Selasa, 10 Agustus 2010

“Butik Kurma Thamra Penuhi Kebutuhan Ramadan” plus 2 more

“Butik Kurma Thamra Penuhi Kebutuhan Ramadan” plus 2 more


Butik Kurma Thamra Penuhi Kebutuhan Ramadan

Posted: 10 Aug 2010 02:12 AM PDT

RAMADAN tinggal satu hari lagi. Bulan yang selalu dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia ini selalu memiliki tradisi yang tidak akan pernah ditinggalkan. Salah satunya, kurma, sebagai buah yang dinikmati untuk berbuka puasa ataupun sebagai makanan penutup pada saat sahur.

Sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW, sebagaimana yang tertera dalam hadits yang diriwayatkan dari Salman bin Amir, bahwa sesungguhnya Nabi SAW telah bersabda: "Apabila salah seorang di antara kamu puasa hendaklah berbuka dengan kurma, bila tidak ada kurma, hendaklah dengan air. Sesungguhnya air itu bersih". (H.R. : Ahmad dan At-Tirmidzi), dan hadits yang diriwayatkan dari Anas ra: "Rasulullah SAW berbuka dengan makan beberapa ruthaab (kurma basah) sebelum salat, kalau tidak ada maka dengan kurma kering, kalau tidak ada maka dengan meneguk air beberapa teguk". (HR. Abu Daud dan Al-Hakim).

Kurma adalah sejenis tumbuhan palem yang berbuah dan boleh dimakan, baik dalam keadaan masak, maupun masih mentah. Berdasarkan database nutrisi USDA (Departemen Pertanian AS), kandungan nutrisi untuk 100 gram kurma kering kultivar "Deglet Noor" mengandung 280 kcal (1180 kJ), karbohidrat 7,5 gram, gula 63 gram, serat dietary 8 gram, lemak 0,4 gram, protein 2,5 gram, air 21 gram, vitamin C 0,4 mg, mangan 0,262 mg.

Kandungan potasium di dalam kurma berguna untuk mengatasi kelelahan otot, menurunkan tekanan darah tinggi, dan risiko stroke. Sementara seratnya bermanfaat untuk mengatasi sembelit.

Zat besi dan kalsium yang ada pada kurma menghindarkan kita dari anemia dan penyakit yang berisiko tinggi seperti jantung dan kencing manis, serta berguna untuk membentuk dan menambah kandungan air susu ibu. Bagi anak-anak, kurma berkhasiat untuk mencerdaskan otak sehingga sangat dianjurkan bagi wanita hamil untuk mengonsumsi buah kurma.

Untuk memperkenalkan kurma secara luas kepada masyarakat Indonesia , kini telah hadir THAMRA, butik kurma dengan kurma kualitas terbaik. Thamra menyediakan 40 jenis kurma segar yang didatangkan langsung dari Saudi Arabia segera setelah panen kurma.

Thamra memiliki misi memperkenalkan manfaat kurma kepada seluruh masyarakat Indonesia . Butik Thamra didesain untuk mengutamakan kenyamanan sehingga pelanggan tetap merasa nyaman saat berbelanja dan pelanggan dipersilakan untuk mencicipi kurma maupun kopi Arab secara gratis.

Untuk memudahkan konsumen, Thamra juga melayani pembelian melalui telepon, email, maupun website. Butik Thamra dapat ditemui di jalan Raden Inten II nomor 18 Duren Sawit Jakarta Timur, Mall Artha Gading LT GF Blok A1 nomor 21-22, Pusat Grosir Cililitan (PGC) lantai Ground Stall nomor 33, dan di 5 lokasi Carrefour, yaitu Carrefour Lebak Bulus, Permata Hijau, Bintaro, Ambassador dan MT Haryono.(nsa)


Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Indomie Goreng ala Pataya

Posted: 10 Aug 2010 01:03 AM PDT

PENCINTA Indomie goreng wajib mencicipi menu yang satu ini. Namanya Indomie goreng ala Pataya. Cita rasanya sungguh luar biasa, karena menonjolkan beberapa bahan dan sayuran segar.
 
Bahan:
2 bks Indomie Goreng, direbus ditiriskan
3 tangkai sawi jepang, dipotong-potong
1 siung bawang putih, dicincang halus
2 ekor udang besar, dibuang kulitnya
2 ekor cumi sedang, dipotong-potong
2 bh bakso ikan/udang, masing-masing dipotong empat bagian
1 bh tomat, dipotong dadu
1 sdm saus tiram
2 sdm saus cabai
2 sdm kecap manis
½ sdt merica bubuk
2 btr telur ayam, untuk dadar
10 gr keju cheddar parut
10 gr ketimun, diparut
½ sdm tepung maizena dan 3 sdm air, dilarutkan
 
Cara Membuat:
1. Rebus Indomie Goreng dalam air mendidih sampai matang. Angkat dan tiriskan. Tambahkan 1 bungkus bumbu Indomie Goreng. Aduk rata. Sisihkan.
 
2. Panaskan 1 sdm minyak. Tumis sawi dan 1 bungkus bumbu Indomie Goreng. Aduk sampai layu. Angkat. Sisihkan.
 
3. Panaskan 1 sdm minyak. Tumis bawang putih sampai harum. Masukkan udang, cumi, dan bakso. Aduk sampai berubah warna. Tambahkan tomat, aduk sampai layu. Bubuhi saus tiram, saus cabai, kecap manis, dan merica bubuk. Aduk rata.
 
4. Masukkan larutan tepung maizena. Masak sambil diaduk sampai matang. Angkat dan sisihkan.
 
5. Kocok lepas telur. Buat dadar tipis di wajan datar. Lakukan sampai habis.
 
6. Ambil selembar dadar telur. Sendokkan Indomie Goreng lalu lipat. Balikkan ke atas piring dengan posisi lipatan telur berada di bagian bawah. Gunting bagian atas telur menjadi empat. Lalu buka sampai terlihat Indomie Gorengnya. Tata tumisan sawi dan tumisan udang.
 
7. Taburkan keju dan ketimun parut.
 
(Menu kreasi Siti Chusmaryati dari Kampung Harapan, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau)
(tty)


Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Menu Tradisional Desainer Muda

Posted: 10 Aug 2010 12:08 AM PDT

DESAINER muda yang satu ini tak hanya pintar merancang busana, tapi juga mengolah aneka menu istimewa. Tak percaya? Buktikan kelezatan menu racikan Luwi Saluadji di Restoran Mang Adin.


Menu tradisional Indonesia memang tidak pernah membosankan untuk disantap. Tak heran bila berbagai resto dan kafe pun masih mengunggulkan jenis menu ini sebagai sajian utama. Restoran Mang Adin adalah salah satunya. Mengusung menu tradisional Indonesia, resto ini menghadirkan berbagai menu istimewa.

Meskipun baru dibuka Maret lalu, restoran besutan desainer ternama Luwi Saluadji ini sudah mampu memikat hati para pencinta kuliner di Indonesia. Segar, lezat, dan mengenyangkan, itulah konsep khas dari rumah makan Mang Adin, restoran khas tradisional Indonesia yang berlokasi di Jln Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Jika dilihat dari namanya, mungkin orang akan menebak bahwa restoran ini milik seseorang yang bernama Adin, ternyata tidak sepenuhnya benar. Sang pemilik yang juga seorang desainer muda, Luwi Saluadji, mengatakan bahwa nama Mang Adin diambil dari nama pengasuhnya yang telah mengasuh dia beserta kakak dan adiknya sejak kecil hingga besar.
 
"Mang Adin selain merawat saya dan kakak-adik saya, juga menjadi juru masak di rumah kami, dan sejak tahun 1985 dia membuka bisnis katering di Bandung," ucap Luwi, yang mengaku masakan di sini adalah masakan resep dari mang Adin dan dikreasikan Luwi.

Nama Mang Adin memang kental dengan nama Sunda, tetapi ternyata menu juga menyajikan hidangan tradisional Indonesia lainnya. "Walaupun didominasi menu Sunda, di rumah makan Mang Adin, pengunjung juga disuguhi aneka menu tradisional Indonesia lainnya," ucap Luwi.
 
Rumah makan yang memiliki konsep interior modern tradisional ini memiliki kapasitas untuk 70 orang. Area resto terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian meja dan bagian lesehan atau ngariung. Nah, ngariung ternyata menjadi tempat paling banyak dipilih atau difavoritkan para pengunjung.
 
Tempat yang asyik plus aneka menu lezat tak pelak membuat resto ini pun jarang sepi pengunjung. Salah satu resep kelezatan menu ala Mang Adin ini adalah berani bumbu. Di sini bisa dibilang, hampir semua makanan diolah dengan bumbu yang banyak.
 
Apa saja menu favorit di sini? Salah satunya adalah nasi bakar ati ampela. Nasi bakar yang dicampur ati ampela sebagai isian ini, memiliki rasa yang cukup unik. Nasi yang sudah dibungkus dengan daun pisang, kemudian dibakar hingga mengeluarkan wangi khas dari nasi bakar. Aroma yang disajikan pada nasi bakar, akan menambah nikmatnya acara bersantap Anda.
 
Gurame bakar bumbu Bali menjadi menu berikutnya yang memiliki bumbu yang cukup "medok". Menu ini menyajikan gurame yang dibakar dengan bumbu ala Bali. Menu yang diolah dengan cara mudah ini, walaupun hanya menggunakan kecap dan beberapa bumbu seperti bawang merah, bawang putih dan lengkuas, namun aroma yang dihasilkan sangat berasa olahan bumbunya.
 
"Menu ini favorit banget di sini," ujar salah satu koki dari rumah makan Mang Adin, David Darmawan. Selain menu berbumbu yang menjadi favorit pengunjung, menu lain yang unik dan sebaiknya Anda coba ialah ayam rebus, ayam kelapa, nasi pepes ati ampela, ikan peda asin goreng pete, balado jengkol, dan sayur keluwek. "Menu yang juga menjadi buruan di sini adalah hidangan berbahan pete dan jengkol," ucap Luwi.

Di sini terdapat tiga jenis sambal, yaitu sambal gowang yang terbuat dari cabai hijau dan bawang, sambal bajak yaitu sambal goreng dan sambal terasi. Untuk yang suka pedas, pilih sambal terasi yang juga sambal tradisional, sedangkan sambal gowang biasanya dipilih untuk mereka yang tidak terlalu suka pedas.
 
Selain dikenal dengan rasanya yang lezat, Mang Adin juga memiliki khas pada masakannya yang fresh. Wajar saja karena semua menu masakan yang dipesan akan dibuat saat pesanan masuk dapur. Itu sebabnya, untuk memesan makanan di Mang Adin, kita bisa menunggu dengan waktu kira-kira 20 menit.

"Saya juga membuka rumah makan ini karena rasa kekecewaan saya terhadap tempat-tempat makan yang menyajikan hidangan yang tidak fresh, yang bisa terciri dari rasa," ucap Luwi.
 
Restoran ini beroperasi setiap Senin–Jumat pukul 10.00–21.00 WIB, sedangkan Sabtu–Minggu buka pukul 09.00–21.00 WIB. Khusus bulan puasa buka pukul 15.00–24.00 WIB Harga yang ditawarkan mulai Rp10.000 sampai Rp70.000.
(Koran SI/Koran SI/tty)


Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent. Available tools: PDF Newspaper, Full Text RSS, Term Extraction.



image

Tidak ada komentar: