Rabu, 28 September 2011

“Jaga Stamina Berhaji, Makanlah Kurma!” plus 2 more

“Jaga Stamina Berhaji, Makanlah Kurma!” plus 2 more


Jaga Stamina Berhaji, Makanlah Kurma!

Posted: 28 Sep 2011 05:53 AM PDT

MUSIM haji telah tiba. Selama berada di Tanah Suci, Anda akan kurang mengonsumsi sayuran lantaran jarang ada, karenanya konsumsi buah kurma.

 
"Di sana bukan negara tropis dan paling sehat Anda mengonsumsi buah kering seperti kurma," ucap Chef Edwin Lau, healthy chef saat dihubungi okezone, Senin (26/9/2011).
 
Menurutnya, kurma mengandung karbohidrat dan serat cukup tinggi sehingga cukup menjaga vitalitas Anda selama beribadah. Belum lagi, banyak aktivitas yang harus dijalani hingga tubuh mudah lelah. Kurma merupakan pilihan terbaik pengganti sayuran.
 
Berita baiknya, kurma diserap lebih lambat oleh sistem pencernaan sehingga cocok untuk penderita diabetes.
(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Pintar Kenali Kopi Arabika & Robusta

Posted: 28 Sep 2011 05:42 AM PDT

KOPI merupakan salah satu jenis minuman yang digemari semua kalangan, mulai kaum adam hingga wanita senang mengonsumsi kopi.

 
Faktor rasa, aroma, dan taste yang khas, membuat kopi digemari banyak orang. Namun sebelum menikmati secangkir kopi, baiknya Anda ketahui perbedaan jenis kopi yang ada. Yaitu, Arabika dan Robusta.
 
"Robusta bentuk kopinya light, sedangkan Arabika bentuk warnanya lebih dark dan sedikit gelap. Bentuk biji kopi Robusta juga lebih besar dan terasa bulat, Arabika lebih kecil," kata Pranoto Soenarto selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Bidang Spesialis dan Industri Kopi ditemui seusai acara bedah kopi bersama Excelso di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2011).
 
Selain ciri-ciri fisik, Pranoto menjelaskan perbedaan lain dari kopi Arabika dan Robusta dilihat dari sisi lain.
 
"Robusta aromanya lebih soft, dan Arabika lebih kuat. Robusta memiliki rasa tidak asam, sepat, dan lebih pahit, serta body dari biji kopi lebih kuat. Ketika diberi air panas, Robusta lebih banyak memiliki busa di atasnya dan lebih menggumpal, sedangkan Arabika busanya lebih sedikit," ulasnya.
 
Tak hanya dilihat secara kasat mata, bila dicium pun terletak perbedaan kedua kopi ini.
 
"Proses ketiga, kopi dicium sambil diaduk selama tiga kali. Dan rasa Arabika kembali ke bentuk awal pada saat masih mentah, sedangkan Robusta mengeluarkan bau yang soft dan lebih wangi," tutupnya. (nsa)
(tty)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Rahasia Kekuatan Kopi Indonesia

Posted: 28 Sep 2011 03:08 AM PDT

KOPI Indonesia telah digemari masyarakat dunia. Khususnya, kopi-kopi asli Indonesia seperti kopi Toraja, kopi Sumatera, dan Java Kopi.

Faktor rasa serta bentuk yang masih alami membuat kopi Indonesia semakin digandrungi negara asing, seperti Asia, Eropa, hingga Amerika Selatan.

Bila Anda ingin mengetahui kekuatan kopi khas Indonesia, yuk simak pemaparan dari Pranoto Soenarto selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) Bidang Spesialis dan Industri Kopi dalam "Bedah Kopi bersama Excelso" di Grand Indonesia, Sudirman, Jakarta, Selasa (28/9/2011).

Bentuk Kopi

Kalau berbicara bentuk kopi Sumatera, Java Kopi, serta kopi Toraja memiliki bentuk yang sama dari segi biji kopinya. Karena sama-sama memiliki jenis kopi yang sama, yaitu Arabika.

Aroma

Kendati memiliki biji kopi yang sama, yaitu jenis Arabika, namun aroma yang keluar terasa berbeda. Itu bisa dilihat dari bentuk kopi yang sudah tumbuh, warna dari ketiganya pun sama.

Namun aroma Java Kopi lebih soft, sedangkan kopi Sumatera mengeluarkan aroma yang lebih tajam, sementara kopi Toraja memiliki aroma yang sangat tajam.

Crema

Untuk mengetahui jenis kopi yang bagus, Anda dapat melihat crema-nya. Crema adalah bentuk busa yang keluar dari kopi setelah diberikan air panas, namun kopi tersebut belum diaduk merata.

Karena ketiga kopi tersebut berjenis Arabika, maka crema yang dihasilkan akan lebih sedikit dibandingkan kopi jenis Robusta.

Rasa

Bicara soal rasa, Java Kopi memiliki rasa yang lebih soft. Meskipun kopi memiliki kadar asam, namun rasa di Java Kopi tidak terasa daripada kopi Sumatera yang memiliki rasa tajam dan kuat.

Namun rasa tajam yang dimiliki kopi Sumatera tidak setajam kopi Toraja, yang memiliki aroma sangat kuat. Sehingga ketika diminum hingga tenggorokan, aroma pahitnya tersebut sangat terasa.(nsa)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: