Sabtu, 27 Agustus 2011

“Cara Terbaik Simpan Ikan di Freezer” plus 2 more

“Cara Terbaik Simpan Ikan di Freezer” plus 2 more


Cara Terbaik Simpan Ikan di Freezer

Posted: 27 Aug 2011 02:17 AM PDT

PEMBEKUAN merupakan metode yang paling bagus untuk menjaga ikan tersimpan dengan baik. Anda bisa menyimpan ikan beku dan mengolahnya sampai waktu dua dan enam bulan.

Semua tergantung bagaimana cara Anda menyimpan ikan dengan baik. Untuk mengetahui cara penyimpanan ikan yang baik, pemaparan Ehow berikut bisa Anda ikuti:

- Persiapan yang tepat dalam waktu 12 jam dari penangkapan ikan segar sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Lalu cuci ikan di air asin dingin, khusus untuk ikan sarden hanya perlu dicuci dan setelah itu bisa dibekukan.  Metode pembekuan yang paling sederhana adalah menempatkan ikan dalam plastik sebelum dimasukkan ke dalam freezer.

- Berbagai jenis ikan seperti salmon, mackerel, bisa disimpan selama dua sampai tiga bulan menggunakan balok es.

- Sebelum dimasak, Anda dapat menggunakan ikan yang telah tersimpan di dalam freezer. Ikan yang akan digunakan dan sebelum dimasak sebaiknya ditaruh di dalam kantung kedap udara. Langkah ini diyakini bisa membuat ikan tahan selama empat sampai enam bulan. Tekstur ikan yang akan dimasak dapat menjadi lembek jika disimpan dengan cara ini.(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

Kekuatan Sushi Terletak pada Nasi & Nori

Posted: 27 Aug 2011 12:21 AM PDT

SUSHI merupakan makanan Jepang yang dipandang terbaik di negara asalnya. Kunci kelezatan sushi terletak pada nasi dan lapisan rumput laut kering alias nori.

"Nori dan nasi serta proses penekanan ketika menggulungnya, itulah kekuatan sushi. Dalam membuatnya, harus ada sedikit tekanan agar pori-pori tertutup sehingga tidak akan hancur," kata Chef Cahyadi, chef Sushi Tei saat berbincang dengan okezone di Sushi Tei, Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Jumat (26/8/2011).

Ia menambahkan, tidak ada kesulitan yang ditemui selama proses pembuatan sushi, asalkan nasinya dimasak dengan kadar air yang pas. Beras yang digunakan adalah beras pulen yang harus didiamkan selama dua menit setelah dicuci.

Selain itu, perhatikan juga penataan nasi dan nori untuk rata setiap sisinya supaya proses penggulungan tak menemui hambatan.

"Penataan nasi dengan nori seharusnya seimbang, jadi rata. Komposisi item harus sesuai dengan standarnya. Kita tempel nasi di atas nori lalu isi dengan item yang ada dan digulung supaya lebih padat," tutupnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

Kekuatan Sushi Terletak pada Nasi & Nori

Posted: 26 Aug 2011 11:44 PM PDT

SUSHI merupakan makanan Jepang yang dipandang terbaik di negara asalnya. Kunci kelezatan sushi terletak pada nasi dan lapisan rumput laut kering alias nori.

"Nori dan nasi serta proses penekanan ketika menggulungnya, itulah kekuatan sushi. Dalam membuatnya, harus ada sedikit tekanan agar pori-pori tertutup sehingga tidak akan hancur," kata Chef Cahyadi, chef Sushi Tei saat berbincang dengan okezone di Sushi Tei, Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Jumat (26/8/2011).

Ia menambahkan, tidak ada kesulitan yang ditemui selama proses pembuatan sushi, asalkan nasinya dimasak dengan kadar air yang pas. Beras yang digunakan adalah beras pulen yang harus didiamkan selama dua menit setelah dicuci.

Selain itu, perhatikan juga penataan nasi dan nori untuk rata setiap sisinya supaya proses penggulungan tak menemui hambatan.

"Penataan nasi dengan nori seharusnya seimbang, jadi rata. Komposisi item harus sesuai dengan standarnya. Kita tempel nasi di atas nori lalu isi dengan item yang ada dan digulung supaya lebih padat," tambahnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

Tidak ada komentar: