Minggu, 27 Maret 2011

Saat Kue Tak Sekadar untuk Camilan pasti siip

Saat Kue Tak Sekadar untuk Camilan pasti siip


Saat Kue Tak Sekadar untuk Camilan

Posted: 27 Mar 2011 04:35 AM PDT

KODRATI kue memang tercipta sebagai penganan sampingan. Namun meski hanya sebagai makanan penunjang, penyajian kue pun memerlukan keindahan sebagai pembentuk imej. Pasalnya di zaman modern seperti sekarang, era makanan ringan justru menjadi penganan utama para kosmopolit. 


Peran kue yang semula hanya sebagai makanan camilan mulai bergeser posisi sebagai makanan utama. Hal itu berkembang seiring dengan era modernisasi di mana sisi dinamis dan tuntutan hidup lebih cepat tersaji di dalamnya.
 
Dengan latarbelakang tersebut, segala rutinitas dan kegiatan pun bergerak dinamis. Apalagi, selain dituntut dengan mobilitas tinggi, agenda macet pun menjadi bagian yang sulit dihindari dan bagian dari keseharian. 
 
Menyiasati hal tersebut, biasanya para kosmopolit pun memilih lokasi strategis sebagai tempat untuk mensinergikan kebutuhan jadwal rutinitas mereka. Misalnya, melakukan "meeting" di kafe sekaligus mengganjal perut dengan makanan ringan namun mengenyangkan.
 
Dari sederet tempat yang menjamur di ibu kota, Otaru Baumkuchen menjadi salah satu spot yang patut dicoba. Di gerai yang berada di Jalan Kemang Raya No. 31 ini, Anda dapat menikmati baumkuchen atau kue pohon yang menjadi sajian utama dari gerai ini. Ada empat varian rasa yang ditawarkan, yakni original, tiramisu, chocolate dan green tea.
 
Di gerai ini, Anda tak sekadar mencicipi aneka kue pohon dengan varian rasa yang menarik, tapi juga melepas penat dengan latar interior toko yang merepresentasikan kue yang dijualnya, yakni ala rumah pohon. 
 
"Segmentasi pasar kami memang para ekspatriat. Karena itu, kami memilih Kemang sebagai lokasi gerai," ujar Sari Lauda, salah satu founder kepada okezone.
 
Ya, Kemang sebagai salah satu kawasan elit memang menjadi titik strategis untuk menyasar para ekspatriat. Pasalnya, kawasan ini memang pusat dari para ekspatriat bermukim, di mana banyak huniat elit dan kantor-kantor berdiri. Maka tak salah kalau Otaru Baumkuchen yang menjadi pertama di Indonesia sebagai pioner kue pohon ini menyempil di antara gerai kuliner lain di sekelilingnya.
 
"Bagi orang asing atau orang Indonesia yang sempat ke Jepang, mungkin mereka sudah familiar dengan kue ini. Dari sana, kami berharap secara pelan-pelan mereka dapat mengedukasi pada masyarakat umum keberadaan kue ini, sehingga pada akhirnya dapat menasional," tutur Philip Lauda yang merupakan founder dan kakak dari Sari Lauda.
 
Ke depannya, Otaru Baumkuchen yang resmi dibuka pada Sabtu (26/3) kemarin, bakal mengetengahkan berbagai varian rasa lain, seperti buah-buahan sebagai inovasi yang memanjakan para penikmat kuliner. Apalagi, mengingat bahwa kue yang mulai banyak dipilih sebagai penganan utama bagi para kosmopolit. Tentu kehadiran Otaru Baumkuchen bisa menjadi pilihan lain warga Jakarta untuk mengisi perutnya.
 
Selain dapat menikmati sepotong kue pohon dengan ditemani segelas hot chocholate atau minuman lainnya, Anda pun dapat membelinya untuk dibawa pulang. Atau jika Anda ingin mencicipi baumkuchen namun enggan untuk datang ke gerai, cake shop ini pun menyediakan jasa delivery order.
 
"Kami tidak memberlakukan minimum order, hanya saja ongkos pengiriman ditanggung oleh pemesan dan disesuaikan dengan lokasi yang dituju," kata Pitarto Lauda, sulung dari tiga bersaudara dan juga founder Otaru Baumkuchen. Jadi, tunggu apalagi? Jadikan baumkuchen sebagai makanan Anda sekaligus buah tangan untuk relasi dan keluarga di rumah.
(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php. Five Filters featured article: Libya and Oil.



image

Tidak ada komentar: