Jumat, 13 Mei 2011

“Aneka Hidangan Asparagus Putih” plus 2 more

“Aneka Hidangan Asparagus Putih” plus 2 more


Aneka Hidangan Asparagus Putih

Posted: 13 May 2011 12:42 AM PDT

SIAPA bilang asparagus sulit diolah? Di restoran Scusa, asparagus putih bisa dibuat menjadi beragam menu yang menghasilkan rasa nan lezat.

Asparagus merupakan salah satu sayuran yang memiliki banyak manfaat dan keunggulan. Dalam hal manfaat, asparagus bisa memberi kebaikan untuk kesehatan. Itu dikarenakan kandungan gizi dalam sayuran asparagus sangat baik. Kandungan gizi yang ada di dalamnya antara lain mineral, kalsium, potasium, vitamin A, D, dan E.

Selain itu, asparagus berkalori rendah, cocok sekali untuk Anda yang sedang menjalankan terapi diet. Asparagus dapat pula membantu kelancaran proses pencernaan tubuh, bahkan meningkatkan kesuburan bagi kaum pria. Kandungan asparagus sangat baik dikonsumsi untuk mereka yang berjerawat, penderita eksim, gangguan ginjal, dan prostat.

Sayuran yang dikonsumsi bagian batang muda atau tunasnya ini cukup difavoritkan masyarakat dunia. Asparagus yang banyak dikonsumsi terdiri atas dua jenis, yaitu asparagus putih dan asparagus hijau. Asparagus hijau lebih mudah ditemukan di Indonesia. Asparagus jenis ini memiliki rasa yang lebih renyah dan sedikit manis.

Berbeda dengan asparagus hijau, asparagus putih memiliki tekstur lebih lembut, bahkan bisa dibilang sedikit kenyal. Umumnya asparagus jenis ini sering dijadikan sup karena lebih berair.

"Asparagus putih dibudidayakan di dataran tinggi dan sulit sekali dijumpai di Indonesia," kata Director of Public Relations Hotel InterContinental Jakarta MidPlaza Prissilia Pangemanan.

Prissilia menyatakan, meski asparagus putih susah dicari dan sifatnya musiman, ternyata banyak tamu hotelnya yang suka. Maka itu, selama Mei ini Scusa Restaurant yang terletak di lantai 2 Hotel InterContinental Jakarta MidPlaza mengadakan promosi "White Asparagus".

"Kami menyediakan delapan menu pilihan ala carte yang semuanya berbahan dasar white asparagus," ujar Prissilia.

Executive Chef Hotel Inter- Continental Jakarta MidPlaza Gary A Palm menambahkan, asparagus putih yang digunakan dalam promosi kali ini diimpor dari Prancis.

"Asparagus putih yang diimpor dari Prancis memiliki kualitas baik dan bentuk yang sempurna," sebutnya.

Di restoran khas Italia berkapasitas 98 orang ini tersedia menu asparagus putih yang bisa dipesan kapan saja. Jenis hidangannya terbagi menjadi dua pilihan, yakni cold dishes dan hot dishes.Untuk menu cold dishes, Gary telah menyiapkan tiga sajian pilihan.

Menu cold dishes yang cukup diunggulkan yaitu white asparagus with seared tuna and caviar. Hidangan ini menggunakan asparagus putih yang disajikan dengan potongan tipis ikan tuna, tomat cherry, dan caviar (telur yang dihasilkan ikan sturgeon, yang hidup di Laut Kaspia).

"Rasanya unik berkat paduan asparagus lembut dengan ikan tuna yang disantap bersama caviar," ujar Gary.

Di bagian hot dishes, menu yang wajib dicoba adalah white asparagus and porcini risotto with white truffle oil. Di sini, asparagus putih disajikan dengan cara dipotong menjadi sepanjang kelingking yang kemudian dibaluri tepung roti sehingga rasanya renyah. Asparagus putih ini kemudian disajikan bersama risotto yang dimasak dengan jamur porcini.

Menu lain yang bisa dicoba sebagai sajian hot dishes adalah traditional boiled white asparagus with clarified butter and sea salt. Menu ini mengadopsi sajian khas Jerman. Biasanya menu disajikan saat musim asparagus putih tiba. Asparagus putih dimasak bersama butter yang kemudian ditaburi sedikit garam. Walaupun terlihat sederhana, menu ini cukup kaya rasa.(Koran SI/Koran SI/ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.



image

Mi Aceh Menggugah Berkat Rempah

Posted: 13 May 2011 12:20 AM PDT

SELAIN kopi, Aceh juga terkenal dengan mi. Ya, mi Aceh. Mi yang dimasak dengan campuran bumbu rempah-rempah khas bumi Serambi Mekkah ini cukup memanjakan lidah bagi pencicipnya.

Mi Aceh bukan saja gurih, tetapi juga memiliki cita rasa yang khas di lidah. Andalannya ada pada bumbu yang kaya rempah-rempah. Jika Anda mencoba, siap-siaplah ketagihan.

Mi ini terdiri dari tiga pilihan, yaitu mi goreng, mi rebus yang mirip kari atau sup, dan mi tumis atau orang Aceh biasa menyebutnya dengan mi goreng basah, mi dengan sedikit kuah. Ketiganya memiliki perpaduan rasa yang unik dan khas.

Mi Aceh akan semakin istimewa rasanya jika dicampur kepiting, cumi-cumi, daging, kerang, bahkan telur, kemudian dimasak dalam olahan mi rebus atau tumis. Resapan bumbu rempah-rempahnya, dijamin maknyus.

Mi diracik secara sederhana, bahannya hanya mi kuning yang terbuat dari adonan tepung, sayuran, dan bumbu. Bumbu biasanya terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, jinten, merica, jahe, ketumbar, kacang tanah goreng, kemiri, kelapa sangrai, dan lada. Semua bumbu dihaluskan. Untuk lebih beraroma, bumbu yang sudah dihaluskan tersebut digoreng lagi.

Mulanya, irisan bawang merah, tomat, kol, dan tauge ditumis. Kemudian, masukkan bumbu dan diamkan beberapa detik, sebelum dimasukkan mi beserta irisan daun bawang, seledri, garam, kecap, serta penyedap rasa secukupnya dan diaduk.

Mi Aceh akan semakin menggoda selera Anda jika ditambah taburan kacang goreng, bawang goreng, emping melinjo, cuka, dan jeruk nipis. Rasakan sensasi rasanya yang beragam. Jika ingin lebih sempurna, sembuhkan dahaga usai bersantap dengan jus buah segar, es tes manis, atau kopi Aceh.

Mi Aceh kini sudah ada di beberapa kota besar, seperti Medan dan Jakarta. Namun, suasanya tentu berbeda jika Anda menikmatinya langsung di Aceh. Di daerah asalnya, mie Aceh sangat mudah dijumpai. Di Banda Aceh, misalnya, mi ini tersedia di hampir semua warung kopi. Ada warung kopi, pasti ada rak penjaja mi Aceh. Pemandangan serupa juga bisa Anda jumpai di perkampungan di Aceh.

Hmmm...perpaduan rasa Mi Aceh sungguh menggoda! Jika Anda bertandang ke bumi Iskandar Muda rasanya tak lengkap kalau belum mencicipi mi Aceh.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.



image

Kriuk-Kriuk Keripik Ikan Kunir Khas Situbondo

Posted: 12 May 2011 09:22 PM PDT

KERIPIK singkong atau tempe pasti sudah kerap kita nikmati. Namun bagaimana dengan keripik ikan kunir? Keripik ini begitu renyah alias kriuk-kriuk di lidah dan akan membuat Anda ketagihan menyantapnya.

Adalah Umi Kulsum (45), warga Desa Paowan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, yang pertama kali memperkenalkan keripik ikan kunir. Dinamakan ikan kunir, karena ikan laut segar jenis mangla berwarna kuning kemerahan ini mirip warna kunir atau kunyit. Dari ikan kunir itulah, Umi Kulsum membuat keripik yang kini menjadi ikon Situbondo atau oleh-oleh khas dari Kota Santri ini.

Rasa keripik kunir gurih, enak, dan renyah sehingga sangat diminati, terutama para pelancong dari luar kota yang kebetulan singgah di Situbondo. Untuk Anda yang juga ingin menjadikannya buah tangan, keripik ikan kunir bisa dibeli di berbagai rumah makan atau outlet makanan khas Situbondo.

Umi Kulsum menjelaskan bahan dan bumbu yang dipakai untuk membuat keripik ikan kunir yang renyah dan gurih, di antaranya tepung beras, bawang putih, kencur, kunir, ketumbar, garam, air kapur, dan sedikit gula. Sebelum dijadikan keripik, ikan terlebih dahulu disayat bagian perutnya untuk dibuang tulang dan kotorannya.

Setelah dibersihkan dengan air, mulailah ikan dicampur dengan adonan tepung berikut bumbu-bumbu yang sudah di persiapkan. Selanjutnya, ikan digoreng hingga sekira 30 menit.

Agar keripik tidak berminyak, hasil gorengan kemudian dimasukkan ke mesin pemampat minyak. Setelah selesai, keripik pun siap dikemas dan ditimbang untuk kemudian dipasarkan.

Setiap 250 gram keripik ikan kunir, Umi mengaku menjualnya dengan harga Rp11 ribu. Dalam satu hari, ia mampu memroduksi hingga 50 kilogram ikan atau setara dengan 90 bungkus keripik ukuran 250 gram.(Bambang Sugiarto/RCTI/ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.



image

Tidak ada komentar: