Senin, 16 Desember 2013

“Bekukan Mentega, Daya Tahannya Bisa hingga Setahun” plus 2 more

“Bekukan Mentega, Daya Tahannya Bisa hingga Setahun” plus 2 more


Bekukan Mentega, Daya Tahannya Bisa hingga Setahun

Posted: 16 Dec 2013 04:16 AM PST

Dewi Yanti - Okezone
Senin, 16 Desember 2013 19:16 wib
detail berita
(Foto:Goodaluminiumfoil)
TIDAK masalah membeli mentega dalam jumlah banyak saat sedang diskon, asalkan Anda tahu masa berlakunya. Apalagi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Anda akan butuh mentega untuk membuat kue kering, cake, atau bahkan menumis sayuran dan memanggang daging.

Setelah dibeli, yang terpenting adalah simpan mentega dengan tepat agar daya tahannya bisa lama. Berikut tips mudah dan berguna untuk menyimpan mentega yang belum akan digunakan secepatnya, seperti diulas Tipnut:

Cara mengemas
Biarkan mentega berada dalam kemasan aslinya lalu masukkan ke dalam kantung plastik yang tertutup rapat dengan penutup zip lock. Keluarkan udara sebanyak mungkin. Simpan di dalam freezer.

Anda juga bisa membungkus mentega menggunakan kertas alumunium jika tidak memiliki kantung plastik dengan zip lock. Jika menggunkan kertas alumunium, Anda tidak perlu lagi menggunakan kemasan aslinya sebagai pembungkus karena fungsinya hampir sama dengan kertas alumunium.

Mencairkan mentega
Mencairkan atau menyamakan suhu mentega dengan suhu ruangan bisa dilakukan dengan memindahkan mentega dari freezer ke kulkas pada malam sebelum mentega digunakan. Proses pencairan akan lebih baik dengan cara ini.

Masa penyimpanan
Mentega dapat dibekukan dengan daya tahan enam hingga sembilan bulan. Beberapa referensi menyatakan, mentega beku bisa bertahan sampai satu tahun tanpa rusak.

Tip
Bekukan secepat mungkin daripada menunggu sampai dekat dengan tanggal kadaluwarsa mentega. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Sebungkus Mi Instan, Enaknya Dibumbui Saus Tiram

Posted: 16 Dec 2013 03:36 AM PST

HALO Chef, saya Yanti. Meskipun bukan anak kos, saya termasuk pecinta mi instan karena mudah dibuat. Tapi terkadang bosan dengan penyajian yang begitu-begitu saja. Bisakah Chef berbagi resep mengolah mi instan yang berbeda sekaligus enak? Terima kasih, Chef.

Yanti-Jakarta

Jawab:
Halo juga Yanti. Mi instan memang merupakan makanan yang paling mudah dibuat dan cepat. Hanya saja, yang dijual di pasaran, penyajiannya hanya sebagai mi goreng atau mi kuah. Wajar jiga Anda merasa bosan menyantap makanan ini.

Daripada hanya mengikuti instruksi memasak, lebih baik berkreasi membuat mi goreng renyah dengan saus tiram. Membuatnya sangat mudah. Cukup siapkan mi instan sebagai bahan utama, juga saus tiram, bawang putih, minyak wijen, saus tomat, kaldu ayam, garam, merica, serta gula secukupnya.

Pertama, rebus mi hingga matang dan tiriskan. Siapkan cetakan dengan bentuk unik; bisa bulat, bintang, atau hati, asalkan tidak meleleh saat dipakai untuk menggoreng mi. Masukkan mi ke dalam cetakan dan goreng ke dalam minyak panas hingga kuning kecoklatan. Angkat dan sisihkan.

Sementara itu, buat sausnya. Pertama, panaskan wajan dan masukkan bawang putih hingga harum. Tambahkan saus tiram, kaldu ayam, dan bumbu lainnya hingga matang dan tambahkan pengental yang terdiri dari campuran tepung maizena dan air secukupnya. Masak hingga matang. Anda bisa menambahkan potongan ayam, seafood, atau sosis yang sudah matang ke dalam saus.

Setelah matang, siramkan ke atas mi dan biarkan kuah menyerap selama satu hingga dua menit. Sajikan selagi hangat.

Chef Cipto Roso
Chef De Cuisine Mandarin Oriental Jakarta
(ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Bekal untuk Anak yang Tidak Doyan Sayur

Posted: 16 Dec 2013 01:16 AM PST

ANAK Anda suka pilih-pilih makanan dan enggan makan sayur? Mungkin Anda berpikir jika menu bento adalah pilihan tepat untuk bekalnya ke sekolah karena Anda bisa berkreasi menyajikan makanan semenarik mungkin. Sayangnya, anak Anda semakin bisa memilih yang mereka suka.

"Kalau bikin bento, nasi hanya kita cetak doang, sayuran direbus seperti brokoli, buncis, wortel direbus dalam bentuk bintang, terus ditaruh di pinggiran nasi dan ditambahkan ayam, udang, sosis, atau nugget yang sudah digoreng. Memang bagus sih penataannya, tapi anak kan belum tentu suka makan," kata Chef Billy Kalangi saat ditemui Okezone di Tangerang, baru-baru ini.

Alasannya, meskipun tampilan menarik dengan nasi dicetak dan lauk pauk berada di samping nasi, anak masih bisa mengambil makanan yang hanya disukai dan menyisakan yang menurutnya kurang enak. Padahal di masa pertumbuhan, konsumsi sayur dan buah juga penting buat anak. Oleh karena itu, orangtua harus pandai meyiasati penataan menu bento.

"Kita jangan salah dengan membuat bento seperti itu, kalau bisa nasinya kita bikin kayak nasi tim yang dibumbui dan mengakali dengan sayuran," tambahnya.

Sayuran yang sudah direbus dan empuk, dipotong kecil-kecil lalu ditambahkan pada nasi dan dibumbui. Potongan sayuran yang kecil-kecil akan menyulitkan anak untuk memisahkannya sehingga mau tak mau dia akan ikut menyantapnya. Penambahan bumbu juga membuat nasi semakin gurih.

Anda juga masih bisa menambahkan sayuran yang warna-warni dan berberntuk unik mengelilingi nasi. Beberapa jenis sayuran yang disarankan digunakan untuk bekal si kecil adalah brokoli, wortel, jagung, dan buncis. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: