dicampur dengan susu, keju, dan saus krim sehingga terasa manis gurih. Di bagian atas diberi garnish buah cherry untuk variasi saja," kata Chef D' Hook Arif.

Beralih ke menu Asia, apa saja yang ada di sini? Untuk hidangan pembuka, tersedia variasi olahan pisang di antaranya pisang goreng, buttered banana, dan pisang keju karamel. Asyik juga kalau mencoba tahu berontak, panganan khas Cirebon berupa tahu goreng berisi udang dan taoge.

Menu yang lain, ada lumpia dan jamur inoki goreng tepung. Sedangkan untuk makanan beratnya, Anda akan menjumpai nasi goreng kampung, gurame goreng, dan nasi goreng jambal roti.

Sup buntut juga tersedia.Ada beberapa pilihan untuk jenis menu satu ini. Sup buntut goreng dan sup buntut rebus, ada pula sup buntut asam pedas yang rasanya mirip dengan kuah tom yum. Mau tahu rasa pastinya? Cicipi saja sendiri di restoran yang beroperasi pukul 11.00-24.00 WIB ini.(Koran SI/Koran SI/nsa)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: