Kamis, 10 Maret 2011

“Food Library, Surga Makanan di Mal Ciputra” plus 2 more

“Food Library, Surga Makanan di Mal Ciputra” plus 2 more


Food Library, Surga Makanan di Mal Ciputra

Posted: 10 Mar 2011 02:18 AM PST

BOSAN dengan food court yang berkonsep itu-itu saja? Kenapa tidak mencoba Food Library, food court berkonsep baru dari Mal Ciputra Jakarta.

Pengalaman makan Anda akan terasa berbeda dan menarik, karena ibarat makan dalam sebuah perpustakaan, Anda akan makan dikelilingi banyak buku. Meskipun hanya dummy dan bukan buku asli, tetap saja ambience Food Library akan mengajak Anda memasuki sebuah perpustakaan.

"Awalnya memang beberapa buku di sini menggunakan buku asli, namun sayang, maintenance bukunya juga agak sulit. Dibaca oleh salah satu tamu, misalnya, ketika dikembalikan sudah kotor kena sambal atau kuah makanan. Itulah mengapa kami menggunakan dummy yang tetap tidak mengurangi segi estetikanya," tutur Inge Sidharta selaku Food Court Manager PT Ciputra Sentra kepada okezone saat peresmian Food Library di Mal Ciputra, Jakarta, Kamis (10/3/2011).

Food Library memiliki luas sekira 1.150 meter persegi, terdiri atas dua lantai, memiliki 35 tenant, dan mampu menampung hingga 400 orang. Setelah sebelumnya diberi nama Pasar Senggol, pergantian nama dilakukan sesuai perubahan suasana yang lebih hangat dan interior unik. Letaknya yang strategis dan dekat dengan kampus, itulah alasan konsep perpustakaan Food Library menjadi pilihan.

"Memikirkan nuansa lain yang benar-benar berbeda, kami berpikir 'kenapa tidak perpustakaan?'. Lagipula, belum ada food court berkonsep library, yang ada mungkin kafe. Di sekitar sini juga banyak sekali kampus dan hampir setiap sore food court kami ramai oleh mahasiswa. Itulah mengapa meja yang disediakan juga tampak seperti meja belajar dengan lampu penerangan di tengahnya," tambah Inge.

Food Library menyediakan menu internasional dan lokal, seperti nasi gandul, tahu kok, tongseng, teppanyaki, sushi, dan khusus hari Senin hingga Jumat sebuah promo seru dimaksudkan untuk menarik lebih banyak konsumen.

"Setiap pembelian Rp20 ribu dan kelipatannya, konsumen dapat menukarkan transaksi mereka dengan buah-buahan segar yang terdapat di salah satu gerai," tutur Inge.

Harga menu yang ditawarkan Food Library berkisar antara Rp20 ribu-Rp40 ribu per porsi. Tertarik mencoba makan di dalam perpustakaan?(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.



image

Sensasi Makan Bareng Singa ala Tsavo Lion Restaurant

Posted: 10 Mar 2011 02:13 AM PST

PERNAH merasakan makan di samping singa? Sensasi menyenangkan dan mendebarkan ini bisa Anda nikmati di Tsavo Lion Restaurant.
 
Lelah mengelilingi penjuru Bali Safari & Marine Park (BSMP), hilangkan haus dan dahaga Anda di restoran yang berada di dalam kandang singa. Hah, bagaimana bisa?
 
Tenang, ada kaca tebal dan kabel listrik terpasang di sekeliling restoran yang akan melindungi Anda dari kawanan singa buas itu. Jadi, mereka tidak akan menerkam Anda.
 
Sajian internasional mendominasi menu yang ditawarkan restoran ini, seperti tom yam soup, half grill baby chicken, mushroom sauce, miso soup, spaghetti aglio olio vegetarian with mushroom, tiramisu, dan sebagainya. Maklum, pengunjung BSMP kebanyakan adalah wisatawan mancanegara.
 
Namun tetap ada menu Indonesia bila Anda ingin memesannya. Bahkan uniknya, menu paling banyak dipesan turis asing adalah lodo ayam, masakan khas Jawa Timur.
 
"Menu paling banyak dipesan lodo ayam, karena pengolahannya yang sederhana, tapi rasanya enak. Untuk mereka, kita kurangi rasa pedasnya," kata Mahadi, Executive Chef Tsava Lion Restaurant saat ditemui okezone di Jalan IB. Mantra Km 19,8 Gianyar, Bali, baru-baru ini.
 
Ke depan, Tsava Lion akan menghadirkan makanan khas Jepang mengingat banyak pengunjung BSMP juga berasal dari Jepang. Selain penambahan, restoran juga melakukan pengurangan menu secara berkala.
 
"Tiap enam bulan, kita evaluasi menu. Menu yang enggak laku kita buang, ganti dengan yang baru," imbuh chef asal Trenggalek, Jawa Timur yang telah menetap di Bali sejak 1991 ini.
 
Sajian lezat tak akan sempurna bila tidak didukung ambiance yang mendukung. Tsava Lion Restaurant memiliki interior bernuansa Afrika. Lukisan binatang, kulit macan, bahkan gendang kecil dan atap ilalang pada satu sudut restoran menjadi penghias. Di dalam ruangan, Anda bagaikan berada di hutan.
 
Restoran berkapasitas sekira 150 orang ini mulai buka pukul 08.30 WITA-22.00 WITA. Jadi, siapkah Anda untuk merasakan asyiknya makan sambil dipandangi sekawanan singa?
(tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.



image

La Mian untuk Anda Pencinta Mie

Posted: 10 Mar 2011 12:47 AM PST

TAK hanya sebutan teh tarik untuk minuman khas Malaysia saja, namun ada juga La mian yang artinya mie tarik, makanan khas dari China. La mian ini biasanya disajikan dalam porsi besar seperti mie Aceh. Bedanya, La mian disajikan dengan salad seperti mentimun, dan tomat.

Biasanya, makanan yang satu ini cocok untuk musim panas. Di China, khususnya bagian timur, resto La mian merupakan resto yang paling banyak menjual makanan halal (tidak menjual daging babi).

Sementara di Jepang, La mian mulai dikenal banyak orang seiring dengan era pemerintahan Meiji. Kendati mirip dengan mie ramen dari Jepang, namun menurut sejarah belum diketahui secara pasti apakah ramen ini merupakan La mian yang dialihbahasakan. Hanya saja, biasanya ramen disajikan dengan cara yang sangat berbeda dengan La mian.

Nah, bagi Anda pencinta mie, pasti ingin mencicipi makanan yang satu ini. Rasa mie La mian benar-benar menggugah selera makan Anda. Belum lagi, mie yang dicampur dengan salad mentimun, dan tomat di dalamnya. Asam, manis, dan pedas, menu komplet ini akan akan menyatu di dalam mulut Anda. Dijamin, Anda akan terus menyantapnya hingga suapan terakhir.

Penasaran ingin mencoba mi tarik khas China ini? Restoran Yin Yang Dim Sum & La mian, dan Mie Tarik Laiker yang salah satu cabangnya berlokasi di Pondok Indah Mall I bisa Anda kunjungi. Restoran ini memiliki menu andalan, yaitu La mian wonton udang, sedangkan Mie Tarik Laiker memiliki andalan Mie Tarik Kari Ayam.

Isi paket Lamian wonton udang di Yin Yang resto berupa mie tarik, wonton (pangsit rebus isi udang), udangnya terasa gurih dan manis, menandakan kesegaran bahan bakunya.

Keistimewaan La mian di Yin Yang Restoran adalah, pembuatannya yang mendadak, jadi La mian baru dibuat jika ada konsumen yang memesannya, sehingga kesegarannya masih sangat baik. Anda pun dapat menyaksikan secara langsung bagaimana La mian tersebut dibuat, karena resto memiliki konsep dapur terbuka.

Bagi Anda yang ingin menikmatinya namun memiliki dana terbatas, bisa membelinya lewat kupon diskon di lapar.com. Melalui cara yang satu ini, Anda hanya cukup merogoh kocek Rp15.200, diskon 64 persen dari harga aslinya yaitu Rp41.800. Tertarik?(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.



image

Tidak ada komentar: