Minggu, 10 Juli 2011

Sajian Seafood Istimewa Sari Kuring pasti siip

Sajian Seafood Istimewa Sari Kuring pasti siip


Sajian Seafood Istimewa Sari Kuring

Posted: 09 Jul 2011 09:35 PM PDT

SETELAH bertahun-tahun fokus menyajikan masakan Sunda, restoran Sari Kuring kini memang lebih dikenal dengan hidangan seafood. Sesuai label yang diusung: Indonesian Seafood Restaurant. Nah, apa saja menu seafood mereka yang terkenal lezat itu?

Jika bertandang ke restoran ini, menu ikan seperti gurame goreng atau ikan nila kukus memang jadi favorit. Namun, Executive Chef Sari Kuring Henky Runtuwene menyebutkan ada satu menu yang sangat lezat dan tidak dimiliki oleh restoran seafood lainnya. Menu itu adalah kerang hijau yang dicampur saus asam pedas. Kerang ini enak dijadikan kudapan, sedap untuk "teman" hidangan utama, atau malah disantap dengan nasi putih panas. Maknyus!

Menurut Henky, kerang hijau yang dipilih untuk menu ini amat istimewa. Istimewa dari jenisnya maupun asalnya. Jenisnya walaupun lokal, kualitasnya ekspor. Asalnya bukan dari sekitar Jakarta, melainkan dikirim langsung dari Pulau Karimunjawa di Jawa Tengah.

"Kerang ini bertekstur besar dan aman dikonsumsi," ungkapnya.

Untuk pengolahannya, Hengky terlebih dulu mencuci bersih kerang. Kerang yang sudah direbus, lantas disiram dengan saus asam pedas. Untuk estetika dan rasa alami, kerang pun tidak dilepas dari cangkangnya, sedangkan untuk rasa, jangan ditanya, paduan rasa saus asam pedas ini sangat lezat disantap dan pas dengan rasa kerangnya.

Selain kerang hijau, Hengky juga menyebut lumpia seafood spesial sebagai menu yang harus dicoba. Ia menjamin, menu ini begitu khasnya hingga hanya ada di Sari Kuring. Keistimewaan lumpia tersebut terletak pada isi dari sajian udang vaname-nya, yakni udang yang telah dikupas bersih, kemudian diolah dengan daging ayam yang sudah di-fillet. Baru kemudian dibungkus dengan kulit tahu kering.

"Menu ini bisa dijadikan menu utama, bisa juga dijadikan menu pembuka," kata koki yang sudah banyak menerbitkan buku tentang resep masakan Indonesia ini.

Beberapa menu lain yang wajib coba adalah sup kelapa bakar dan iga sapi penyet yang menyajikan iga sapi murni dengan sambal ijo dan sambal merah.

Tidak hanya unggul dalam menu makanan, Sari Kuring juga kerap menyajikan aneka minuman yang tidak biasanya, seperti fresh kedondong juice atau jus naga merah. Ada juga menu minuman khas Indonesia, seperti cincau, es campur, es teler, es kacang merah, es kacang kedelai, dan es kacang tanah.

"Total jumlah menunya ada 68 makanan dan 29 menu minuman," ucap Hengky.

Ia menyebutkan, dalam setahun, Sari Kuring menambahkan dua menu baru. Untuk harga, Sari Kuring mematok harga sangat terjangkau, yaitu dengan range mulai Rp2.500 sampai Rp65.000.

Berusia 30 Tahun

Sari Kuring sudah dibuka sejak 28 Februari 1981 atau hampir 30 tahun silam. Restoran pertama didirikan di kawasan Jalan Batu Ceper No55. Hadir dengan suasana kasual, namun tetap mempertahankan nilai Indonesia, Sari Kuring memiliki 2 lantai yang terbagi menjadi beberapa area.

Total kapasitas pengunjungnya bisa mencapai 460 orang. Beberapa area tersebut di antaranya terbagi menjadi area lesehan dan area private room. Adapun ruang VIP ini dilengkapi dengan fasilitas karaoke.

"Karena restoran kami memiliki kapasitas besar, sering kali dijadikan sebagai tempat arisan keluarga, reuni, ulang tahun, pesta, sampai acara pertemuan haji," ungkapnya.

Walaupun namanya Sari Kuring, ternyata restoran ini tidak hanya menyediakan hidangan Sunda. Dikatakan oleh Operation Manager Sari Kuring, Yourdan Adnan, awalnya restoran ini mengkhususkan sajian khas Sunda. Seiring perkembangan restoran, akhirnya restoran ini pun menyajikan aneka hidangan masakan Indonesia yang memiliki cita rasa khas.

"Semula menawarkan menu-menu khas Sunda, tapi sekarang Sari Kuring menawarkan menu masakan Indonesia, terutama seafood," sebutnya.(SINDO//ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: