Kamis, 30 September 2010

“DeKwek Sajikan Bebek Khas Surabaya & Peking” plus 1 more

“DeKwek Sajikan Bebek Khas Surabaya & Peking” plus 1 more


DeKwek Sajikan Bebek Khas Surabaya & Peking

Posted: 30 Sep 2010 04:18 AM PDT

NAMANYA DeKwek. Di restoran yang terletak di Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan, ini menyediakan aneka menu bebek. Restoran ini sengaja dinamai DeKwek agar identik dengan suara bebek.
 
Begitu mendengar kata "kwek" maka setiap orang pun secara otomatis langsung ingat dengan suara bebek.
 
"Pengunjung bisa bebas memilih jenis daging bebek yang sesuai dengan selera mereka, bisa bebek Peking dan bebek Surabaya," kata Cepi S, Husada, General Manager DeKwek Indonesia. Restoran ini menyajikan hidangan bebek yang diolah dengan beragam cara Mulai dari bebek goreng, peking, hingga diolah menjadi siomay. Adapun menu yang bisa dipilih adalah bebek bakar surabaya, bebek peking bakar madu, bebek peking goreng, paket bebek peking jumbo, roli bebek peking, juga sate bebek peking.
 
Untuk olahan siomay, jika biasanya restoran lain menyajikan siomay yang berbahan ikan, namun di sini siomay dibuat dari daging bebek. Restoran yang berpusat di Surabaya ini mengajak pengunjung untuk mencoba siomay bebek peking. Dalam satu menu tersedia 3 buah siomay yang digoreng garing layaknya batagor dan tersaji dengan saus sambal.
 
"DekWek mencampur daging bebek dengan udang dan ikan, membuat siomay bebek peking khas DeKwek memiliki cita rasa yang unik yang tidak ada di restoran mana pun," tuturnya dalam acara pembukaan restoran DeKwek Jakarta di Panglima Polim.
 
Menu dengan daging bebek peking lainnya yang diolah dengan bumbu bercita rasa oriental, namun tetap dengan khas tradisional Indonesia adalah sate bebek peking, roli bebek peking, dan soto bebek peking. Sate bebek peking memiliki potongan yang besar yang dibalut dengan bumbu sate, yaitu bumbu kecap dengan potongan cabai dan bawang. Rasanya gurih berpadu dengan rasa manis yang menggoda. "Sate bebek peking menjadi menu spesial DeKwek yang difavoritkan," ungkapnya.
 
Sedangkan roli bebek peking merupakan sajian yang mirip seperti lumpia dengan tekstur kulit yang lebih tipis dan garing. Menu ini tersaji dengan saus tauco. Cepi menjelaskan, semua menu bebek yang tersedia dimasak dengan bumbu tradisional yang aman dan baik untuk kesehatan. Selain itu, rasanya pun renyah, empuk, gurih, juga harum.
(Koran SI/Koran SI/tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.



image

Mencicipi Hidangan Kanton di Yan Palace

Posted: 30 Sep 2010 04:12 AM PDT

INGIN menikmati menu Kanton nan lezat tak harus jauh-jauh ke Negeri China. Di Indonesia, menu ala Kanton pun mudah dijumpai. Salah satunya di Yan Palace, Jakarta.


Seperti halnya hidangan Indonesia, khasanah kuliner China juga tak kalah banyaknya. Hampir setiap daerah memiliki keunikan kuliner tersendiri. Salah satu daerah di China yang populer dengan kelezatan menunya adalah Kanton. Konon, masakan Kanton merupakan hasil pengembangan dari masakan Hong Kong. Jadi, tidak heran jika cita rasa ala Hong Kong sedikit hadir pada masakan Kanton.

Menu Kanton terdiri atas beragam hidangan dengan berbagai cara memasak. Di antara berbagai cara dan teknik memasak, menu tumisan menjadi ciri khas menu Kanton ini. Yang juga menjadi ciri khasnya adalah cita rasa masakan yang halus dan ringan. Selain itu, teknik memasaknya pun selalu mengandalkan api besar, namun dimasak dengan waktu yang sebentar. Teknik ini digunakan untuk menonjolkan kesegaran bahan makanan yang diracik, terutama pada saat memasak sayuran.

Salah satu restoran yang menyajikan hidangan Kanton adalah restoran Yan Palace yang terletak di Mezzanine Floor Hotel Santika Premiere Jakarta. Restoran yang kental dengan suasana dan dekorasi elegan bergaya China ini menyajikan aneka masakan Kanton. Menu-menu tersebut dihidangkan dalam menu ala cartedan set menu. Beragam menu pembuka hingga menu penutup siap tersaji untuk para pencinta masakan Kanton.

Semua hidangan lezat ala Kanton dihasilkan di dapur berkonsep "open kitchen" . Salah satu koki dari Hotel Santika Premiere Jakarta, Samudji menuturkan, segala menu masakan di sini semuanya nikmat. Tapi yang difavoritkan, antara lain daging sapi dengan saus merica hitam. Dalam menu ini, Samudji meracik irisan daging sapi yang dipotong cukup besar dengan saus pedas khas yang dibuat dari merica hitam.
 
"Pedasnya berbeda dengan pedas yang lain. Karena untuk penambah rasa pedas kita menggunakan merica hitam, bukan cabai. Sensasi pedas lada hitam inilah yang membuat menu ini memiliki cita rasa pedas yang beda," ucapnya.

Sentuhan seni dalam penyajian hidangan juga menjadi ciri dari masakan yang satu ini. Salah satu masakan yang kerap ditata dengan sentuhan seni sehingga memiliki tampilan indah dan bercita rasa tinggi ialah kung pow chicken. Dalam penyajiannya, menu ini ditata di dalam mangkuk yang terbuat dari irisan kentang yang sudah diolah dan terbentuk menjadi mangkuk. Paprika merah dan hijau juga irisan cabai merah kering pun mempercantik hidangan ini.
 
Tidak kalah dengan tampilannya, rasanya pun lezat. Ayam yang diiris dengan bentuk kotak yang cukup besar ini pun wajar bila menjadi makanan yang difavoritkan oleh pengunjung di restoran berkapasitas 76 orang ini. "Menu kung pow chicken ini, perpaduan antara menu Kanton dan Hong Kong," tandas Samudji.
 
Menu lain yang bisa Anda coba di sini adalah ikan gurame sambal bawang. Gurihnya ikan yang dimasak hingga garing ini makin sempurna dengan rasa pedas sambal bawang yang menjadi pelengkap hidangan. Sambal bawang ini dibuat dari bawang putih yang digoreng kering hingga crispy, dan diolah dengan irisan cabai. "Kalau menu yang ini perpaduan antara masakan Kanton dan masakan lokal, karena di sini banyak juga pengunjung lokalnya," tutur Samudji.
 
Khusus untuk hidangan penutup, Yan Palace menyajikan hidangan yang beraneka ragam seperti chinese pancake with lemon orange sauce and ice cream. Namun, yang tidak boleh Anda lewatkan adalah almond bean curd dengan lengkeng dan leci.
Menu ini terbuat dari agar-agar. Uniknya, rasanya mirip seperti kembang tahu, unik dan lezat. Keunikan rasa ini merupakan perpaduan sempurna rasa manis agar serta buah-buahan, seperti lengkeng dan leci.
 
Selain itu, sago cream dan melon juga menjadi satu sajian penutup yang menyegarkan yang sayang jika dilewatkan. Hidangan penutup ini terdiri atas sago berbentuk mutiara yang tersaji dengan buah melon dan semangka. Tentu saja rasanya bakal membuat Anda ketagihan.

"Kedua hidangan penutup itu juga masih menjadi perpaduan antara hidangan Kanton dan Hong Kong," ucapnya.
(Koran SI/Koran SI/tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.



image

Tidak ada komentar: