Jumat, 11 Februari 2011

“Menu Valentine Penuh Warna di Hotel Aryaduta Semanggi” plus 1 more

“Menu Valentine Penuh Warna di Hotel Aryaduta Semanggi” plus 1 more


Menu Valentine Penuh Warna di Hotel Aryaduta Semanggi

Posted: 11 Feb 2011 02:51 AM PST

VALENTINE sudah di depan mata. Untuk merayakan hari kasih sayang, restoran, kafe, dan hotel-hotel banyak menyuguhkan paket makan malam menarik. Salah satunya, Hotel Aryaduta Semanggi.

Hotel Aryaduta Semanggi menyajikan 4-kursus Set Menu Dinner tepatnya di Porta Venezia Restaurant untuk Anda nikmati bersama orang-orang terkasih. Menu yang disajikan 4-kursus Set Menu Dinner ini mulai dari Kepiting timbale, Sup Emosi Bit sup krim dengan Roti dilapisi tepung roti Cocokan, Payudara Bebek Tamari digongseng atau Fillet, Sereh Panacotta dengan Raspberry coulis.

"Pada 4-kursus Set Menu Dinner, harga yang ditawarkan sudah termasuk dengan kotak eksklusif dan mawar sang kekasih," kata Paramita Sari, Public Relations Manager Hotel Aryaduta Semanggi saat ditemui okezone, Kamis (10/2/2011).

"4-kursus Set Menu Dinner" ditawarkan dengan harga Rp265 ribu per orang pada 14 Februari 2011.

Untuk menambah suasana romantisme 4-kursus Set Menu Dinner, Hotel Aryaduta Semanggi menyuguhkan Live Music yang menampilkan duo seruling dan gitar.

"Di bawah lengkung kaya megah dihiasi dengan mural Eropa yang menggambarkan musim memetik anggur Italia, Porta Venezia meyakinkan Anda untuk memiliki tak terlupakan nuit d'amour atau malam cinta di Hotel Aryaduta semanggi," tutupnya.
(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Menikmati Menu ala Dewa-dewi

Posted: 11 Feb 2011 12:36 AM PST

INGIN menikmati sajian istimewa di sebuah teras nan nyaman? Lokananta Terrace Resto mungkin bisa memuaskan keinginan Anda. Sebuah tempat bersantap yang menawarkan pengalaman berbeda.
 
Lokananta Terrace Resto, itulah nama yang diberikan pada restoran ini. Dalam bahasa Sansekerta, nama tersebut mengandung makna tempat peristirahatan dewa-dewi. Tak berlebihan kiranya jika Anda menyelisik lebih lanjut dan mencicipi makanan yang ditawarkan.
 
Ambil contoh sajian rib eye yang digadang-gadangkan restoran ini. Ternyata penyajiannya memang berbeda dengan restoran steak kebanyakan. Kepuasan akan selera, dijamin didapat. Dalam seporsinya, pengunjung diberikan daging iga seberat 250 gram, kentang yang bisa dipilih apakah ingin kentang tumbuk, keripik kentang, kentang goreng, atau potato wedges.
 
Masih dalam porsi yang sama, Anda akan menemukan jagung dengan onion ring, salad, dan soft roll whole meal. Menyantap habis daging iga itu saja sudah amat mengenyangkan, apalagi ditambah dengan side dish yang ada. Plus saus yang cukup banyak, jadi tidak perlu memanggil pelayan jika saus yang Anda inginkan tidak cukup.
Untuk saus ini Lokananta mempunyai beragam pilihan. Ada sha-llot, melon garlic butter yang rasanya asam, barbeque, mustard, dan onion sauce. Tapi yang dijagokan justru tiga macam saus ini; anggur merah, jamur, dan saus lada hitam. Saus buatan sendiri tersebut justru yang membedakan rasa steak di tempat ini.
 
Masih menyinggung soal kualitas, seluruh daging untuk steak menggunakan daging impor. Jadi, walaupun Anda memesan steak dengan tingkat kematangan well done, tidak perlu khawatir daging akan terasa keras.
 
Satu lagi yang membedakan Lokananta dengan tempat lain yang sekaligus menjadikan ciri khasnya. Restoran ini sengaja membuat sendiri sejumlah bahan makanannya, seperti mayonnaise, thousand island, bahkan roti. Shindi P Hadiriani selaku staf marketing restoran ini mengaku, dengan cara demikian, justru lidah pengunjung lebih "kena" dengan makanan yang ditawarkan.
 
"Karena kita membuat sendiri, baik itu mayonnaise atau roti, pengunjung akan mengenali rasanya dan berpikir tidak akan menemukannya di tempat lain. Untuk roti, kami mempunyai bagian pastry sendiri," kata Shindi. Dengan cara ini, Lokananta bisa menarik hati pengunjung. Sebagian besar pengunjung pun juga mengetahui bahwa bahan makanan tersebut home made.
 
"Sebab, rasanya tidak pasaran dan berbeda," imbuh Shindi. Selain bermain di dalam rasa, konsep makanan home made ini diakui Shindi juga dapat menekan biaya operasional. Selain itu, karena pihak restoran yang membuat sendiri, mereka dapat lebih mengetahui ingin membuat roti jenis apa dan seberapa banyak. Karena sebagian makanan dibuat sendiri, staf dapur sudah harus beroperasi sejak pukul tujuh pagi guna melakukan berbagai persiapan, meskipun restoran baru buka pukul 10.00 WIB.


Beef patties juga dibuat sendiri. Daging cincang yang bentuknya menyerupai daging burger ini dibuat dengan bumbu khusus dicampur dengan bahan-bahan, seperti bawang bombai, kemudian di-pres dan dimarinasi. Setelahnya bisa langsung dimasak atau dimasukkan dalam kulkas. Hidangan Barat lainnya ada sosis dengan tiga rasa; garlic, beef barbeque, dan tawar. Ada pula hidangan khas Meksiko, nachos. Bedanya, nachos yang ini tidak menggunakan tortilla, tetapi keripik kentang sebagai gantinya.
 
Sebagai topping, ada jalapeno atau cabai rawit dari Meksiko. Cabai ini berukuran besar bentuknya menyerupai tomat ceri. Ada pula potongan cabai rawit hijau, tomat, dan mayonnaise di atas nachos. Ambil keripik kentangnya dan cocol ke dalam saus salsa yang berisi, di antaranya stroberi. Hmm..asam-asam pedas. Giliran hidangan Timur, Anda akan menemukan Thai Crispysnapper karena menggunakan bumbu khas Thailand, maka rasanya sedikit asam dan daging ikannya sendiri gurih asin dengan potongan cabai rawit. Di sini Anda juga akan menemukan ragam nasi goreng, nasi goreng gila, nasi goreng buntut, nasi goreng sosis, dan yang paling unik nasi goreng tom yum. Rasa nasi goreng ini tentunya tidak jauh berbeda dengan sup tom yum, pedas asam.
 
Ada lagi buntut goreng Lokananta, sama seperti steak, porsinya cukup besar. Lagi-lagi disajikan daging buntut seberat 250 gram, dengan nasi, emping, dan semangkuk kuah buntut. Sebagai pelengkap, ada kecap manis dan sambal hijau. Penyuka pedas pastinya akan jatuh hati dengan buntut ini, sebab buntut disiram saus pedas yang warnanya benar-benar menantang.
 
Untuk minuman khasnya restoran yang berada di Gandaria City lantai UG nomor 32 ini adalah Lokananta beauty alias campuran semangka, melon, yoghurt, leci, dengan sirup markisa. Serta orange delight, yang terdiri atas jus jeruk dan es krim vanila. Tutup jamuan dengan chocolate melt.
 
Bukan sembarang chocolate melt yang akan didapat, ada thin bread yang berisi kacang almond, satu scoop es krim vanila dengan ceri di atasnya, saus blueberry, dan irisan buah stroberi dan peach untuk menetralkan rasa manis atau terlalu "kuatnya" cokelat. Jadi, jauh dari rasa eneg. Wow super bukan? Harga makanan dibanderol mulai Rp18.000–95.000.
(SINDO//tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: