Jumat, 09 September 2011

“Asean Plus Kuliner Festival 2011 Disiapkan Sejak 6 Bulan Lalu” plus 2 more

“Asean Plus Kuliner Festival 2011 Disiapkan Sejak 6 Bulan Lalu” plus 2 more


Asean Plus Kuliner Festival 2011 Disiapkan Sejak 6 Bulan Lalu

Posted: 09 Sep 2011 04:59 AM PDT

GUNA menyukseskan ajang kuliner Asean Plus Festival 2011 ini persiapannya digelar sejak jauh-jauh hari, yaitu sejak 6 bulan yang lalu.
 
"Kita ingin semuanya lancar. Kita tidak ingin ada sedikit kesalahan makanya kita sudah lakukan persiapan ajang International ini sejak 6 bulan yang lalu," kata Soegianto Nagaria, Direktur PT Summarecon Agung Tbk, saat berbincang dengan okezone di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2011)
 
Tema yang diusungnya pun cukup sederhana yaitu sangat natural dan sederhana karena pihaknya menginginkan ingin memperlihatkan keindahan yang tergambarkan kerjasama yang erat di negara-negara Asean yang disimbolisasikan dengan adanya bentuk dekorasi yang dibuatnya.
 
"Temanya yang kita pilih natural, banyak bamboo dan cukup sederhana, ada pendoponya juga, tema-tema rumah di Asean kita sajikan juga. semuanya kita gambarkan di dekorasi yang kita bentuk di Lapiazza nanti," tegasnya
 
Ditambahkannya lagi, bila ragam variasi makanan yang ada pada Asean plus kuliner festival 2011 ini pernuh variasi, tidak ada yang mendominasi antara sayuran, daging atau yang lainnya.
 
"Makanannya itu beragam, mulai dari menu utama, dessert, dagingnya juga ada, semua makanan yang ada itu merata," bebernya
 
Tak dipungkiri olehnya, di ajang nanti pun juga disediakan makanan dari daging babi meskipun itu bukan menjadi dominasi yang kuat pada ajang kuliner tersebut.
 
"Seperti yang kita ketahui, ada negara-negara yang menyediakan makanan babi namun itu bukan menjadi dominasi yang besar di ajang kami, seperti negara Philipina itu menyediakan cuma satu saja, namun biar masyrakat tidak bingung pastinya akan kita tandai mana yang halal atau tidak," tukasnya(uky)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

ASEAN Plus Kuliner Festival 2011, Pertama Kali di Indonesia

Posted: 09 Sep 2011 04:53 AM PDT

INDONESIA boleh berbangga hati sebab terpilih menjadi ketua Asean di tahun 2011 dan untuk kali pertamanya mengadakan festival kuliner Asean. Ajang ini akan berlangsung selama 3 hari 16-18 September 2011 di Lapiazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara
 
"Kita boleh berbangga hati, sebab untuk kali pertamanya Asean plus kuliner diadakan di Indonesia. Kita juga terpilih menjadi ketua Asean di tahun 2011 untuk ajang kuliner," ucap Soegianto Nagaria, Direktur PT Summarecon Agung Tbk, saat berbincang dengan okezone di Penang Bistro, Kebun Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2011)
 
Dengan terpilihnya Indonesia sebagai ketua Asean 2011, dia berharap Indonesia bisa menjadi pelopor kuliner di Asean. "Ajang ini bisa mewakili makanan khas dari negara-negara masing-masing, dengan menjadi ketua Asean 2011 kita ingin menyatukan kuliner se-Asean," paparnya
 
Soegianto menambahkan bahwa selain Indonesia, ada 16 negara yang akan mengikuti ajang kuliner Asean plus ini, antara lain, seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Philipina, Vietnam, Kamboja, Thailand, Jepang, Korea, Russia, Jerman, China, India.
 
Dengan adanya ajang kuliner Asean plus ini, tiap negara pun juga menyumbangkan paling banyak 3 makanan yang menjadi khasnya.
 
"Tiap negara itu akan memperkenalkan makanan khasnya, ya, satu negara diperbolehkan paling banyak 3-5 macam makanan," tukasnya
 
Selain itu dengan adanya ajang tersebut, Soegianto pun menambahkan bisa memperkenalkan budaya masing-masing negara, serta dengan adanya ajang kuliner bisa mempererat kerjasama negara-negara Asean menjadi kompak
 
"Sebenarnya tidak hanya Asean saja yang kita undang tapi karena ada kategorinya plus, maka kita pun juga mengundang negara-negara lainnya seperti Jerman, Rusia dan itu masuk dalam teman-teman dari asean, ada juga India, Jepang, China, Korea, Pakistan," tutupnya.(uky)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Merah Kehitaman Warna Rendang yang Baik

Posted: 09 Sep 2011 01:22 AM PDT

RENDANG termasuk makanan terbaik dunia dengan menempati urutan pertama dari 50 jenis makanan yang dirilis CNNGo. Hanya saja, untuk membuat rendang berkualitas baik, Anda harus mengolahnya hingga menjadi warna merah kehitaman.

"Rendang itu warnanya merah kehitaman, bukan hitam," kata pakar kuliner Sisca Soewitomo saat berbincang dengan okezone, Jumat (9/9/2011).

Bukan tak beralasan, warna merah kehitaman bisa menjadi ciri khas untuk memilih rendang yang baik, karena seluruh proses yang telah dijalani.

"Penambahan kelapa disangrai dengan cabai, bawang merah dan putih secukupnya. Rendang itu harus berkilau, caranya dengan penambahan minyak agar terlihat lebih enak dan itu menjadikan rendang menjadi sangat menawan karena warna dan rendang menjadi kental berminyak," imbuhnya.

Warna yang cerah muncul setelah melalui proses tradisional dan alami. Itulah yang membuat rendang semakin melejit dan digemari banyak orang.

"Colour-nya rendang itu merah, sedangkan massaman curry cuma terlihat biasa saja. Dan yang dicari dari orang mau makan itu adalah warna yang menarik pada makanan. Itu sangat menggoda selera karena tampangnya bagus dan cantik, orang pun jadi tak segan untuk melihat serta mencicipi," tutupnya.(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: