Senin, 13 Januari 2014

“Jahe Teh Susu Tangkal Dingin saat Hujan” plus 2 more

“Jahe Teh Susu Tangkal Dingin saat Hujan” plus 2 more


Jahe Teh Susu Tangkal Dingin saat Hujan

Posted: 13 Jan 2014 07:13 AM PST

Johan Sompotan - Okezone
Senin, 13 Januari 2014 22:13 wib
detail berita
Jahe teh susu (Foto:npicom)
MENYAJIKAN minuman hangat di musim hujan seperti sekarang ini bisa menjadi pilihan menyenangkan. Salah satunya jahe teh susu.

"Menikmati minuman hangat, seperti teh atau kopi, sudah biasa. Kalau ingin hangat dan menyehatkan, bikin saja jahe teh susu," kata Rissa "MasterChef" kepada Okezone.

Untuk membuat jahe teh susu maka panaskan panci berisi 100 ml air, jahe sesuai selera, batang serai, serta gula merah. Masak dengan api kecil.

"Sebaiknya gunakan gula merah ketimbang gula pasir karena lebih sehat. Bisa juga madu," tambahnya.

Pada saat pembuatan air jahe, maka lakukan pengadukan supaya gula tercampur dengan merata. Bila didiamkan maka gula akan mengendap. Setelah mendidih, saringlah rebusan jahe hingga tak menyisakan kotoran.

Kemudian, masukkan teh di dalam air panas. Tunggu hingga berubah warna. Selanjutnya, tambahkan susu cair dan air jahe. Aduk merata.

"Sebelum disaring, maka Anda bisa memasukkan tehnya ke dalam rebusan jahe. Tapi, lakukan bila air rebusan jahe sudah matang. Kemudian saring," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Makanan-Makanan Penjaga Kesehatan Tubuh kala Musim Hujan

Posted: 13 Jan 2014 06:02 AM PST

MUSIM hujan masih terus melanda Ibu Kota dan sebagian daerah di Indonesia. Para korban banjir membutuhkan asupan makanan yang menghangatkan tubuhnya. Beragam kuliner bisa menjadi pilihannya.

Rissa "MasterChef" merasa bila makanan yang untuk para korban banjir harus turut mempertimbangkan manfaatnya untuk kesehatan tubuh, bukan sebatas enak. Sajikan hidangan berkuah dan berbahan herbal untuk menghangatkan sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

Sajian pertama yang bisa dibuat adalah soto. Beragam soto bisa dibuat, alternatif mudahnya adalah soto ayam. "Warna kuning dari kunyit yang digunakan sebagai bumbu. Selain ayam bahan yang digunakan juga meliputi telur rebus, irisan kentang, daun seledri, serta bawang goreng," katanya kepada Okezone.

Sajian kedua adalah nasi tim. Menurut Top 3 MasterChef Indonesia Season 3 ini, nasi tim adalah hidangan Tionghoa-Indonesia berupa nasi dan ayam berbumbu gurih yang kemudian dikukus. Bahan-bahannya adalah daging ayam tanpa tulang, jamur, dan telur ayam rebus, semuanya dibumbui bawang putih dan kecap asin.

Bahan-bahan tersebut diletakkan di dalam mangkuk kemudian diisi nasi hingga padat. Selanjutnya dimasukkan ke dandang dan dikukus hingga matang. Masakan ini biasanya disajikan dengan sup bening kaldu ayam ditaburi daun bawang.

"Nasi tim identik dengan konsumsi orang-orang sakit, tapi nasi tim juga bisa dimanfaatkan untuk dikonsumsi saat musim hujan tiba," lanjutnya.

Berikutnya adalah tomyam. Hidangan khas Thailand ini bisa pula dihadirkan saat musim hujan, terlebih proses pembuatannya simpel dan sederhana serta berasa asam yang segar.

Lalu, ada pula ikan tim dan sup ikan. Untuk ikan tim yang merupakan hidangan China, mempergunakan ikan sebagai bahan utamanya. Ditambahkan pula jahe untuk kehangatan tubuh usai menyantapnya sedangkan aroma wangi muncul dari daun bawang.

Sementara untuk sup ikan, aromanya yang kuat akan meresap sempurna ke dalam kuah sup. Semua bahan yang dipakai mulai dari serai, daun kemangi, tomat, bawang putih, bawang merah, serta ikan hanya dimasak dengan cara direbus.

"Sup ikan bisa disantap saat musim hujan, terlebih semua bahannya cukup direbus. Jadinya, saat dimakan juga terasa enak. Badan pun jadi hangat," jelas dia.

Terakhir, adalah makanan penutup. Bila biasanya didominasi sama makanan yang dingin atau kuat dengan rasa manis, maka bisa diganti yang lebih sehat.

"Untuk jelang sore hari, Anda bisa menyajikan roti bakar, pisang bakar, atau tape bakar yang disirami keju, susu atau madu," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Martabak Mi, Mudah Dibuat di Lokasi Pengungsian Banjir

Posted: 13 Jan 2014 05:14 AM PST

Johan Sompotan - Okezone
Senin, 13 Januari 2014 20:14 wib
detail berita
Martabak mi, bisa dibuat di tempat pengungsian banjir (Foto:resepmasakan)
MI instan biasanya menjadi bahan makanan utama di lokasi pengungsian banjir. Bila bosan menyantapnya begitu saja, Anda bisa mengkreasikannya untuk si kecil.

"Di tempat penampungan korban banjir tentu enggak bisa memasak seperti di rumah. Semuanya serba instan, serba apa adanya. Bikin saja martabak mi," kata Rissa "MasterChef" kepada Okezone.

Membuat martabak mi, prosesnya cukup mudah. Pertama-tama, rebus mi instan hingga matang. Sambil menunggu matang, Anda bisa mempersiapkan telur.

"Kocok telurnya bersama separuh bumbu mi instan supaya nantinya telur tidak hambar," tambahnya.

Rissa menambahkan, agar martabak telur lebih sehat, Anda bisa menambahkan potongan sayuran. Dengan ini, sajian telur juga menjadi lebih kaya gizi. Pastikan komposisi sayuran lebih sedikit dibandingkan telur agar bisa saling melekat dengan baik.

Bila sudah matang, tiriskan mi dari airnya. Masukkan separuh bumbu mi sisanya ke dalam mi instan yang sudah matang. Aduk hingga bumbu tercampur merata. Bila sudah, masukkan mi ke dalam telur yang sudah dikocok. Aduk merata.

Panaskan minyak goreng. Masukkan campuran mi dan telur kemudian goreng hingga matang.

"Masak hingga semua bahan matang merata, per sisinya sekitar tiga hingga lima menit. Masak hingga berubah warna cokelat keemasan," tutupnya. (ftr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.



image

Tidak ada komentar: