Sabtu, 12 Oktober 2013

“Berkat Rempah Daun, Daging Kambing Empuk & Prengusnya Hilang” plus 2 more

“Berkat Rempah Daun, Daging Kambing Empuk & Prengusnya Hilang” plus 2 more


Berkat Rempah Daun, Daging Kambing Empuk & Prengusnya Hilang

Posted: 12 Oct 2013 04:15 AM PDT

DAGING kambing sangat khas dengan bau prengusnya serta teksturnya yang alot. Jika tidak ingin memakai nanas dan daun pepaya untuk mengempukkannya, Anda bisa memakai rempah daun.

"Untuk menghilangkan baunya sekaligus bikin empuk daging, cara yang cepat dengan memakai rempah daun," kata Sisca Soewitomo, Praktisi Kuliner Indonesia, kepada Okezone di Jakarta, baru-baru ini.

Berbagai macam rempah daun yang bisa dipakai, antara lain daun jahe, daun jeruk, daun ketumbar, daun salam, serta daun kunyit. Proses pemakaiannya pun mudah.

Menurutnya, rempah daun akan mampu menarik bau prengus daging kambing. "Untuk penggunaannya, maka daging kambing harus direbus dahulu. Pada perebusannya, masukkan rempah daun tersebut," paparnya.

Dengan cara direbus, aroma rempah daun akan keluar. Daging kambing pun jadi empuk serta bau prengusnya berkurang.

"Makanya kalau merebus daging dengan rempah daun, kotorannya akan ke atas. Bau daging akan terganti dengan aroma rempah daun," imbuhnya.

Sisca menambahkan, pemakaian rempah daun harus diperhatikan. Jika terlalu banyak, aroma rempah daun justru akan mendominasi.

"Cukup berikan 10 lembar daun jeruk, 10 lembar daun salam, daun jahe 4 batang dan memarkan, 10 batang serai. Takaran ini untuk satu kilogram daging kambing," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:



image

Kambing Rica Semarakkan Momen Idul Adha

Posted: 12 Oct 2013 02:10 AM PDT

Johan Sompotan - Okezone
Sabtu, 12 Oktober 2013 16:10 wib
detail berita
Kambing rica, pas buat sajian Idul Adha (Foto:anekaresepmasakan)
HAI Chef, saya Ruth (30). Saya menikmati menu berbahan daging kambing. Sebentar lagi perayaan Idul Adha, selain dibuat sate maupun gulai, daging kambing juga lezat dibuat menu apa ya, Chef? Terima kasih solusinya.

Ruth-Madiun

Jawab:
Beragam kreasi daging kambing bisa dibuat. Memang, sate maupun gulai kambing lekat dengan perayaan Idul Adha, tapi Anda juga bisa memasak daging kambing rica sebagai kreasi lain.

Untuk membuat daging kambing rica, maka pertama kali panaskan minyak lalu beri gula. Fungsi gula untuk memberikan rasa caramelize sehingga bau prengus daging kambing bisa tertutupi.

Setelah itu, masukkan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, mulai dari cabai merah, bawang merah, jahe, tomat merah, serta sedikit garam. Masak hingga harum.

Terakhir, masukkan daging kambing dan aduk hingga daging berubah warna. Beri sedikit air dan biarkan hingga bumbu meresap. Masak terus hingga daging menjadi empuk dan matang.

Andrew Moreez
Executive Chef Swiss Bell Hotel Batam
(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:



image

Segara Tempatkan Daging Kurban di Atas Daun Pisang

Posted: 11 Oct 2013 10:05 PM PDT

HARI raya Idul Adha segera tiba, waktunya daging kurban dipotong. Kebanyakan yang terjadi, daging kurban dipotong lalu ditaruh di terpal. Ternyata, kebiasaan ini keliru!

"Jangan pernah menaruh daging kurban di atas terpal atau lantai, tapi taruh daging di atas daun pisang," kata Andrew Moreez, Executive Chef Swiss Bell Hotel Batam, kepada Okezone di Jakarta, baru-baru ini.

Dengan menaruh di lantai atau terpal, dikhawatirkan daging terkontaminasi bakteri. Akibatnya akan berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

Menurutnya, dengan ditempatkan di atas daun pisang, daging akan terasa 'nyaman'. Pasalnya, daun pisang memiliki kelembaban udara yang akan menjaga suhu daging.

"Daging kurban usai dipotong masih terasa panas. Biar lebih nyaman, dibutuhkan daun pisang karena daun pisang punya sifat menjaga kelembaban daging," paparnya.

Diakuinya, daging kurban panas karena proses pemotongannya dilakukan dengan cepat. Suhu panas ini akan dengan cepat menarik bakteri yang ada di terpal maupun lantai.

"Daun pisang lebih bersih ketimbang terpal dan lantai, juga mempertahankan aromanya," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:



image

Tidak ada komentar: