Senin, 31 Oktober 2011

“"Jangan Ubah Rasa Kuliner Indonesia!"” plus 2 more

“"Jangan Ubah Rasa Kuliner Indonesia!"” plus 2 more


"Jangan Ubah Rasa Kuliner Indonesia!"

Posted: 31 Oct 2011 05:23 AM PDT

KULINER Indonesia memang dikenal dengan ragam yang kaya. Maklum, Indonesia terdiri dari banyak daerah dengan kekayaan budayanya, termasuk kuliner.

Saking banyaknya kuliner Indonesia, Christophe Megel, Masterchef Perancis tahun 2007 menyarankan agar Indonesia tetap mengandalkan rasa keasliannya.

"Jangan pernah ubah rasa kuliner Indonesia, itu kuncinya kalau mau mendunia," katanya usai acara media meeting At-Sunrice GlobalChef Academy di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2011).

Menurutnya, keaslian rasa menajadikan masakan Indonesia punya nilai lebih di mata dunia. "Rasa originalitas itu jarang dimiliki oleh suatu negara. Kalau kita mengubahnya, otomatis kita tidak percaya diri dengan kuliner yang dimiliki oleh negara sendiri," jelasnya.

Ia mengatakan, keaslian rasa dan kelezatan kuliner Indonesia terletak pada penggunaan bahan-bahan utama dan bumbu yang cenderung banyak.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.



image

Memasak Pekerjaan Mudah, Asal...

Posted: 31 Oct 2011 04:58 AM PDT

BANYAK yang berkata, makanan Indonesia sulit dibuat lantaran pemakaian banyak bumbu dan rempah. Padahal, memasak merupakan pekerjaan yang bisa dibuat sederhana.

"Makanan Indonesia itu paling gampang dibuat, tidak ada yang sulit dalam membuat makanan Indonesia," ucap Chef Christophe Megel, CEO At-Sunrice GlobalChef Academy kepada okezone usai media meeting di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2011).

Menurutnya, memasak bisa disederhanakan lewat pengolahan bumbu. Bila Anda tidak ingin menghaluskannya dengan ulekan, bisa dengan blender. Dalam membuat makanan Indonesia, terpenting Anda harus memahami makanan yang akan diolah.

"Jika Anda sudah tahu apa yang akan Anda masak, maka Anda bisa menyajikannya dengan baik," imbuhnya.

Kuncinya, menurut Chef Christophe, Anda harus mencintai aktivitas atau proses selama memasak. "Belajarlah mencintai makanan, sukailah bahan makanan yang akan Anda buat, cintailah semua cara Anda memasak karena itu menjadi hal terpenting saat memasak," tutupnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.



image

Ungkap Perbedaan Makanan Asia & Western

Posted: 31 Oct 2011 04:26 AM PDT

TIDAK hanya soal busana, tetapi dalam dunia kuliner pun ada perbedaan antara Asia dan "western". Apakah itu?
 
"Perbedaannya memang banyak, tetapi salah satunya karena tekstur yang ditawarkan antara makanan Asia dan Western itu berbeda," tutur Chef Christophe Megel kepada okezone usai acara media meeting At-Sunrice GlobalChef Academy di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2011).


Chef yang dikenal ramah ini kembali mengungkapkan, "Tidak adil membandingkan antara masakan Asia dan 'western'. Sebab, saya rasa makanan kami punya banyak rasa yang ditawarkan."
 
Lantas, mengapa begitu banyak perbedaan antara makanan Asia dan "western"?

"Kita harus memahami masakan dalam konteks budaya karena tergantung cara kita menghargai masakan tersebut. Bagi saya, semua makanan dan masakan dari seluruh dunia itu enak," tutupnya.
(tty)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.



image

Tidak ada komentar: