Senin, 27 September 2010

Sensasi Umami ala Takigawa pasti siip

Sensasi Umami ala Takigawa pasti siip


Sensasi Umami ala Takigawa

Posted: 27 Sep 2010 03:05 AM PDT

RESTORAN ini didirikan berawal dari sebuah ide gila, yakni menyatukan empat hingga lima jenis restoran Jepang menjadi satu restoran. Hasilnya adalah sebuah fusion cuisine, masakan Jepang dengan cita rasa Barat yang lezat dan kaya variasi.


Sejumlah restoran Jepang yang kita temui umumnya hanya menawarkan satu hingga dua jenis tema masakan, bahkan di negeri asalnya sekalipun. Namun seakan mendobrak pakem yang sudah berlaku selama ini, restoran Takigawa hadir dengan konsep hidangan yang menggabungkan empat sampai lima jenis restoran Jepang. Sebut saja mulai dari shabu-shabu, sushi, sashimi, ramen, hingga donburi semuanya bisa Anda temukan di sini.

Petualangan rasa di salah satu cabang restoran ini yang berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan, dimulai dengan mencicipi takigawa roll. Selintas tak ada yang istimewa dengan empat buah gulungan berisi salmon ini, namun begitu dicoba hello seakan berbagai rasa menyapa lidah.

Asam, manis, legit, hingga akhirnya menimbulkan rasa umami tersendiri. Selain salmon, takigawa roll juga berisi kerang, dan dibalut dengan mayones, serta ikan terbang di atasnya.

Tetapi muskil rasanya jika hanya bahan-bahan itu yang digunakan dapat menghasilkan sensasi rasa yang menakjubkan. Benar saja Andrian Rosano selaku pemilik Takigawa mengatakan, ada secret recipe lain yang dikandungnya.

"Bumbu rahasia ini yang bikin enak dan enggakmungkin ditemukan di restoran lain. Karena kami buat sendiri," jelasnya. Takigawa roll ini disebut fusion style karena ditambahkan cita rasa ala Barat. Yakni hati angsa yang digemari orang Prancis.
 
Kini giliran mencoba scallop in dynamite, hidangan ini disajikan dalam kulit kerang yang besar dan dengan sendok kecil untuk menyantapnya. Wow entah apa lagi yang pantas untuk menggambarkan rasa hidangan ini. Lidah bagaikan dikejutkan sekaligus dibuat "meledak-ledak". Bayangkan saja, kerang dan jamur dibakar bersama keju mozarela. Alhasil si keju meleleh dan lengket di makanan ini. Menyatu dengan bahan lain dan membuat rasa gurih, agak asin dan superlezat. Sausnya, lagi-lagi, yang membuatnya tambah enak.

Yang menyukai udang, harus mencoba yang satu ini, hot and sexy. Udang yang nampak dari penglihatan, ternyata menyembunyikan cabai rawit di dalamnya. Telur pregnant fish turut membuat menu ini makin legit. Cocol ke dalam soyu jika ingin lebih asin.
 
Dikatakan Andrian, selain ragam sajian menu yang ditawarkan yang membuat restoran ini tak kalah istimewa adalah kebebasan pelanggan untuk memesan makanan seperti yang diinginkan. "Jadi bisa dicustomized, misalnya pelanggan mau ditambahkan cabai rawit dalam gulungan sushi tinggal bilang saja," kata Andrian.
 
Untuk yang satu ini, Sigit Nugroho yang juga salah seorang pemilik restoran tersebut mengatakan, karena kurang menyukai seafood terutama ikan, alhasil chef membuatkannya chicken roll yang di dalamnya diberi cabai rawit.

"Rasanya pas dengan selera saya, apalagi ada cabai rawitnya," ujar Sigit.
 
Takigawa juga mempunyai nasi bakar yang enak, namanya Takigawa kamameshi. Yaitu nasi dengan belut, cumi, ayam, dan sayur-sayuran yang di-steamdi dalam satu kompor mini yang bentuknya tradisional. Disajikan dalam sebuah kompor kayu. Jangan dibuka dulu tutupnya sampai nasinya berkerak atau sedikit gosong. Justru di sini letak keasyikan menikmati kamameshi. Nasi kemudian diaduk dari bawah agar bahan-bahan di dalamnya tercampur rata. Bisa dinikmati dengan chili flake jika ingin pedas. Nasi ini dimasak dengan air kaldu dan beras yang digunakan pun diimpor.

Masih ada sedikit space, energy ramen yang direkomendasikan oleh Sigit akhirnya pantang tidak dicoba. Ramen sengaja dibuat pedas dan kuahnya meski bening namun terasa kaldunya. Pantas saja namanya energy ramen. Menurut Sigit, ramen ini banyak peminatnya.
 
Selain menikmati hidangan, pengunjung juga dimanjakan dengan ambiens yang dihadirkan. Restoran ini mengangkat konsep interior suasana Bali. Tamu dapat bersantai bahkan mengangkat kaki di sofa lebar yang disediakan di area oudoor, sambil memandang kolam dengan air terjun yang mengalir. Penasaran? Datang saja langsung ke Takigawa Kemang yang buka mulai pukul 17.00–05.00 WIB.
(Koran SI/Koran SI/tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: