Sabtu, 16 Oktober 2010

Puasnya Bersantap di Celcius pasti siip

Puasnya Bersantap di Celcius pasti siip


Puasnya Bersantap di Celcius

Posted: 16 Oct 2010 01:29 AM PDT

EATING good everyday, itulah tagline yang diangkat Celcius Restaurant. Tak berlebihan kiranya jika melihat menu-menu yang ditampilkan. Sajian istimewa dari Nusantara hingga mancanegara menanti untuk disantap. Celcius Cafe & Grill, itulah nama restoran ini.

Lokasinya berada di kawasan Centro Department Store, Margo City, Depok. Penasaran dengan arti dari nama restoran ini, SINDO lalu mencoba bertanya kepada pihak restoran.

"Nama ini maksudnya untuk menggambarkan menu-menu yang ada di restoran ini. Ada masakan yang hangat, pedas, ataupun dingin. Kesemuanya memberikan reaksi panas pada tubuh, makanya dinamai Celcius," ucap Manajer Celcius Cafe & Grill Ngudiarto.

Celcius bukan hanya membuka cabang di Depok. Restoran ini juga menyapa pencinta kuliner di daerah Rawamangun, Jakarta Timur, Yogyakarta, bahkan Bali. Akhir bulan nanti, restoran ini juga akan membuka cabang yang lain di kawasan Alam Sutera, Serpong.

Di restoran berkapasitas 60 kursi ini pengunjung dapat menemukan hidangan mancanegara seperti steak, tom yum, dan pad thai. Derasnya hujan pada sore hari itu yang membuat tubuh agak kedinginan, membuat SINDO memutuskan memesan tom yum. Ternyata pesanan tersebut sesuai dengan yang diharapkan.

Tom yum dihidangkan masih hangat dengan kuah yang masih mengepulkan asap. Kuahnya kental berwarna merah, dan makin terbuka selera dengan beberapa cabai merah yang mengapung bersama dengan sayuran dan bahan lain.

Cumi, udang, dan jamur merang adalah beberapa bahan di dalam tom yum. Irisan sereh menambah "tajam" aroma masakan ini. Hati-hati dengan irisan lengkuas yang juga ditambahkan di dalamnya. Kuah memang sudah agak pedas, jadi awas jangan sampai Anda menggigit cabai rawit merahnya.

Tom yum ini enak disantap begitu saja atau boleh juga dengan nasi. Kalau bertandang ke sini, pastikan Anda memesan iga rica bakar. Iga yang sudah direbus ini kemudian dibakar beberapa saat.

Nah, yang ini yang paling menonjol, yaitu sambal rica-ricanya. Penampilannya mirip dengan sambal bakso, alamak… pedasnya. Makanya, supaya tidak terlalu pedas, santap iga bersama nasi dan jangan singkirkan sedikit sambalnya. Agar aromanya harum, tambahkan jeruk limau.

"Tapi, justru pelanggan kami suka dengan rasa pedas iga rica ini, dan menjadi salah satu favorit di sini," sebut Ngudiarto.

Bagi penyuka bandeng, cobalah merasakan bandeng ala Celcius yang dijamin beda. Bandeng tanpa duri tersebut dibakar dengan bumbu kecap. Belum pernah bukan Anda temukan di tempat lain? Coba saja sendiri supaya tidak penasaran rasanya seperti apa.

Aneka olahan bebek juga ada seperti bebek ijo, bebek rica, bebek bakar bumbu betutu, dan bebek bakar bumbu rendang. Agar mendapatkan daging yang tidak berminyak dan berbau, Celcius memiliki cara tersendiri.

Mula-mula daging bebek dicuci bersih, kemudian dimarinasi dengan bumbu selama setengah jam, baru setelah itu daging dipresto agar menjadi lebih empuk. Jangan ketinggalan juga untuk mencoba steak-nya. Ada rib eye Selandia Baru, yakni daging impor yang empuk dan dibumbui dengan bumbu rahasia, baru dibakar sesuai selera pemesan.

Tinggal pilih, mau disajikan bersama kentang goreng atau nasi? Untuk dessert, pilihannya ada banana pancake yang berisi pisang di dalam dan disajikan bersama es krim dan sirup cokelat di atasnya. Tempat ini juga pas untuk bersantai.

Sambil menunggu teman atau pasangan berbelanja, Anda dapat menikmati waktu di restoran ini dengan ditemani kopinya yang spesial atau aneka jus. Celcius juga sedang mengadakan promosi, sejumlah menu dipotong harganya sebesar Rp5.000.

Di antaranya mi goreng spesial dari Rp37.000 menjadi Rp32.000, ayam bakar lunak menjadi Rp40.000, dan ayam bakar lunak plus tenderloin steak hanya Rp53.000. Untuk makanan, range harganya adalah Rp5.000-Rp68.000, sementara menu minuman Rp6.000-Rp24.000.(SINDO//nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: