Minggu, 24 Juli 2011

“Leker Murah Meriah Hadir di Festival Jalan Jaksa” plus 2 more

“Leker Murah Meriah Hadir di Festival Jalan Jaksa” plus 2 more


Leker Murah Meriah Hadir di Festival Jalan Jaksa

Posted: 24 Jul 2011 03:41 AM PDT

KUE leker menjadi camilan yang nikmat disantap kala senggang. Leker ternyata juga murah meriah karena harganya hanya Rp500 per buah.

"Saya jual kue ini cuma Rp.500,- itu yang biasa tapi kalau pisang keju Rp. 1000,-, murah kan," ucap Slamet, penjual kue leker, saat ditemui okezone di Festival Jalan Jaksa, Jakarta Pusat, Minggu (24/7/2011).

Ia juga mengatakan jika satu harinya bisa menjual kue leker 400 hingga 700 buah. Bahan dasarnya pun cukup mudah didapat, yaitu pisang, gula, keju, dan tepung.

"Bikinnya diputar terus dikasih cokelat, pisang, sama keju," tukasnya.

Mengolah kue leker tidak butuh waktu lama. Yang penting, menjaga kue leker tidak terlalu gosong.

"Bikinnya sebentar saja, terus untuk memasukkan bahan dasarnya, ya jangan terlalu memotongnya," ujarnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Fanny Fabriana Doyan Sambal Terasi

Posted: 24 Jul 2011 01:44 AM PDT

KEBANYAKAN orang Indonesia menyukai cita rasa pedas yang cocok menjadi teman bersantap. Artis Fanny Fabriana mengaku doyan sambal, khususnya sambal terasi.

Ditanya soal menu makanan favorit, Fanny dengan cepat menjawab makanan Sunda. "Masakan Sunda, enak banget; sambal terasi, ikan, lalap. Aku enggak pantang pedas," tuturnya kepada okezone ketika ditemui di Plaza Indonesia, belum lama ini.

Masakan Sunda memang disukai Fanny, tapi ia juga gemar menyantap makanan lain. Bahkan, Fanny tidak alergi dengan makanan pinggir jalan.

"Di lokasi syuting, saya terkenal Fanny si tukang makan dan sama sekali enggak bisa lihat tukang jualan lewat. Apapun yang lewat, pasti aku panggil. Aku jarang berburu kuliner, jadi lebih banyak mereka (penjual makanan-red) yang buru aku. Tapi kalau ke luar kota, pasti hunting semua makanan," imbuhnya, tertawa.

Fanny tidak selektif memilih makanan, juga waktu makan, yang menurutnya bisa dilakukan larut malam. "Lagi pengen makanan favorit, mau itu jam 10-11 malam, harus. Kebiasan dari dulu, kebayang enggak sih kalau udah hamil, ngidamnya tambah parah kali ya?," lanjut wanita 26 tahun ini.

Artis yang baru menikah awal Juli ini berujar sedang belajar masak untuk memenuhi keinginan makan sang suami. Salah satu caranya adalah mencuri ilmu dari ibunda.

"Saya baru pulang bulan madu, jadi belum terlalu mengeksplor. Tapi suami udah bilang, kalau saya lagi enggak syuting, dia minta makan malam aku yang masak. Soal resep, kayaknya enggak perlu repot beli buku resep soalnya ibuku dan mertuaku jago masak. Cukup tanya ke mereka," ucap istri Zacky Badrudin ini.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Detos Hadirkan Pusat Jajanan Bernuansa Indoor Garden

Posted: 23 Jul 2011 10:39 PM PDT

JIKA Anda berjunjung ke Depok, jangan lewatkan wisata kuliner satu ini. Pusat perbelanjaan Depok Town Square (Detos) kini menghadirkan konsep kuliner Food Garden di lantai lower ground. Nikmati sajian menarik apa saja dari food court bernuansa indoor garden ini.

Menu yang ditawarkan pasti mampu menggoyang lidah, seperti nasi liwet, Resto Mama, Soto Betawi Bu Ida, mie aceh, Ayam Goreng Fatmawati, Little Bee, Jak Burger, Lele Kremes, pecel madiun, Steak Funtastik, Soto Kudus Bu Sri, Pasundan Khas Sunda, pancake, Es Puter Kluntung, Gulali & Es Pisang Ijo, Bunda Dimsum, Aneka Es Campur, dan masih banyak lainnya.

Humas Detos Anissa Lassa menuturkan Food Garden merupakan konsep terbaru dari sebuah food court yang dimiliki oleh Detos yang bertemakan taman, dengan dekorasi terdiri dari pepohonan mini maupun tanaman hias. Menu yang disajikan mulai masakan tradisional hingga masakan barat.

"Kami ingin memanjakan para pengunjung dengan nuansa baru yakni Food Garden ini, karena sudah umum kalau hanya sekedar food court saja, jadi warna hijau pasti dominan," katanya kepada okezone, baru-baru ini.

Melalui Food Garden, lanjutnya, Detos mencoba memberikan sesuatu yang berbeda dari konsep food court di lantai 2 yang kini bernama Food Square. Detos ingin menjadikan Food Garden satu-satunya food court dengan konsep indoor garden yang pertama di kota Depok.

"Dengan lokasi yang berada di antara tenant-tenant besar seperti Hypermart, Chicco Bakery & Cake, Coffee Toffee dan Boston Drug Store, diharapkan dapat menarik minat para pengunjung yang telah berbelanja untuk mampir makan di Food Garden," tandasnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: