Sabtu, 26 Juni 2010

Nostalgia di Warung Solo pasti siip

Nostalgia di Warung Solo pasti siip


Nostalgia di Warung Solo

Posted: 25 Jun 2010 09:48 PM PDT

KELEZATAN masakan Solo lengkap dengan suasana rumah seperti di kampung bisa dinikmati di warung sederhana ini. Sambil bersantap, pengunjung disuguhi musik keroncong live dengan pemandangan wanita yang sedang membatik.

Seperti daerah lain, Solo juga menyimpan warisan kuliner yang khas dan tiada duanya. Bagi Anda penggemar masakan daerah ini, mampir saja ke Warung Solo yang terletak di bilangan Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Aneka hidangan khas Solo dapat ditemukan di warung sederhana tersebut.

Untuk menu pembuka, jika masakan Barat memiliki salad, maka Solo mempunyai selad solo yang rasanya lebih lezat ketimbang salad yang biasa kita makan. Sayurannya ada selada, kentang rebus, buncis, acar, tomat, dan wortel, dilengkapi keripik kentang. Satu hal yang membedakannya, salad ini dibanjiri dengan kuah dari bistik Jawa dan dimakan dengan mayones Jawa yang di antaranya terdiri atas kuning telur serta mustard.

Bistik Jawa tak ubahnya seperti semur, namun dagingnya telah diiris tipis. Minta saja sambal jika ingin menetralisasi rasa manis dari kuahnya. Selesai dengan menu pembuka ini, kita lanjut ke makanan berat. Percuma ke Warung Solo kalau tidak mencoba nasi liwet komplet. Nasi gurih ini dihidangkan bersama tahu dan tempe bacem, telur pindang, areh ayam kampung, kuning telur, dan labu siam. Nasi gudeg juga jangan dilewatkan. Nasi gudeg Solo tidak sama dengan nasi gudeg Yogyakarta. Gudeg Yogyakarta rasanya lebih manis karena ditambahkan kecap.

"Sementara gudeg Solo tanpa tambahan kecap dan warna nangkanya asli kecokelatan setelah melalui proses pengolahan," kata Supervisor Warung Solo Usnul Chotimah.

Rasa gudeg ini gurih apalagi dengan tambahan krecek. Penambah rasa pedas bisa didapat dari sambal bawang. Sebagai pelengkap, ada garang asem yang terdiri atas hati-ampela, sayap ayam, dan dada ayam suwir. Ada juga manggut, yaitu ikan tongkol berkuah santan, asem-asem ceker, atau ceker ayam dibumbui dengan kuah kecap dan cabai, serta botok. Paling enak makan nasi ini dengan yang garing, seperti peyek kacang, kremes, atau karak gender yang dikenal sebagai kerupuk nasi.

Mengenal kudapan khas Solo juga dapat dilakukan di warung ini. Pengunjung mungkin bisa sekalian bernostalgia dengan jajanan waktu kecil. Umpamanya carang gesing pisang atau pisang kepok dengan santan yang kemudian dikukus, plus serabi solo. Warung ini juga menyediakan sosis solo. Jajanan pasar ini dadarnya lembut dan gurih. Isinya daging cincang berbumbu bawang yang kuat dengan semburat rasa manis khas Jawa. Enak disantap hangat sebagai teman secangkir kopi. Bentuknya mirip dengan risoles.

Sementara menu minuman ada beberapa pilihan, di antaranya es degan gulo jowo, es blewah, dan es lilin. Menariknya, Warung Solo juga menyajikan jamu.
(Koran SI/Koran SI/ftr)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: