Senin, 28 Februari 2011

“Rujak Mata & Cingur Sapi, Sama Lezatnya!” plus 1 more

“Rujak Mata & Cingur Sapi, Sama Lezatnya!” plus 1 more


Rujak Mata & Cingur Sapi, Sama Lezatnya!

Posted: 28 Feb 2011 03:12 AM PST

SEBUAH menu lezat tak harus tercipta dari cara yang rumit. Buktinya, rujak mata sapi tercipta lantaran bagian ini kerap dibuang oleh pembuat rujak cingur. Kini, rujak mata, selain cingur sapi, jadi menu andalan warga Kabupaten Bangkalan, Madura.

Sepintas, bila mendengar nama menu ini, Anda pasti akan bertanya-tanya seperti apa bentuk dan rasanya. Sangat mudah menemui tempat makan yang menyajikan menu asli Kabupaten Bangkalan ini. Salah satu terletak Jalan KH. Muhammad Cholil, yakni Warung Kenikmatan. Lokasinya tepat berada di belakang kantor atau arah barat koran lokal (Radar Madura).

Sang penjual, Marinten, sudah cukup terkenal. Wanita yang sudah sembilan tahun menjadi penjual rujak mata sapi ini mempunyai banyak pelanggan, mulai dari kalangan buruh becak sampai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten setempat.

Wanita berusia 40 tahun ini menyatakan, usahanya diawali dengan berjualan rujak cingur. Berhubung banyak saingan dan sering tidak laku, dia mencoba banting setir untuk berjualan rujak mata sapi. Ide awalnya cukup simpel, yakni hanya karena banyaknya penjual rujak cingur yang hanya mengambil cingur (hidung sapi) dan membuang mata sapi.

"Dari ide awal tersebut, kemudian saya tekuni untuk terus berjualan rujak mata sapi. Ya lumayanlah, sudah banyak yang suka," ujar Marinten kepada okezone ditemui di warungnya seraya mengulek rujak.

Ditanya soal cara masak, terutama bahan dasar berupa mata sapi, Marintem menjelaskan bahwa cara mengolahnya hampir sama dengan memasak cingur, yakni direbus. Tapi, yang direbus hanya mata sapi, tidak dengan kepala.

Demikian juga dengan bumbu rujak mata sapi yang tidak jauh berbeda dengan rujak cingur. Ada beberapa bahan pokok yang diulek menjadi bumbu, antara lain kacang tanah, petis ikan, dan garam secukupnya.

Penyajiannya cukup sederhana. Bila bumbu kacang sudah siap, menu utama berupa mata sapi langsung dimasukkan, ditambah menu pelengkap seperti lontong, kecambah (toge pendek), kangkung dan ketimun. Marintem juga menambahkan buah, seperti nanas, bengkoang, dan mangga.

"Tergantung permintaan pembeli. Cuma yang pasti, mata sapi yang sudah direbus menjadi menu utama," katanya.

Sejauh ini, Marintem mengaku tidak kesulitan menemukan bahan baku berupa mata sapi. Sebab, selain diperoleh dari para penjual rujak cingur, kepala sapi berikut mata cenderung mudah didapat di beberapa pasar yang ada. Harganya juga cukup murah.

Dalam sehari berjualan, Marintem mengaku bisa menghabiskan hingga 5kg mata sapi. Bisa dibayangkan, keuntungan menggiurkan yang diperoleh bila satu porsi dihargai Rp10 ribu, termasuk air mineral. Pelanggan setia Marintem biasanya mulai antri saat buka sekira pukul 09.00 WIB.

"Tidak hanya dari sini (Bangkalan) saja. Pelanggan saya juga ada yang dari luar (Pulau Jawa), yang biasanya saat hari libur datang ke sini," ungkapnya.

Salah satu pelanggan asal Surabaya, Hasan Husen, menyatakan suka dan ketagihan makan rujak mata sapi, karena rasanya beda dengan yang lain. Dia mengaku, awalnya hanya diberitahu teman. Penasaran dengan menu tersebut, dia langsung meluncur ke Bangkalan.

"Kalau dimakan siang hari, tambah mantap. Beda dengan rujak cingur, yang rasanya seperti itu-itu saja," ucapnya.(Subairi/Koran SI/ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

10 Negara Terbaik Wisata Kuliner

Posted: 28 Feb 2011 02:49 AM PST

SETIAP negara pasti punya makanan khas dengan ciri-ciri dan keunikan masing-masing. Meski ada beberapa makanan yang merupakan hasil perpaduan atau pengaruh dari daerah lain, hal ini tidak mengurangi keunikan suatu negara yang pasti membuat siapa pun ketika memakan makanan khas langsung teringat dengan makanan tersebut.

Berikut sepuluh negara patut Anda sambangi:

Yunani

Makanan Yunani memang belum familiar di Indonesia, tapi makanan Italia dengan pasta dan tomatnya tidak asing dengan lidah kita. Begitu juga dengan makanan Turki yang mirip-mirip makanan Arab dengan daging, lemak, dan rempahnya yang berani. Makanan Yunani dengan pengaruh Italia adalah pastitsio. Makanan ini menggunakan pasta makaroni.

Dengan cita rasa asli Yunani yang sederhana, Italia dengan tomat dan pasta, Mediterania dengan olive oil, Turki dengan dagingnya, dan Arab dengan rempah-rempahnya yang berani membuat masakan Yunani kaya cita rasa.

Meksiko

Bisa dibilang, makanan Meksiko tidak tercampur dengan cita rasa makanan lain kecuali daerah sekitar Amerika karena makanan-makanan Meksiko sudah ada sejak ribuan tahun dibawa oleh Suku Indian Inka dan Aztek, kemudian dimoderinisasi.

Contoh masakan Meksiko adalah pambazo, flautas, champurrado, dan dulce de leche. Buat yang merasa jagoan, ada menu khusus nih! Namanya chapulines.

Austria

Seperti kebanyakan makanan Eropa, makanan Austria sangat classy. Tipe-tipe makanan yang dengar namanya saja bikin dompet menciut! Apalagi, Austria terkenal sebagai tempat lahirnya musisi-musisi dan seniman yang juga classy, sehingga negara ini sering dikaitkan dengan gedung-gedung konser mewahnya terutama di Vienna (Wina).

Ciri khas makanan Austria yang terkuat adalah pada pastry dan cake.

India

India terdapat di berbagai belahan dunia. Meski orang Indonesia, makan makanan India tetap harus berhati-hati atau rempahnya yang kuat bikin kaget! Tapi yang pasti Anda sudah sangat familiar dengan kari, roti cane, nasi biryani, dan martabak.

China

Di setiap sudut negara, pasti ada yang namanya makanan China. makanan China dibagi menjadi empat macam dan kemudian dibagi lagi menjadi delapan. Keempat kategori makanan China yaitu Kanton yang ada di Provinsi Guangdong, China Selatan.

Makanan Guangdong memang paling terkenal termasuk di Indonesia karena orang Kanton banyak yang merantau. Kalian pasti tidak asing dengan telur asin, kan? Ya, makanan ini adalah makanan asli Guangdong yang disebut Ham Aap Dam.

Korea
 
Berita baik untuk para penggemar K-Drama! Enggak salah memang, berkat K-Drama dan boyband-nya, kebudayaan Korea semakin terkenal, bahkan mulai menggeser Jepang. Korea mulai dilirik sebagai kiblat fashion dan pariwisata baru.

Tahu Bibimbap? Ya, makanan Korea ini memang terkenal. Tapi dulu, Bibimbap hanya boleh dimakan oleh keluarga kerajaan. Sama juga seperti guksu, mie asli Korea yang mirip bihun tapi lebih tebal.

Guksu ini nanti diolah menjadi macam-macam makanan, contohnya Japachae, memil guksu, dan jjolmeyon. Kalau dilihat dari gambarnya, enak tuh dimakan pas musim dingin.

Italia

Siapa yang enggak kenal pasta? spageti? makaroni? lasagna? Atau jenis lain macam pizza? Bisa dibilang makanan Italia adalah makanan Eropa yang paling Indonesia. Mulai dari yang paling mahal hingga yang paling murah, makanan Italia bisa ditemukan dimana-mana.

Indonesia

Masalah cita rasa, beragam banget, kan! Seperti daerah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi yang pedas, lalu daerah Jawa yang manis, dan Sunda yang natural.

Tapi tidak bisa dipungkiri, makanan Indonesia sangat dipengaruhi oleh India, Arab, Cina, dan barat, tergantung daerah. Sumatera memiliki ciri Arab dan India seperti makanan Melayu lain dengan kari, lemak, dan rempahnya.

Mungkin pembahasan makanan Indonesia tidak perlu terlalu detail, karena kalau enggak ngerti tentang makanan ini, sungguh terlalu. Cintailah makanan Indonesia.

Prancis

Kalau dengar kata makanan Prancis, pasti pikiran melayang pada sebuah candlelight dinner romantis dengan cahaya lilin dimana-mana dan iringan musik cinta yang merdu dengan pasangan terkasih..Ah, c'est l'amour!

Tidak hanya romantis, makanan Prancis juga menduduki urutan pertama makanan yang terkenal akan kemewahan dan kualitasnya! Ya, makanya enggak aneh kalau makanan Prancis sering bikin kantong mencicit karena harganya. Lihat saja makanan mewah macam escargot dan foie gras.

Jepang

Makanan Jepang berasa netral. Lain halnya dengan makanan Indonesia yang sangat eksotik, pedas, dan bersantan, India yang terlalu berempah dan berkari, serta Arab yang berlemak, makanan Jepang bisa diterima dengan mudah di lidah siapapun termasuk orang-orang bule yang lidah sama perutnya rada rewel.

Selain itu, berkat pengaruh manga dan anime, makanan Jepang sangat digemari oleh anak muda Indonesia yang rata-rata penasaran untuk mencicipi makanan Jepang itu bagaimana rasanya.(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: