Kamis, 28 November 2013

“Sensasi Terbakar Babat Bumbu Pedas” plus 2 more

“Sensasi Terbakar Babat Bumbu Pedas” plus 2 more


Sensasi Terbakar Babat Bumbu Pedas

Posted: 28 Nov 2013 05:17 AM PST

HAI Chef, saya Tuti (39). Saya ingin mencoba memasak jeroan, khususnya babat sapi. Selama ini, babat yang saya tahu hanyalah dimasak soto, padahal saya ingin memasaknya dengan menu lain. Bisakah Chef membocorkan masakan yang bisa dibuat babat? Terima kasih jawabannya, Chef.

Tuti-Cengkareng

Jawab:
Babat biasanya memang dimasak soto, tapi bisa juga ditumis. Caranya cukup mudah, Anda bisa mengolahnya dalam menu babat bumbu pedas.

Cuci babat dengan air berisi garam dan air kapur sirih lalu bilas hingga bersih. Selanjutnya, rebus babat hingga empuk. Karena mempergunakan babat, maka proses pemasakannya cukup lama. Lakukan perebusan babat selama 3 jam dengan api kecil. Bila sudah, angkat, tiriskan, lalu potong-potong.

Panaskan minyak goreng dan tumis bumbu yang sudah dihaluskan, mulai dari 5 siung bawang putih, 10 buah cabai merah, 8 butir bawang merah, lada, garam, dan gula secukupnya. Kemudian, tumis bumbu hingga wangi. Tambahkan daun salam, daun jeruk, serta serai, tumis kembali. Masukkan babat yang sudah dipotong-potong dan beri air kaldu sapi.

Masak hingga bumbu meresap ke dalam babat. Aduk hingga merata. Terakhir, beri perasan air jeruk nipis agar rasa asamnya membuat hidangan ini terasa lebih nikmat.

Andrey Moreez
Executive Chef Swiss Bellhotel Harbour Bay Batam
(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Sebelum Makan Cokelat, Robbie Fowler Cium Aromanya

Posted: 28 Nov 2013 04:17 AM PST

Johan Sompotan - Okezone
Kamis, 28 November 2013 19:17 wib
detail berita
Robby Fowler di Chocomory (Foto: Dok. Chocomory)
BOGOR - Sebagai penyuka cokelat, pesepakbola Robbie Fowler tentu tahu bagaimana cokelat enak yang pas lidahnya. Anda mungkin punya selera yang sama dengannya?

Mantan pemain Liverpool ini mengaku mencium terlebih dahulu cokelat yang akan disantapnya. Lewat aromanya, dia akan bisa mengenali apakah cokelat tersebut berkualitas baik.

"Ciumlah cokelatnya dahulu. Aroma yang keluar dari cokelat bukanlah rasa manis, tapi kakaonya akan lebih dominan," katanya kepada Okezone saat ditemui di pabrik Chocomory, Puncak, Bogor, belum lama ini.

Fowler menambahkan, bila Anda menemukan cokelat dengan aroma tercium manis, maka ada baiknya tidak dibeli. Cokelat seperti ini telah diberi bahan tambahan berupa susu, yang bahkan lebih tinggi kadarnya ketimbang cokelat.

"Saya kurang suka cokelat seperti itu. Menikmati cokelat bukan karena susu, tapi kakaonya," imbuhnya.

Itulah sebabnya, ia mengaku lebih menyukai jenis coklat hitam atau dark chocolate. Baginya, cokelat ini memiliki aroma tajam dan sebaliknya, terasa kurang manis. Tak heran bila Fowler tidak doyan bila secangkir cokelat panasnya ditambahkan pemanis.

"Cokelat yang enak itu aroma kakaonya. Bila terasa pahit, jangan khawatir karena pahit yang dihasilkan cokelat bukanlah pahit yang tajam," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Food Race, Kompetisi Petualangan Kuliner Pertama di Indonesia!

Posted: 28 Nov 2013 03:40 AM PST

SEMAKIN banyak orang kini menjadi pemburu kuliner, yang haus mencari variasi baru. Ini yang mendasari acara Food Race sebagai kompetisi petualangan kuliner pertama di Indonesia.

Food Race akan diselenggarakan pada 30 November 2013. Groupon Indonesia dan Boga Group selaku penyelenggara telah lebih dahulu melakukan tahap seleksi selama 7 hari, mulai dari 23 hingga 30 September 2013.

Lebih dari 10 ribu orang mendaftar, yang kemudian disaring menjadi 10 orang setelah dinyatakan berhasi melewati tiga tahapan tantangan. Sepuluh peserta ini terdiri dari 9 peserta asal Jakarta dan 1 peserta dari Medan.

Pada 30 November, masing-masing peserta akan mengelilingi lima mal yang ada di Jakarta, di antaranya Central Park, Mall Taman Anggrek, Citraland, Ciputra World, dan akan berakhir di EX Plaza Indonesia. Para kontestan akan diberi tantangan yang menarik. Mereka harus mengenal beragam produk Boga Group yang ada di Jakarta.

"Tidak cuma menikmati kuliner dari Boga Group, tapi soal edukasi pun akan diuji pada tantangan ini," kata Yogen Suganda, Sales Director Groupon Indonesia, pada jumpa pers Food Race di Ciputra World, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Bagi mereka yang berhasil memenangkan kompetisi ini, hadiah yang dijanjikan antara lain Camera Panasonic Lumix, menginap di Bali, dan voucher boga Group yang totalnya mencapai Rp50 juta.

Yogen menambahkan bila kompetisi petualangan kuliner ini menjadi yang pertama di Indonesia. Idenya muncul untuk mengajak penikmat makan lebih mengenal kuliner-kuliner yang ada di Boga Group.

"Kita sudah bekerjasama dengan Boga Group dalam waktu yang lama, makanya kami ingin mempersembahkan kepada masyarakat supaya lebih berinteraksi melalui ajang kompetisi kuliner ini," tambahnya.

Kompetisi ini akan menjadi lebih meriah sebab akan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI). "Biar lebih menantang lagi, para kontestan harus lebih mengeksplorasi kemampuannya, terlebih soal fasilitas tak disediakan. Dari segi keamanan serta pihak medis tentu dilibatkan," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: