Rabu, 31 Agustus 2011

“Piawai Memilih Pisang” plus 1 more

“Piawai Memilih Pisang” plus 1 more


Piawai Memilih Pisang

Posted: 30 Aug 2011 09:21 PM PDT

BUAH pisang memiliki banyak manfaat. Bisa disantap saat masih setengah matang, atau diolah dengan cara dimasak. Pisang pas menjadi pencuci mulut saat sarapan pagi, santap siang, maupun makan malam.

Dengan kandungan gizi di dalamnya, pisang baik untuk kesehatan anak usia di bawah satu tahun. Pisang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti nasi untuk anak-anak. Rasa serta aroma manis yang lembut dari pisang siap menggelitik lidah siapapun yang menyantapnya.

Nah, jika kesulitan memilih pisang yang baik, simak cara yang dilansir Ehow berikut:

1. Lihat warna kulitnya

Jika ingin memakannya dalam kondisi setengah matang, Anda harus melihat warna kulitnya. Idealnya Anda harus mencari pisang kuning cerah dengan sedikit warna hijau di sekitar ujungnya.

2. Pilih pisang yang lebih tua

Carilah pisang yang sedikit lebih tua jika Anda perlu memasaknya. Jangan pernah membeli pisang dengan perubahan warna gelap yang berlebihan.

3.  Jangan memilih yang terlalu matang

Sebelum diolah, hindari pisang yang terlalu matang karena tingkat kematangan pada pisang bisa menyebabkan gangguan pada pencernaan.

4. Cicipi pisang

Pisang yang telah matang akan terasa sekali terlebih dari aromanya. Pisang yang setengah matang mungkin merasa sedikit lembut. Jangan membeli pisang dengan terbuka, perusahaan daging atau sebaliknya.(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

Agni Pratistha Jago Bikin Es Krim

Posted: 30 Aug 2011 06:56 PM PDT

SIAPA tidak suka es krim? Bicara soal es krim, Agni Pratistha rupanya jago mengolah pencuci mulut ini.

Agni belajar membuat es krim berkat desakan keluarganya. Permintaan mereka lantas dijawabnya dengan mulus lewat resep yang dibacanya dari banyak buku. Terbukti, ia kini jago membuat es krim.

"Aku pintar banget bikin es krim dari susu dan enak banget. Habis itu, badanku pasti jadi gendut," ucap Agni saat berbincang dengan okezone di Hotel Crown, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lewat hasil memelajari banyak resep, kekasih aktor Junot ini bahkan mengetahui tip bahwa penambahan garam pada adonan es krim bertujuan menjadikan es lebih tahan lama. Proses membuat es krim nyatanya tidak singkat, sekira 3 jam.

"Proses pengolahan di dalam plastik itu yang bikin lama dan butuh proses pengentalan yang lama banget, karena aku buatnya secara manual," jelas adik artis Sigi Wimala ini.

Cita rasa pada es krim yang dihasilkan Puteri Indonesia 2006 ini lebih ke arah manis dengan penambahkan beberapa buah agar terlihat cantik.

"Untuk menambah aroma, rasa, dan enak dilihat, aku menambahkan buah-buahan. Pilihannya tergantung selera," tutupnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

Tidak ada komentar: