Jumat, 25 Maret 2011

“Otaru Baumkuchen, Gerai Kue Pohon Pertama di Indonesia” plus 1 more

“Otaru Baumkuchen, Gerai Kue Pohon Pertama di Indonesia” plus 1 more


Otaru Baumkuchen, Gerai Kue Pohon Pertama di Indonesia

Posted: 25 Mar 2011 03:56 AM PDT

MENGKLAIM sebagai spesialis pembuat kue pohon alias baumkuchen pertama di Indonesia , khususnya Jakarta , gerai kue Otaru Baumkuchen siap memenuhi rasa penasaran masyarakat. Datangi gerainya di Jalan Kemang Raya No. 31, Jakarta Selatan.

Nama Otaru sendiri diambil dari nama salah satu toko di Jepang dan baumkuchen, berasal dari bahasa Jerman yang berarti tree cake atau log cake yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti kue pohon. Otaru Baumkuchen menawarkan empat pilihan rasa, yakni original, tiramisu, chocolate, dan green Tea dengan dua ukuran kue, yakni berdiameter 7 cm dan 15 cm.

Mengunjungi gerai kue yang berseberangan dengan Restoran Takigawa atau hanya berjarak beberapa meter dari Kemang Food Festival ini, sebuah papan besar akan menjelaskan sejumlah informasi mengenai sejarah, ukuran, dan tradisi baumkuchen itu sendiri. Di sudut kanan gerai, terdapat sofa dan meja serta bangku yang terbuat dari pohon. Sementara untuk meja serving, sejumlah batang kayu mempermanis tampilannya.

"Pohon yang kami gunakan merupakan pohon trembesi. Kami sengaja memilih menggunakan batang pohon karena memang disesuaikan dengan konsep kue pohon itu sendiri," tutur Pitarto Lauda selaku salah satu dari tiga founder Otaru Baumkuchen bersaudara kepada okezone yang ditemui digerainya, Kamis (24/3/2011) malam.

Pitarto menambahkan, konsep open kitchen memungkinkan pengunjung untuk dapat menyaksikan bagaiman proses pembuatannya.

"Ya, kami memang sengaja memilih konsep open kitchen agar tamu yang datang dapat melihat proses pembuatan, dan bagaimana kebersihannya. Jangan khawatir, kebersihan selalu kami prioritaskan di mana karyawan diwajibkan memakai masker, sarung tangan, dan topi setiap memasuki dapur. Beberapa kue yang telah matang juga kami wrap menggunakan plastik agar bentuk dan rasanya tetap bagus dan yang pasti agar tetap higinis saat dikemas," jelas Pitarto.

Berbicara kisah bagaimana tiga kakak-adik Pitarto Lauda, Sari Lauda, dan Philip Lauda memutuskan untuk menjual baumkuchen di Jakarta terbilang sangat menarik. Mereka menyebutkan semua berawal ketika masa libur Lebaran tahun lalu ke Jepang.

"Awalnya libur Lebaran tahun lalu sekitar bulan Agustus 2010 kami jalan-jalan ke Jepang. Lalu, ketemu satu toko yang menjual baumkuchen, dan ternyata rasanya enak. Dari situ kami menelepon penemu resepnya, menyatakan ketertarikan kami. Berlanjut hingga akhirnya kami berangkat lagi ke sana untuk melihat proses pembuatannya," tuturnya.

"Bagi kami, kelihatannya cukup gampang dan dapat dipraktikkan langsung di Indonesia. Kembali ke Indonesia kami muter-muter dan browsing mencari apakah di Indonesia sudah ada. Ternyata belum, dan berdasarkan testimoni teman kami yang tinggal di Jerman maupun Jepang, mereka komplain 'kok di Indonesia enggak ada baumkuchen?'. Dari situ terpikirlah untuk membuka gerai khusus 'kue pohon' ini," katanya.

Melanjutkan kisahnya, tiga kakak-adik ini memutuskan untuk membeli secara putus resep dan mesin pembuat baumkuchen dari penemu tersebut dengan harga yang sangat tinggi.

"Bicara investasi, dana yang kami keluarkan total Rp2 miliar, di mana 1 miliar untuk resep dan mesin," jelas Pitarto.

Perjalanan tiga kakak-adik menemukan racikan yang pas sesuai lidah Indonesia dengan cita rasa yang tidak jauh dari aslinya, tidaklah mudah. Mereka mengaku beberapa kali gagal karena bahan baku di Indonesia dan Jepang yang jauh berbeda.

"Selama satu bulan kami bertiga sampai harus kursus secara intensif demi baumkuchen ini di Jepang, setiap hari kami belajar. Nah, begitu mempraktikannya di Indonesia , baru ketahuan 'kok beda ya tidak seperti waktu training?'. Ternyata bahan baku di Jepang dan bahan baku sini beda, meski beli yang mirip, tapi tidak semua bahan baku di Jepang tersedia di Indonesia . Tingkat kekentalan adonan harus tepat agar produk jadi," ujarnya.

"Dan berbeda dengan butter Jepang yang lebih berminyak, kami sampai gagal dua hingga tiga kali hingga akhirnya menemukan racikan yang pas. Percobaan pertama, produk gosong, kedua, lebih gosong, karena adonan terlalu tipis atau adonan terlalu cair dan minyak kebanyakan, barulah setelah dua minggu percobaan berhasil," sahut Pitarto.

Kini, Otaru Baumkuchen berlangganan tepung terigu impor Jepang dari distributor lokal langsung. Karena mereka mengaku menggunakan tepung terigu lokal hasilnya tidak akan sama jika mereka menggunakan tepung terigu impor Jepang.

"Kendati demikian, kami menjamin produk ini halal. Dan kami ingin menambahkan bahwa Otaru Baumkuchen merupakan brand Indonesia asli!," tutup Pitarto.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php. Five Filters featured article: Libya and Oil.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Besok, Nikmati Diskon 15 Persen Otaru Baumkuchen!

Posted: 25 Mar 2011 03:14 AM PDT

BAUMKUCHEN alias kue pohon yang berasal dari Jerman dan sudah lama booming di Jepang kini hadir di Indonesia. Otaru Baumkuchen akan membuka gerainya Sabtu besok. Jangan ketinggalan menikmati diskon 15 persen yang ditawarkan.

Kue pohon alias tree cake atau log cake mirip batang pohon yang ditebang. Bentuk ini memiliki filosofi, karena layer yang menyerupai cincin berwarna keemasan saat kue dipotong, dapat diterjemahkan juga sebagai simbol keharmonisan, umur panjang, dan kemakmuran.

Di Indonesia, Otaru Baumkuchen merupakan toko bamkuchen pertama yang menawarkan cita rasa berbeda dari kue yang telah ada.

"Nama Otaru diambil dari nama salah satu toko di Jepang. Dan Otaru Baumkuchen, merupakan gerai kue pertama yang khusus menyediakan baumkuchen di Indonesia," jelas Pitarto Lauda, salah satu dari tiga bersaudara pendiri Otaru Baumkuchen kepada okezone saat ditemui di gerainya di Jalan Kemang Raya No. 31 Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2011) malam.

Otaru Baumkuchen bakal dibuka Sabtu, 26 Maret 2011. Untuk Anda yang mencicipi kue ini, ada empat rasa yang akan ditawarkan, yakni original, chocolate, green tea, dan tiramisu. Ada diskon menarik siap dinikmati.

"Jika memang tertarik untuk mengunjungi Otaru Baumkuchen, promo pembelian diskon 15 persen akan kami selenggarakan hingga akhir April 2011. Sementara bagi pengunjung yang mem-posting status 'OMG Otaru Baumkuchen in Kemang is Super Yummy!' atau 'Otaru Baumkuchen di Kemang Enak Banget, Bokk!' atau hanya sekedar mem-posting 'At Otaru Baumkuchen in Kemang', akan kami berikan diskon sebesar 20 persen. Pengunjung juga dapat bergabung di Facebook Otaru Baumkuchen dan di Twitter @otarucakes," jelas Pitarto.

Otaru Baumkuchen terletak berseberangan dengan Restoran Takigawa dan berjarak hanya beberapa meter dari Kemang Food Festival. Gerai buka mulai pukul 10.00-22.00 WIB.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php. Five Filters featured article: Libya and Oil.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: