Sabtu, 14 Agustus 2010

Berbuka dengan Menu khas Timur Tengah pasti siip

Berbuka dengan Menu khas Timur Tengah pasti siip


Berbuka dengan Menu khas Timur Tengah

Posted: 14 Aug 2010 02:37 AM PDT

BOSAN berbuka puasa dengan hidangan yang itu-itu saja? Menu khas Maroko dan Turki nan istimewa di Restoran Syailendra, Hotel JW Marriott, mungkin bisa mengobati kebosanan Anda.

Menu khas Timur Tengah memang memiliki keunikan rasa. Nah keunikan rasa ini bisa Anda nikmati di Restoran Syailendra, yaitu restoran utama yang terletak di lobi Hotel JW Marriott Jakarta. Bulan Ramadan kali ini resto tersebut menyajikan hidangan autentik Maroko dan Turki, tepatnya pada 11 Agustus hingga 10 September 2010.

Bruno Bohl, Director Of Food And Beverage Hotel JW Marriott Jakarta mengatakan, sensasi makanan Timur Tengah akan menjadi sajian utama selama bulan Ramadan. Mulai dari hidangan pembuka hingga hidangan penutup, lengkap tersaji.

"Semua masakan tersaji secara buffet," ungkap Bruno.

Hidangan Maroko dipengaruhi oleh sejarah panjang dan beragam dari belahan Afrika Utara. Cita rasa hidangan Maroko ini terkenal sangat kaya dan tidak terbatas. Dimulai dari rasa yang sederhana sampai hidangan dengan cita rasa yang kompleks, ada di dalam masakan khas Maroko.

"Kami menyajikan hidangan Maroko selama 10 hari sejak tanggal 10 Agustus kemudian berlanjut dengan hidangan Turki setelahnya," ucap Marketing and Communication Manager Hotel JW Marriott, Ina Ilmiaviatta.

Untuk hidangan Maroko yang patut Anda coba, di antaranya Harira, yaitu sup khas Maroko yang berisikan kacang-kacangan dan tomat. Di Maroko, hidangan ini biasa disantap sebagai makanan pembuka setelah berpuasa.

Snack yang bisa dicicip ialah briouate, makanan kudapan khas Maroko ini sangat mudah diingat karena bentuknya yang segitiga dengan isian yang beragam, yaitu ayam, kambing, atau sayuran.

"Menu briouate ini banyak difavoritkan untuk snack buka puasa di Maroko," Executive Sous Chef hotel JW Marriott, Deden Gumilar.

Ingin mencicip kebab? Maka cobalah lamb shish kebab yaitu daging kambing yang diasinkan kemudian dipanggang dan dihidangkan dengan nasi atau roti. Untuk pilihan roti, takhtoukha wajib Anda coba. Roti isi almond ini dipadukan dengan krim dan saus jeruk.

"Hidangan Maroko terkenal dengan penggunaan rempah-rempahnya yang banyak serta buah-buahan dan sayuran khas Mediterania," ujar chef Deden.

Selain hidangan Maroko, masakan Turki juga disajikan secara istimewa di restoran berkonsep open kitchen ini. Sebut saja mantarli borlek yaitu roti berisi tumisan jamur, cabai hijau, tomat, rempah-rempah, dan keju cheddar yang dipanggang dengan kayu bakar.

Untuk hidangan Turki selanjutnya, menu berlabel Izmir Kofte bisa dicicipi di sini. Menu ini berisi daging kambing cincang yang diolah dengan rempah-rempah, minyak zaitun, kentang, dan saus tomat yang kemudian dipanggang dan disajikan dengan pilav.

Chef Deden menyatakan, hidangan Turki memiliki keunikan lain karena letak geografisnya yang berada di antara Mediterania dan Timur Tengah.(Koran SI/Koran SI/nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.



image

Tidak ada komentar: