Selasa, 15 Juni 2010

“Soto Pekalongan Indomie” plus 1 more

“Soto Pekalongan Indomie” plus 1 more


Soto Pekalongan Indomie

Posted: 15 Jun 2010 03:55 AM PDT

BIASANYA, bihun menjadi salah satu bahan dalam rangkaian bahan soto lainnya. Kalau Anda bosan dengan bihun, coba variasikan dengan Indomie. Dan kalau ingin rasa soto lebih nendang, cobalah Indomie Rasa Soto Mie. Rasanya siap menggoyang lidah Anda!

Bahan:
1 bungkus Indomie Rasa Soto Mie
150 gr daging sapi, potong kotak
1 batang daun bawang, diiris
1 batang seledri, diiris
800 ml air
1 butir telur rebus
1 sdm kecap manis
½ sdm cuka

Bahan Taoto:
1 cm jahe, dimemarkan
1 lembar daun salam
1 batang serai, dimemarkan
1 cm lengkuas, dimemarkan
3 sdm taoco
½ sdm gula pasir
3 sdm minyak untuk menumis.

Bumbu Halus:
3 buah cabai merah, direbus
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
½ sdm merica bubuk
2 butir kemiri sangrai

Cara Membuat:
1. Rebus daging di dalam 800 ml air sampai matang dan empuk. Ukur kaldunya 400 ml. Rebus kembali.

2. Sementara itu tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan jahe, daun salam, serai, dan lengkuas. Aduk sampai harum. Masukkan taoco dan gula pasir. Aduk rata.

3. Masukkan tumisan ke dalam rebusan daging. Aduk rata. Masak sampai mendidih. Tambahkan bumbu Indomie Rasa Soto Mie, kecap manis dan cuka. Aduk rata.

4. Rebus Indomie Rasa Soto Mie sampai matang. Angkat. Tiriskan.Tata Indomie Rasa Soto Mie di dalam mangkuk. Tuang kuah taoco dan dagingnya.

5. Sajikan bersama taburan daun bawang, seledri, dan telur rebus.

(Resep kreasi dari Novianingsih, S.SI asal Batang, Jawa Tengah)
(ftr)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Menu Kanton dengan Presentasi Unik

Posted: 15 Jun 2010 02:14 AM PDT

BERBEDA dengan restoran masakan Kanton lain, Pearl Chinese Restaurant tidak hanya menawarkan makanan lezat dengan cita rasa tinggi, namun juga presentasi yang sangat unik dan stylish.

Pearl Chinese Restaurant yang terletak di lantai dua Hotel JW Marriott Jakarta merupakan salah satu restoran makanan khas Kanton terbaik di Ibu Kota. Selain terkenal karena kelezatan makanannya, menu ala carte di sini juga disajikan secara unik dan khas.

Hidangan yang disajikan mencerminkan keindahan, elegan, dan menjadi suatu mahakarya. Dari sejarahnya, menu Kanton yang berasal dari selatan China tergolong sangat populer di Indonesia. Penduduk dari daerah itu memang terkenal paling banyak bermigrasi ke berbagai negara di dunia, termasuk ke kawasan Asia Tenggara.

Tak heran, jika makanan dari China Selatan atau yang disebut Cantonese cuisine juga ikut tersebar ke seluruh belahan dunia. Hidangan Kanton bahkan dianggap sebagai yang terbaik di antara empat daerah lain di China, yaitu Szechuan, Shanghai, dan Mandarin.

Selain karena dipersiapkan secara hati-hati, hidangan Kanton juga kerap ditata dengan sentuhan seni sehingga memiliki tampilan indah dan bercita rasa tinggi. Menurut Wakil Manajer Pearl Chinese Restaurant Amirudin Djabar, menu di tempatnya memang didesain sedemikian rupa agar menarik, misalkan dengan penggunaan garnish yang unik.

"Masakan di sini dibuat makin unik dan indah dengan hiasan garnish. Penyajian menu memang kami utamakan agar pengunjung tertarik, selain tidak lupa soal rasanya. Intinya, semua menu dirancang secara detail. Itu yang menjadi keunggulan kami," tuturnya.

Djabar mengatakan, meski memperhatikan presentasi, jangan ditanya soal rasa. Pearl Chinese Restaurant menjanjikan hidangan Kanton asli, namun dibalut dengan cita rasa modern. Selain itu, bumbu serta bahan baku masakan dipilih yang fresh. "Semua berstandar internasional, sesuai dengan hotel kami," katanya.

Interior dan dekorasi Pearl Chinese Restaurant dibuat menakjubkan dengan pencahayaan yang lembut. Dilengkapi dengan empat ruangan pribadi dan ruang makan utama, tempat ini menciptakan suasana yang nyaman plus intim. Keempat ruangan pribadi tersebut dilengkapi dengan pantry dan ruang pelayanan pribadi. Salah satu sudut ruangan di sini menyajikan pemandangan Kota Jakarta yang memesona melalui jendela kaca yang besar. Begitu indahnya, apalagi jika dilihat pada malam hari.

"Ruangan di tempat kami memang luas dan lega. Jadi, nyaman buat tamu. Beda dengan restoran China lain yang cenderung sempit dan seperti berdesak-desakan," imbuh Djabar.

Menu Kanton di Pearl Chinese Restaurant diracik oleh John Chu yang telah 17 tahun bekerja di industri kuliner dan perhotelan. Chef asal Malaysia itu sudah berkeliling ke banyak kota di Asia dan memenangkan sejumlah penghargaan, termasuk MLA Black Box Culinary Challenge dan The World Golden Chef Competition.

Untuk menu unggulan, hampir semua masakan di sini menjadi favorit. Hidangan appetizer, misalnya, bisa Anda pilih pearl platter combinations yang berisi crab claw, yaitu kepiting kecil yang dibungkus dengan daging gurita, prawn ball (daging udang yang dibentuk bulat), atau prawn wasabi mayonnaise, yakni daging udang berbalut kentang dan mayones.

Tiga jenis makanan pembuka tersebut berderet cantik di piring. Rasanya tidak perlu ditanya, unik dan nikmat. "Kami menggunakan udang jerbung yang tekstur serta dagingnya lembut dan empuk saat dimasak," kata John Chu.

Menu lain yang tak kalah menarik adalah boneless crispy chicken with mango, shredded egg and plum lime sauce. Menu berbahan dasar daging paha ayam ini disayat tanpa tulang dan dicelup dengan tepung lalu digoreng. John Chu mengatakan, digunakannya daging ayam bagian paha dikarenakan seratnya lebih banyak sehingga ketika dimasak bisa menghasilkan olahan yang nikmat.

Tidak heran, hasil akhir dagingnya menjadi berasa renyah di luar dan lembut di dalam. Apalagi ada sensasi irisan mangga dan plum lime sauce yang rasanya asam, manis, segar, membuat hidangan ini makin menggoyang lidah. Yang tidak boleh ketinggalan adalah menu pearl special fried rice with seafood, yaitu nasi goreng seafood ala Pearl Chinese Restaurant.

Selanjutnya, buat pencinta sup, di sini tersedia sup yang wajib dicoba yaitu braised pumpkin soup with enoki mushrooms and seafood, sup jus labu dan seafood yang disajikan bersama labu sebagai mangkuknya. Sungguh lezat karena kekentalan sup ini begitu terasa. Apalagi labunya bisa dimakan.

Sebagai garnish, disediakan beberapa butir telur burung puyuh di samping labu. Menurut John Chu, pemilihan telur burung puyuh sebagai aksen karena menu ini terlihat seperti sarang burung. "Jadi, kami sediakan telur burung puyuh di piring. Kalau suka, telurnya juga bisa dimakan setelah sup habis," tutur sang chef.

Untuk makanan penutup, di sini disediakan perpaduan antara lemongrass jelly, mousse, dan poached mango, pineapple and papaya. Yang unik, tiga dessert tersebut disajikan bersama dan ditaruh di atas es batu besar sehingga rasanya tetap segar. Jadi, tunggu apalagi? Jika Anda penikmat hidangan Kanton sejati, wajib mendatangi restoran ini.
(Koran SI/Koran SI/tty)


Five Filters featured article: Headshot - Propaganda, State Religion and the Attack On the Gaza Peace Flotilla. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: