Sabtu, 30 Juli 2011

“J.CO Rilis Donut Baru Sambut Ramadan” plus 2 more

“J.CO Rilis Donut Baru Sambut Ramadan” plus 2 more


J.CO Rilis Donut Baru Sambut Ramadan

Posted: 30 Jul 2011 03:55 AM PDT

MENYAMBUT Ramadan kali ini, J.CO kembali menciptakan variasi donut terbaru bertekstur "light" dengan berbagai rasa "cappuccino".  Kedua pilihan ini adalah "Donut Green Tease" dan "Funilla Glazze".
 
Selain dua donut tersebut, J.CO juga memperkenalkan minuman "Hazel Berry Latte" dan "Green Tea Freeze" sebagai menu pelengkap saat Ramadan.
 
Adapun untuk minuman, J.CO terinspirasi dari Timur Tengah. "Hazel Berry Latte" menjadi minuman dengan cita rasa "Italian Coffee" yang siap mengiringi mereka yang menjalani ibadah puasa. Bahan "hazelnut" yang merupakan bahan dasar minuman ini berasal dari kacang khas negara Timur Tengah. "Hazel Berry Latte" sendiri dikemas dalam minuman dingin dan disajikan dengan sedikit espresso.
 
Untuk "Green Tea Freeze" dibuat dengan bahan dasar teh hijau yang langsung diimpor dari Jepang, sehingga aromanya begitu kental. Selain menawarkan kesegaran, minuman ini juga memiliki manfaat kesehatan bagi penikmatnya.
(tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Best Banana Bread

Posted: 30 Jul 2011 01:43 AM PDT

BOLU pisang ini selain untuk snack, bisa juga disajikan untuk sarapan. Kurma pada resep ini dapat diganti dengan kismis, goji berry atau prune. Jika suka, Anda bisa menambahkan kacang-kacangan seperti almond, mede, pecan atau walnut. Believe me, this banana bread is so delicious.

 
Bahan:
1 cup instant oatmeal (jangan dimasak)
1/2 cup susu cair, susu formula atau yoghurt
1 cup pisang yang sangat matang, haluskan (sekira 3 buah pisang ukuran sedang)
2 butir telur, kocok ringan
1/2 cup minyak canola
2 cup tepung super atau tepung terigu
1/4 cup madu atau 100 persen pure maple syrup
2 sdt baking powder
1 sdt kayu manis bubuk
1/2 sdt baking soda
1/2 cup kurma, cincang kasar
1 sdt vanilla extract
 
Cara membuat:
1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius.
 
2. Siapkan wadah olesi dengan mentega dan beri sedikit tepung. Campurkan semua bahan kering berupa tepung, baking powder, kayu manis, baking soda, sisihkan.
 
3. Dalam wadah berbeda, campurkan semua bahan basah. Lalu masukkan ke dalam bahan kering.
 
4. Tambahkan kurma cincang, aduk hingga rata, tetapi jangan diaduk terlalu lama.
 
5. Tuang adonan ke loyang, bakar hingga matang selama kurang lebih 40 menit.
 
6.Dinginkan, iris-iris, sajikan.
 
Resep ini disarikan dari buku "Healthy Happy Family by Farah Quinn".
(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Kuliner Khas dari Setu Babakan

Posted: 30 Jul 2011 12:22 AM PDT

Mendengar nama Setu Babakan, yang terbayang adalah kebudayaan Betawi. Ya, kawasan ini memang sudah ditetapkan oleh pemerintah DKI Jakarta sebagai cagar budaya bagi suku asli Jakarta. Tak hanya kesenian yang ditawarkan di sana, tapi juga panganan tradisional yang sudah ada sejak dulu di tanah Betawi. 

 
Satu nama yang lekat dengan kuliner Betawi adalah bir pletok. Anda tentu sering mendengar namanya. Namun, sudahkah Anda merasakannya? Kalangan pencinta kuliner pasti akan menjawab sudah. Ya, minuman ini memang sangat populer. Keberadaannya akan semakin ditunggu pada saat Jakarta merayakan ulang tahun. Program promo kuliner di sejumlah tempat makan pasti menyisipkan bir pletok sebagai menu yang ditawarkan.
 
Nah, di Setu Babakan kita bisa belajar membuat bir pletok. Sepintas, bir pletok memiliki cita rasa jahe yang sangat kental. Padahal, bir yang tidak mengandung alkohol ini terbuat dari 15 macam rempah, antara lain kayu manis, jahe besar dan kecil, kayu mesoyi, daun jeruk purut, serai, pandan, lada hitam, cengkih, kapulaga, biji pala, kayu secang, plus garam dan gula pasir.
 
Membuatnya mudah saja. Pertama rebus air sekitar lima liter, setelah mendidih, semua bahan –kecuali kayu secang, garam, dan gula– dimasukkan ke dalamnya. Rebus lagi selama kurang lebih setengah jam, baru kemudian masukkan kayu secang. Saring rebusan air dan rempah, masukkan gula dan garam, lalu saring lagi sebelum bir pletok diminum. 
 
Masih ada satu lagi panganan Betawi yang legendaris, yakni dodol. Membuat dodol ini butuh tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Bagaimana tidak? Adonan dodol yang sudah kental akan sangat berat untuk diaduk. Sementara, proses mengaduk harus terus dilakukan agar bagian bawah adonan tidak gosong.
 
Soal waktu pemasakan, minimal delapan jam mesti dilalui untuk mendapatkan dodol yang benar-benar matang. Dodol betawi umumnya dimasak di dalam wajan tembaga berbahan bakar kayu. Kalau mau hasil yang baik, gunakan jenis kayu rambutan. Besar-kecil api juga harus diperhatikan. Sebab, api yang terlalu besar akan memberatkan proses pengadukan.
(SINDO//tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: