Senin, 08 November 2010

“Pempek Pak Raden Siap Menggoyang Lidah Anda!” plus 1 more

“Pempek Pak Raden Siap Menggoyang Lidah Anda!” plus 1 more


Pempek Pak Raden Siap Menggoyang Lidah Anda!

Posted: 08 Nov 2010 02:54 AM PST

PENCINTA masakan Nusantara, terutama yang berasal dari Palembang, pasti tak asing dengan pempek Pak Raden. Menu masakan di rumah makan ini memiliki cita rasa khas Sumatera Selatan yang menggoyang lidah.

Setiap pelosok di negeri ini punya menu istimewa sendiri-sendiri. Salah satunya, pempek. Untuk Anda yang tinggal di sekitaran Depok, tak perlu jauh-jauh datang ke Palembang untuk menikmati masakan lezat berbahan utama ikan ini. Pasalnya, restoran Pak Raden siap mewujudkan selera makan Anda.

Restoran pempek yang berdiri sejak tahun 1980-an ini memang berasal dari Palembang. Kemudian membuka cabangnya di Depok, tepatnya pada tahun 2008. Hingga kini cabang pempek Pak Raden sudah tersedia di seluruh Jakarta.

Pempek adalah makanan yang terbuat dari terigu dengan campuran daging ikan tenggiri segar. Jika tidak segar, biasanya pempek akan berbau tidak sedap (amis) dan menghasilkan rasa yang kurang sedap pula.

"Yang khas dan membedakan pempek Pak Raden dengan lainnya adalah penggunaan ikan tenggiri sebagai bahan baku utama. Ikan tenggiri digunakan agar rasa dan aroma khas pempek tidak berbau amis seperti kebanyakan pempek lainnya," kata pemilik Pempek Pak Raden, Devin saat berbincang dengan okezone.

Rasanya yang gurih, lembut, dengan citarasa ikan makin pas saat ditambah kuah cuka. Selain pempek, juga tersedia makanan khas palembang lainnya, seperti tekwan, otak-otak, nasi khas Palembang, dan lainnya. Sementara itu, untuk pilihan minumannya tersedia menu-menu istimewa seperti es jambu kacang merah, es teh manis, aneka jus, dan soft drink.

Soal harga, tak perlu khawatir. Pasalnya, Pempek Pak Raden mematok harga dari Rp4.000 sampai Rp25.000.

Nah, jika Anda ingin bertandang ke Pempek Pak Raden, Anda bisa mendatangi Jalan Margonda Nomor 301-A Depok, dengan jam buka setiap hari dari pukul 10.00-22.00 WIB.
(Pasha Ernowo//nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Udang Galah Bakar Madu di Gubuk Mang Engking

Posted: 07 Nov 2010 10:33 PM PST

PENUH pesona, begitu nuansa yang tercipta dari gubuk makan Mang Engking. Berlokasi di Danau Salam Kampus UI, Depok, gubuk lesehan bergaya arsitektur Sunda yang berdiri di atas kolam ikan seolah-olah mengingatkan keindahan alam pedesaan.

Nuansa resto seperti itu banyak ditemui di berbagai rumah makan. Tapi tidak untuk menu udang galah bakar madunya. Sebab, menu tersebut benar-benar istimewa di gubuk makan Mang Engking.

"Soal menu udang galah bakar madu memang hanya ada di sini. Tidak ada di tempat lain. Makanya menu spesialnya udang galah bakar madu. Kita juga membuat ikan gurami bakar madu. Soal pemilihan nuansa alam, karena menu udang galah bakar cocok disajikan dengan nuansa alam. Selain itu, banyak orang merindukan nuansa alam," kata Wakil Manager gubuk makan Mang Engking, Sutopo, saat berbincang dengan okezone beberapa waktu lalu.

Udang galah bakar madu memang sedap. Dengan cita rasa pedas-manis dan berani, bumbu-bumbu yang berasal dari rempah-rempah asli Indonesia dicampur dengan madu hingga membuat rasanya meresap hingga ke serat-serat daging udang yang ditusuk sate dan dibakar dengan arang kayu itu.

Menikmati udang galah bakar akan semakin asyik bila dicocol dengan sambal terasi dadak.

"Soal racikan bumbu itu rahasia perusahaan. Yang jelas kenapa menggunakan udang galah karena Mang Engking petambak udang galah. Tambaknya ada di Ciamis, Tasikmalaya, Cianjur, dan Yogyakarta," ujar bapak empat anak ini.

Dikatakan pria 61 tahun ini, racikan bumbu udang galah bakar madu tersebut dapat membuat stamina mereka yang menyantapnya bertambah bugar dan "siap tempur".

"Sudah diuji coba dan khasiatnya tidak diragukan lagi. Kenapa bisa meningkatkan stamina, karena bumbu-bumbunya khusus dan ditambah dengan madu," imbuhnya.

Untuk mempertahankan cita rasa masakan gubuk makan Mang Engking, Sutopo mengungkapkan, koki dipilih langsung oleh sang owner.

Pilihan menu

Di Mang Engking, satu porsi udang galah super bakar dengan berat setengah kilogram dibanderol Rp79.000. Udang galah super goreng, saus tiram, saus padang, asam manis, rebus dan sop, rata-rata memiliki harga Rp76.500 per setengah kilogram.

Untuk harga udang galah standar bakar madu Rp69.000 per setengah kilogram. Adapun udang standar goreng, goreng tepung, saus tiram, saus padang, asam manis, rebus, dan sop rata-rata dibanderol Rp69.500 per setengah kilogram.

Sementara itu untuk harga kepiting goreng, saus tiram, saus padang, asam manis, rebus, dan sop rata-rata Rp110.000 per satu kilogram. Sedangkan kepiting lemuri (lunak) goreng, saus tiram, saus padang, asam manis, rebus, dan sop rata-rata harganya Rp72.500 per setengah kilogram.

Gurame bakar madu, kecap, goreng, saus tiram, saus padang, asam manis, cobek, dan sop untuk ukuran besar diberi harga Rp59.500 per ekor. Ukuran sedang Rp49.500 per ekor, sementara untuk ukuran kecil Rp39.500 per ekor.

Selain itu ada menu baru pepes bakar kerapu yang ditawarkan gubuk makan Mang Engking kepada para pelanggannya, yaitu Rp59.500 untuk ukuran besar, Rp49.500 untuk yang sedang, dan Rp39.500 untuk ukuran kecil. 

Sementara itu, untuk pelepas dahaga, Anda bisa memilih minuman es teh manis, kelapa muda utuh, teh manis panas, marquisa panas, es kopyor, cendol, juice alpukat, juice tomat, juice jambu, atau aneka soft drink.

Nah, jika penasaran sambangi saja gubuk makan Mang Engking. Untuk mencarinya tak sulit. Danau salam Kampus UI, Jakarta, Lebih baik pesan tempat dulu bila ingin ke sana pada Sabtu dan Minggu, sebab pada hari itu dipastikan rumah makan itu padat pengunjung. Untuk jam buka dari pukul 10.00-21.00 WIB.

Gubuk makan Mang Engking juga dapat dijadikan tempat pesta pernikahan. Dengan gubuk utama mampu menampung 100 orang, terdapat pula 18 gubuk lesehan. Adapun untuk sewa tempat sekitar Rp500.000. Sedangkan menunya disesuaikan dengan paket yang ditawarkan.
(Pasha Ernowo//nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: