Selasa, 05 November 2013

“Chef Edwin Lau Pernah Jadi Model Majalah, Lho!” plus 2 more

“Chef Edwin Lau Pernah Jadi Model Majalah, Lho!” plus 2 more


Chef Edwin Lau Pernah Jadi Model Majalah, Lho!

Posted: 05 Nov 2013 06:08 AM PST

BISA dibilang, Edwin Lau memiliki punya bakat talenta. Bukan cuma mahir di dunia kuliner, dia pun pernah berkecimpung di dunia modelling.

Keterlibatan pemilik nama asli Edwin Handoyo Lau di dunia modelling ternyata hanyalah kebetulan. Terlebih, mantan model majalah Men's Health ini sangat menyukai bidang kesehatan.

"Bukan karena saya cakep," ucap Edwin Lau, Healthy Chef, kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Jebolan Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci inipun masih punya alasan mengapa akhirnya memutuskan untuk mengikuti dunia modelling. Baginya, faktor kesehatan jadi fokus utama dalam hidupnya.

"Saya enggak mau mengikuti dunia modelling sebatas jadi model, tapi ada sisi baiknya buat tubuh saya. Kalau saya hanya memikirkan dunia modelling, saya bisa saja mengikuti semua kompetisi model, tapi yang saya cari sisi sehatnya," paparnya.

Edwin mengaku suka membentuk badan. Olahraga yang digemari salah satunya fitness. Diakuinya, walaupun tidak menang kompetisi modeling, banyak ilmu positif yang didapat sehingga menjadi modal utama dalam melakoni hidupnya.

"Menjadi modelling itu buat jadi lebih percaya diri, khususnya depan kamera. Saya jadi percaya diri dan tidak takut dengan orang banyak, dilatih menjadi profesional bukan sebatas melatih di catwalk saja tapi melatih diri kita," tutupnya.
(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:



image

Miichu Margonda Suguhkan Mi Kuah Susu

Posted: 05 Nov 2013 05:16 AM PST

DEPOK - Anda pecinta segala hal tentang Jerman? Atau menyukai menu favorit ala lidah orang Jerman? Ini dia surga untuk Anda.

Tak perlu sampai terbang ke Jerman, cukup datang ke Cafe & Resto The Miichu di Jalan Kemakmuran Depok II Tengah, Depok. Restoran yang buka dari pukul 10.00-00.00 WIB ini menyuguhkan berbagai menu khas Jerman.

Pemilik The Miichu, Ivandri Darussalam, mengungkapkan bahwa restoran tersebut dibuka pada April 2013 dan merupakan restoran kedua miliknya setelah dibuka di Kalibata, Jakarta Selatan. "Restoran pertama di Kalibata lebih kecil. Saya jual uniknya saja karena yang pertama ini adalah Germany food, kan belum terlalu terangkat," tuturnya kepada Okezone, baru - baru ini.

Menurutnya, masakan Jerman lebih didominasi dengan citarasa susu. Karena itu, kata dia, selain menu campuran susu lainnya, menu andalan restoran ini adalah mi dicampur kuah susu yang gurih, lezat, dan ekstra pedas.

"Noodle plus susu, kolaborasi antara susu. Kenapa susu, karena di Jerman lebih banyak susu. Kami mengajak seorang chef yang berpengalaman masak makanan Jerman. Saya pribadi memang pecinta menu Jerman. Di Jakarta masakan Jerman hanya ada di Kemang, EX, dan Citos sehingga masih langka," ungkapnya.

Orang Jerman, kata dia, penganut rasa asin sehingga ia harus memodifikasi menu yang disuguhkan agar masuk dengan rasa lidah orang Indonesia. "Orang sini lidahnya bilang pasti asin, masuk pertama di mulut asin. Variasi rasa pasti," katanya.

Susu yang diperolehnya juga bukan sembarangan. Ivan bahkan harus bekerjasama dengan produsen susu di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk memasok susu di restorannya.

"Susu murni yang kami gunakan untuk menetralisir asin. Kalau susu kental bisa menurunkan rasa. Kami ambil dari produsen di Lebak Bulus, per minggu kami ambil 20 liter. Seiring itu naik terus,"
paparnya.

Menu Miichu, kata dia, berbahan dasar mi dan susu. Menurutnya, hidangan tersebut bukan main course tetapi lebih kepada makanan pembuka. Menu andalan lainnya adalah sosis atau gulas, semacam rendang Jerman.

"Sekali mencoba, pasti ketagihan. Lebih ke noodle, engggak bakalan kenyang, bukan main course. Itu awal mula menu restoran ini," ujar pengusaha muda ini.

Sementara untuk menu berbahan dasar ayam, ibunda Ivan adalah pengusaha ayam potong sehingga ayam yang dipotong masih dalam keadaan segar dan dipotong dalam keadaan hidup.

Ivan menambahkan, ia sengaja memilih kawasan Depok II ketimbang Margonda karena tak ingin berspekulasi soal harga sewa yang mahal. Untuk pelajar, The Miichu memberikan promosi khusus 10-15 persen. Restoran yang bernuansa merah ini biasa ramai dikunjungi pengunjung muda-mudi setiap akhir pekan dan malam hari. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:



image

Menjadi Healthy Chef Puaskan Hati Edwin Lau

Posted: 05 Nov 2013 04:02 AM PST

BEBERAPA bidang telah digeluti oleh Edwin Lau, mulai model, presenter, chef, hingga musisi. Dari sekian banyak, healthy chef ini lebih memilih kuliner sebagai titik terakhir labuan hidupnya.

"Bagi saya hanya dunia kuliner bagian dari hidup saya, dunia kuliner bikin saya puas," ucap Edwin Lau kepada Okezone di Jakarta, belum lama ini.

Pria 31 tahun ini merasa bila dunia kuliner bisa membuatnya mendapatkan kepuasan yang berarti ketimbang bidang yang pernah digeluti. Nilainya bukan dengan uang semata.

"Menjadi pelukis atau seniman pun dapat penghargaan karena dibeli orang, tapi makanan punya nilai yang tak tertandingi. Makanan saya meski hanya dihargai puluhan ribu, orang yang menyantapnya jadi sehat. Itu yang tak bisa dibayar jadi uang," tuturnya.

Pemilik nama Edwin Handoyo Lau ini merasa ada kepuasan yang dirasakannya selama ini, yakni ketika orang mencicipi hidangan yang dibuatnya dan pada akhirnya hanya terdiam karena kenikmatan kuliner yang diraciknya.

"Enggak ada yang menandingi bila terdapat kepuasan seseorang memuji saya karena makanan saya dihabiskan banyak orang dan dibilang enak," timpalnya.

Terakhir, baginya dunia kuliner cuma membuatnya bisa berbagi pengetahuan. "Sisi kesehatan bisa jadi bekal buat banyak orang, apalagi memberikan ilmu kepada semua orang itu merupakan berkah paling besar dalam hidup saya," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:



image

Tidak ada komentar: