Rabu, 02 November 2011

“Mr Khu, Kebab ala Indonesia” plus 2 more

“Mr Khu, Kebab ala Indonesia” plus 2 more


Mr Khu, Kebab ala Indonesia

Posted: 02 Nov 2011 12:02 AM PDT

KEBAB telah menjamur di seantero Tanah Air. Makanan asal negara India ini selain tidak terlalu mengenyangkan, memang terkenal dengan kelezatan rasanya.

Kebab yang biasa Anda temui mungkin sebatas rasa daging kambing dan sapi. Pernahkah Anda mencoba kebab dengan rasa asli negeri sendiri? Bila belum, sepertinya Anda harus mencoba kebab Mr Khu. Selain rasanya yang lezat dan penuh dengan beragam isi, harganya pun murah meriah.

"Kebab ini kita jual hanya Rp10 ribu dan itu yang orisinil, kalau mau yang fussion cukup Rp15 ribu," kata Michael, selaku pemilik kebab Mr Khu saat ditemui okezone di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (1/11/2011).

Sang pemilik mengaku bila harga yang ditawarkan cukup terjangkau agar para mahasiswa serta pengunjung warnet yang berada satu gedung dengan bisnis kebab miliknya pun bisa menikmati. Kebab Mr Khu terletak di belakang Kampus Tarumanegara, Grogol. Tempatnya terbilang cukup strategis yakni berdekatan dengan warnet Ritten, warnet terbesar kedua di Jakarta.

"Kebab kita itu beda dengan yang lain. Di sini kelebihan kita adalah menggunakan makaroni," jelasnya.

Dia pun pernah merasakan jatuh bangun saat membangun kedai kebab. Awalnya, tiga tahun lalu Michael membangun di daerah Taman Ratu, Jakarta Barat. Karena terhalang skripsi, usahanya pun berhenti.

"Dulu itu namanya Khumar, lalu kita jual karena teman kami ada yang menginginkannya," lanjutnya.

Adapun pemilihan nama Mr Khu menggambarkan sejarah dari dibangunnya usaha kebab ini. Selain itu, Anda pun tak perlu takut mengonsumsi kebab Mr Khu karena sudah pasti dijamin sehat.

"Kebab yang kita jual tidak menggunakan MSG karena sehat itu lebih kita utamakan," tutupnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Garam & Merica Jaga Rasa Asli Masakan

Posted: 01 Nov 2011 11:18 PM PDT

APAKAH Anda termasuk orang yang sangat suka memasak? Bila ya, maka Anda harus memerhatikan secara seksama pola membuat makanan dengan baik.

"Kalau Anda mau membuat makanan, tanamkan di pikiran Anda bila makanan tersebut haruslah asli," kata Chef Pierre Sauvaget selaku Chef Hotel Intercontinental Jakarta MidPlaza kepada okezone, Selasa (1/11/2011).

Dicontohkannya, dalam membuat makanan yang berbahan dasar ikan maupun daging, Anda tidak perlu mengolahnya dengan waktu lama. "Anda tidak harus memasak ikannya karena ikan segar itu sangat cepat dimasak, itu yang bikin enak," bebernya.

Sementara untuk penggunaan bumbunya, Anda tidak perlu memberikan terlalu banyak bumbu. Baginya, terlalu banyak bumbu hanya akan merusak cita rasa asli makanan tersebut.

"Bicara bumbu, buat apa Anda masukkan banyak bumbu? Cukup garam dan merica saja. Coba Anda nikmati makanan yang masih asli," ujarnya.

Begitu pula dalam memasak daging. Menurutnya, cukup dengan menggunakan tingkat kematangan medium saja, maka rasa juicy daging akan lebih menyatu dengan lidah Anda.

"Masak daging pun juga sama, cukup sedikit saja, seperti medium dan enggak terlalu matang. Pakai merica dan garam saja rasanya sudah enak," tutupnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

"Masak Menu Indonesia Harus Sabar"

Posted: 01 Nov 2011 09:21 PM PDT

INDONESIA memang terkenal dengan ragam kuliner yang sangat kaya rasa dengan berbagai macam bentuk. Sehingga membuat kebanyakan orang mengaku sangat sulit membuat masakan Indonesia.

"Untuk membuat makanan Indonesia itu harus dari hati, harus sabar," ucap Chef Pierre Sauvaget selaku Chef Hotel Intercontinental Jakarta Mid Plaza pada okezone ketika ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (1/11/2011).

Diungkapkannya, bila ingin memadukan bumbu yang akan digunakan, harus diperhatikan dengan seksama. Terlebih bila Anda ingin membuat masakan tradisional.

"Setahu saya, makanan Indonesia itu banyak sekali bumbu-bumbunya dan harus dilakukan dengan teliti, khususnya dalam segi penggunaannya," imbuhnya.

Meski sulit, chef asal Prancis ini ingin sekali bisa mendalami kuliner Indonesia. "Saya harus bisa beradaptasi dengan pedasnya (makanan Indonesia) dan terus memelajari masakannya. Saya mau belajar teknik memasak makanan Indonesia seperti sate. Saya akan ada di sini selama seminggu dan saya yakin bisa membuatnya," tutupnya.(ftr)


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.



image

This posting includes an audio/video/photo media file: Download Now

Tidak ada komentar: